
Kesultanan Tanjung Hira di pagi buta ketika Seluruh Umat islam yang berbadan sehat sedang melaksanakan Shalat subuh berjamaah,. sedangkan sebagian Pasukan yang belum tersentuh hidayah berjaga di pos masing-masing.,
"Udam,Sultanah Arisha sungguh bijaksana, Kita yang bukan beragama Islam di izinkan untuk menjadi prajurit dalam Kesultanan ini!? " Ujar Adun Yang merasa diperlakukan sama seperti Prajurit Yang beragama Islam lainnya.,
"Iya Sultanah memang sangat bijaksana dia sungguh layak menjadi pemimpin Kita juga harus tau berterima kasih kepada Kesultanan ini karena sultanah masih mau memberi kita kepercayaan untuk ikut menjaga keamanan wilayah tanjung Hira ini., Sungguh jauh berbeda saat Raja Walan masih memimpin Wilayah ini., Dimana tidak ada toleransi siapapun yang berbeda pendapat dengan dia hukuman mati sudah menanti!? " Ujar Udam Sambil mengingat ketika ada warga yang ketahuan memeluk Islam Raja Walan tidak segan-segan menjatuhkan hukuman mati Rakyat hidup dalam tekanan dan aturan yang di Buat Sendiri oleh Raja Walan tampa meminta pendapat dari Rakyat ataupun para punggawa kerajaan ketika itu.,
Selang beberapa saat kemudian Para Prajurit Kesultanan yang sudah selesai Melaksanakan Shalat subuh mulai berdatangan satu persatu mengisi pos Masing-masing., Dan terdengar suara mereka bercengkrama seolah menghilangkan perbedaan.,
Sementara Itu Sultanah Arisha Nampak sedang gelisah karena tiba-tiba liontin Jiwa pemberian Adiknya Abiyan Terasa sangat panas.,
"Lail! Sepertinya Akan ada yang terjadi di Kesultanan ini., Kalung jiwa ini seolah memberi isarat kepadaku jika Kita harus Waspada, Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua Dari tipu daya setan yang terkutuk!? " Ujar Arisha Yang jelas terlihat sangat Gelisah.,
"Aamiin,. Bukankah Segala sesuatu yang Sudah terjadi Ataupun Yang akan terjadi Nanti Adalah takdir yang sudah di tetapkan oleh Allah" Ujar Lail mencoba menenangkan Hati Sultanah Arisha., Mendengar Ucapan Lail Arisha tersenyum lembut.,
"Kamu benar Lail., Allah sudah menetapkan Takdir Baik dan Buruk Itu bukan berarti kita menerima segala sesuatunya dengan Pasrah tampa berbuat Apa-apa.,! " Lail hanya mengangguk Setuju dengan Apa yang di ucapkan Arisha,. Belum selesai perdebatan Keduanya
Whussssssssss
suiiittttttttttt
Udara tiba-tiba berhembus Cukup kencang hawa Panas menyeruak membuat Arisha dan Lail Langsung memasang indra mereka dengan tajam.,
__ADS_1
Sementara itu di gerbang barat,. Pasukan Yang berjaga di kejutkan oleh Munculnya 8 Orang yang berpakaian Hitam dan berjubah hinga wajah mereka tidak terlihat jelas.,
"Maaf Tuan-tuan., Kalian mau kemana? Ini kawasan Kesultanan Hanya orang-orang yang berkepentingan yang boleh masuk!? " Ujar Salah seorang prajurit yang berjaga yang langsung menghalau mereka.,
Greeetak
Suara gigi salah seorang orang aneh terdengar mengretak.,
"Kalian hanyalah kumpulan Manusia Bodoh,. Yang mau saja di perbudak Oleh seorang perempuan, Asal kalian tau Kita ini laki-laki yang di takdirkan sebagai pemimpin., Bukan malah sebaliknya,. Bukankan dalam Ajaran Agama Islam juga menerangkan jika Laki-laki adalah imam Buat Para perempuan lalu kenapa seorang yang konon mengerti Islam,. Mau menjadi Pemimpin., Kalian sungguh telah Di perbodohi Oleh Sultan Aryo dan Islam yang dia bawa!? " Ujar Salah seorang orang berjubah hitam itu dengan suara yang serak dan terdengar menyeramkan.,
" Dalam Islam, kedudukan perempuan dan laki-laki adalah sama. Sama-sama makhluk Allah, sama-sama menyembah Allah, dan pahala mereka sesuai dengan ujian dan perbuatan mereka. Jika menurut mu Arisha tidak pantas menjadi pemimpin Lalu siapa yang Tuan Angap pantas? " Ujar Lail yang tiba-tiba muncul di tempat itu dan menengahi perdebatan antara Prajurit Kesultanan dan Orang Asing itu.,
"Ternyata kalian tidak Paham dengan Ajaran yang Kalian Anut" Ujar Salah seorang dari mereka dan sepertinya dialah pemimpin mereka berdelApan.,
Shettttt
trakkkkk
gede bukk
kedelapan orang itu memaksa masuk ketika ada yang coba mencegahnya begitu saja langsung hendak mematahkan Leher Prajurit itu Lail, Langsung dengan cekatan menarik tubuh Prajurit itu.,
__ADS_1
"Pantas Bibirmu berani menentangku!? Rupanya kamu memiliki ilmu kanuragan., Tapi kamu bukanlah lawan yang seimbang keluarkan semua jurus andalan kamu., Biar Nantinya kamu mati tidak dalam keadaan penasaran!! " Ujar pemimpin manusia aneh itu dengan percaya diri
"Dan ternyata selain pandai menafsirkan firman Allah dengan pola pikir kalian sendiri eh ternya Kalian juga hebab dalam mengatur takdir" Mendengar Ucapan Lail yang seperti menyudutkan upaya mereka Lalu kedelapan orang asing itu mulai menyerang kembali kearah Lail dan juga yang lainnya.,
Hiyaaaaaaaaa
whusssssss
Brakkkh
lompatan pemimpin pasukan kecil menukik dengan cepat ke Arah Lail., lail yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya., Lail melompat kesamping., Yang membiarkan pukulan pemimpin itu hanya mengenai pohon kayu hingga membuat kayu itu menjadi patah menjadi dua., Melihat serangannya gagal kembali mereka menyerang dari jarak dekat,. Lail yang telah lama berkecimpung dalam dunia persilatan,. Dengan cepat membaca setiap situasi, Satu persatu perajurit penjaga berjatuhan hingga menyisakan dirinya seorang diri berhadapan dengan delapan orang aneh yang ternyata berilmu cukup tinggi., Lail langsung teringat firasat Sultanah Arisha yang mengatakan Liontin jiwa terasa panas pertanda petaka menghampiri mereka., Dengan seorang diri Lail meladeni setiap serangan delapan orang itu yang ternyata memiliki tingkat kepandaian diatas dirinya hingga tidak butuh waktu lama sebuah tendangan keras mendarat tepat di dadanya hingga membuat lail terjengkang beberapa tombak kebelakang.,
"Hmmmm ternyata mulutmu tidaklah sehebat ilmu kanuragan yang kamu miliki, sepertinya kematianmu akan menjadi pelajaran buat mereka yang masih menghormati pemimpin seorang perempuan setidaknya kalian bisa sadar jika pemimpin sesungguhnya telah hadir di Tanah Kesultanan Tanjung Hira ini!? " Ujar Orang itu.,
"Rewadipa tidak usah membuang-buang waktu habisi saja Jin penghianat itu!? " Ujar Salah seorang dari mereka sedangkan Lail yang mendengar ucapan orang itu langsung terkejut karena mereka mengetahui siapa dia sebenarnya.,
"Rawung Jangan terburu-buru, kita masih punya banyak waktu untuk bermain,. Kematian yang mudah sungguh sangat membosankan?" Ujar pemimpin Delapan orang itu yang ternyata bernama rewadipa,. komplotan Rewadipa datang dari Dunia tampa Wujud dimana dunia itu tidak mengenal hari, Jam dan waktu., Mereka terlahir sebagai manusia kutukan yang memiliki sembilan nyawa, mereka bangkit bersama kegelapan dan mereka tercipta dari Nafsu angkara murka,. Kehebatan yang mereka miliki Setingkat lebih tinggi dari kehebatan Ratu Zalitun.,. Mereka terkenal dengan pasukan Tampa wajah dari Lembah kematian yang berada antara langit dan Bumi
Next.,
Apa yang membawa pasukan tampa wajah.,
__ADS_1
mampukah Arisha menghadapi mereka.?
Jangan lupa Like coment and Vote., jika banyak lanjut 2 Episode