PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
INGIN


__ADS_3

Keinginan yang kuat untuk memilikinya justru menjadikan seorang wanita menjadi egois, dan itu berakibat dia tidak mau menerima kenyataan bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan dan harapannya selama ini hanya akan menjadi khayalan semu, inilah yang membuat wanita cenderung bertahan meski menyakitkan. Yang membuat Ratu Zalitun menjadi semakin Urak-urakan jiwa Iblis yang Ada dalam dirinya semakin sulit untuk menguasai jiwa Ratu Zalitun yang sedang terbenam dalam cinta meskipun tak berbalas.,


"Tuan Ratu yang Agung,. Mata-mata yang saya kirim telah kembali? " Suara Sangkala membuyarkan imajinasi Ratu Zalitun.,


"Cepat laporkan Apa yang Putra mahkota Kesultanan lembayung lakukan!? " Desak Ratu Zalitun yang tidak sabaran ingin segera mengetahui kabar tentang Abiyan.,


"Pangeran Abiyan Tidak Ada di Sanggula, menurut mata-mata pangeran pergi meninggalkan Sanggula tapi Tidak ada yang mengetahui Arah dan Tujuannya pergi.,!? " Sangkala menjelaskan Apa yang sudah dia dapat dari informasi mata-mata yang dikirimnya.,


"Owh ini sungguh berita Baik dengan begitu dia jauh dari jangkauan Sultan Aryo., Sangkala, Cepat cari Tau kemana Putra mahkota Kesultanan lembayung pergi., Biar saya yang langsung turun tangan perintahkan kepada seluruh bangsa iblis untuk mencari keberadaannya lakukan tugas ini dengan cepat!!? " Titah Ratu Zalitun dengan Tegas.,


"Baik Tuanku Ratu yang Agung! " Jawab Sangkala dengan tegas dan segera mundur diri untuk menemui para pasukan Iblis.,


Sangkala sungguh tidak mengerti dengan jalan pikiran Ratu Zalitun., Apa yang membuatnya begitu terobsesi dengan Putra mahkota Kesultanan lembayung padahal dia bisa mendapatkan segala yang dia kehendaki.,


"Aruha kamu dan seluruh pasukan kamu., cari tau dimana keberadaan Putra mahkota Kesultanan lembayung,. Ini perintah Ratu Zalitun!? " Ujar Sangkala ketika bertemu dengan Aruha panglima pasukan Iblis.,


"Baiklah saya akan mengerahkan seluruh pasukan untuk mencari keberadaannya? " Ujar Aruha dengan begitu percaya diri jika tugas itu terlalu mudah baginya.,

__ADS_1


"Ratu menunggu kabar dari kalian secepat mungkin,.? " mendengarkan apa yang di ucapkan Sangkala,. Aruha tersenyum


"Saya tidak akan lama untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan pangeran itu? " Ujar Aruha sambil bergegas pergi menemui seluruh pasukan Iblis


"Kalian semua berpencar Cari ke semua Pulau tentang keberadaan Putra mahkota Kesultanan lembayung.,!? " Titah Aruha pada seluruh pasukannya lalu satu persatu pasukan Iblis terbang kesegala Arah., Sedangkan Aruha sendiri mendatangi Daratan Samak.,


Dengan sekejab mata Aruha telah sampai di desa Samak., dia memeriksa tiap sudut tapi Anehnya semua yang ditemuinya berwajah sama seolah penduduk Desa samak yang jumlahnya Ribuan Hanya di isi dengan satu wajah hingga dia sulit membedakan mana perempuan mana laki-laki.,


"desa Aneh semua penduduknya sama saja" membatin Aruha sambil berlalu hendak terbang menuju gunung samak,. Namun tiba-tiba dia terhenti ketika melihat Iblis Habar bersujud di tanah Tak bergerak.,


" Heh Habar Apa yang kamu lakukan disini? kenapa sikapmu seperti ini?" Ujar Aruha ketika telah sampai di samping Habar,. Namun tidak ada jawaban apapun Dari Habar., Habar tetap tak bergeming sedikitpun.,


Aruha yang merasa jengah langsung memegang hendak menggoyang Tubuh Habar


Whusssss


plupp

__ADS_1


dashhh


namun Tubuh Habar seperti mengeluarkan Hawa panas yang membuat Aruha mundur beberapa langkah.,


"Apa ini kenapa tubuhnya terasa sangat panas apa yang terjadi pada Habar sesungguhnya? '" Bathin Aruha bergemuruh..,


Dari Arah jauh terlihat kakek renta memakai tongkat berjalan kearah mereka berdua.,


kakek itu mengarahkan pandangannya ke arah Aruha sambil menyunggingkan senyuman., Yang membuat Aruha langsung terlonjak kaget.,


"Heh orang Tua apa kamu bisa mendengar suaraku dAn dapat melihat saya?" Tanya Aruha dengan penasaran.,


"memangnya Kamu siapa hingga saya tidak bisa mendengar dan melihat kamu? " mendengar ucapan orang tua itu membuat Aruha semakin heran.,


"Saya Bangsa Iblis yang tercipta dari Api,. sesungguhnya kami tidak terlihat kasat mata!? " Ujar Aruha semakin penasaran.,


"Owh berarti kamu sebangsa sama Iblis yang sedang sujud itu? " Mendengar pertanyaan kakek tua itu membuat Aruha semakin tidak sabaran,.,,,

__ADS_1


Next


__ADS_2