
Waktu terus berjalan di mana semakin maju dan pola pikir manusia semakin maju. Dan Semakin berkembang pula kemajuan suatu wilayah., begitu pula dengan Sanggula seiring berjalannya waktu Sanggula menjadi satu pusat pemerintahan sendiri., Sanggula yang telah padat dengan penduduk dengan beragam Etnis dan suku dari daerah yang berbeda-beda., Aryo diangkat menjadi Kiyai dan kiyai Aryolah yang memimpin sanggula dan dia juga sebagai pemuka Agama., Di bawah kepemimpinan Aryo yang memimpin secara adil dan bijaksana., pusat perdangangan di sanggula maju dengan sangat pesat, dan daerah dataran Atas dipilih menjadi pusat pendidikan dan pemerintahan., karena letaknya yang strategis., untuk menjaga keamanan Aryo pun membuat padepokan untuk melatih Pemuda dan pemudi untuk siap sedia mempertahankan wilayah sanggula dari ancaman musuh dari luar., karena semakin banyaknya kapal-kapal yang berlabuh di dermaga melayang di sanggula hingga Penjagaan di perketat., ARisha yang sudah semakin dewasa memilih menjadi seorang Pengembara., sedangkan Abiyan memilih mengajar pemuda-pemudi dalam pengembangan jati diri serta baca tulis Al-Quran., dan dia Di bantu Arfan putra Bisno., yang juga adik Angkatnya.,
"Ayah saya dapat petunjuk., Untuk mengingatkan kezaliman seorang Ratu yang perbuatannya di luar batas lazim seorang manusia., karena tiap satu purnama Dia harus di beri persembahan seorang jejaka menurutku ada yang tidak beres dengan wilayah itu!? " Ujar Arisha ketika Seusai shalat isya.,
"Arisha., Tugas itu sangat berat dengan resiko yang sangat besar.,sekarang kehidupan manusia di luar sana sudah tidak terkendali., Nafsu ingin memiliki dunia telah tumbuh dalam jiwa mereka, mereka sudah tidak perduli dengan orang-orang kecil, Allah SWT memberikan mu kekuatan dan pemahaman agama yang cukup., pergunakanlah itu untuk melawan dan membimbing mereka., satu hal yang harus kamu ingat Tipu Daya iblis terkadang tersembunyi dalam kebaikan., jaga diri baik-Baik,. dan kamu lail., kalian harus saling melindungi dari keburukan dan saling mengingatkan dalam kebaikan., pedang Cahaya yang Abi berikan Bukan untuk kamu mandikam dengan darah orang-orang yang tidak berdosa., jangan pernah sekalipun kamu menghunus pedangmu jika tidak karena terpaksa." Ujar kiyai Aryo dengan berwibawa bukannya dia tidak merasa sedih melepas putrinya untuk pergi ke pulau di mana Iblis bersemayam., bahkan Aryo tau jika kekuatan Ratu yang Arisha ceritakan setingkat di atas ilmu kanuragan yang di miliki nya tapi., Imam Ahmad memilih Arisha untuk menghentikan perbuatan Ratu terkutuk itu., yang pastinya perintah lewat mimpi Imam Ahmad tentu sudah dengan perhitungan yang mapan.,
"Iya Abi Arisha Akan selalu senantiasa berlindung kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW dari segala tipu Daya Iblis yang maha pengasih.," mendengar jawaban tegas putrinya lalu Aryo kembali mengingatkan.,
"Arisha, Batu gaping adalah pulau Iblis yang menjanjikan penghuninya dengan makanan melimpah yang tidak pernah habis, Dan juga hewan liarnya yang begitu mudah di dapat. Dan hewan-hewan itu tidak akan pernah habis., Jadi jangan pernah memasukan kedalam mulutmu hasil yang ada di pulau itu., untuk makan dan minummu., lail yang Akan menyediakannya.,Apa kamu sudah mengerti.? " ujar Aryo dengan sikap tegas
"Saya mengerti Abi., segala bentuk makanan dan minuman Iblis Haram hukumnya untuk di konsumsi! " Mendegar ucapan Arisha yang sangat bersemangat Aryo hanya manggut-manggut sambil tersenyum tipis.,
"Asalamualaikum kiyai? " Ujar seorang warga sambil menyeret seorang warga lainya.,
__ADS_1
"Waalaikumsalam., Ada apa Ramai-ramai ini,? kenapa Dia pak Janur? " Tanya Kiyai Aryo pada Janur yang menyeret salim salah seorang tetangganya.,
"Ini pak Kiyai, Sejak dia tinggal di samping Rumah saya., saya sering kehilangan barang-barang., dan setiap kali saya kehilangan barang paginya saya selalu lihat dia pergi berbelanja, Uang dari mana coba Sedangkan dia sama sekali tidak kelihatan bekerja., saat kami semuanya pergi memancing saat itu pula dia gunakan untuk mengambil barang dirumah saya untuk dijualnya., " Ujar janur dengan sangat geram.,
"Apa benar seperti itu? " Ujar Kiyai Aryo
"Ampun pak Kiyai saya memang baru satu purnama Di sini., saya dari alor kaki bukit di kota Lembo., saya datang kesini untuk mencari kedamaian meskipun saya belum beragama Islam tapi nurani saya menolak mengambil hak orang lain.," Perkataan salim dipotong begitu saja oleh janur
"Kalau bukan kamu siapa lagi hah.! mana ada pencuri mau ngaku!? " ujar janur geram sambil hendak menampar pipi salim,.
"Saya punya bukti dan saksi pak Kiyai., bari., Cepat kemari! dan ceritakan apa yang telah kamu lihat di malam itu.,? " ujar janur sambil memanggil Bari.,
"Maaf Kiyai malam itu., saya hendak ke tempat pak pardi untuk meminjam jaring bekas miliknya., Namun saya terlambat dan pak pardi sudah pergi melaut., lalu sayapun pulang saat melewati Rumah Janur., saya lihat salim bertingkah Aneh celingak-celinguk seperti mengawasi sesuatu karena saya tidak menaruh curiga yah saya langsung pulang.! " Mendengar penjelasan Bari, Kiyai Aryo nampak terdiam merenungkan sesuatu.,
__ADS_1
"Dan satu lagi kiyai saat kami mengeledah rumahnya saya menemukan ini., ini kantung saya menyimpan hasil saya menjual ikan dan kantung ini ada di dalam rumah Salim! " mendengar semua tuduhan yang menjurus padanya Salim hanya menelan ludah.,
"Apa benar seperti itu Salim? " tanya kiyai Aryo
" Iya benar kiyai., Tapi sungguh saya tidak melakukannya!? " mendengar pengakuan tulus Salim sebenarnya Aryo ragu tapi jika berdasarkan saksi dan bukti Salim sungguh dialah pelakunya., akhirnya berdasarkan bukti dan saksi dengan berat hati., Aryo memutuskan.,
"Sesuai bukti dan Saksi yang kamu sendiri akui maka., keputusannya adalah! " Tiba-tiba Abiyan menyela keputusan Kiyai
"Tunggu., asalamualaikum Kiyai.? Dari bukti dan saksi yang kalian punya belum bisa memutuskan jika Salim lah pelakunya., Terkecuali Salim tertangkap tangan masuk kedalam Rumah tampa izin lantas mengemasi barang-Barang kalian baru bisa di putuskan dia bersalah., paman Bari apa paman melihat Jika Salim baru keluar dari dalam rumah Paman Janur? " Tanya Abiyan yang tiba-tiba muncul sebagai penengah.,
"Tidak Tuan,. saya hanya melihat dia sudah berada di luar pekarangan! "
"Lebih jauh letak Rumahnya sendiri Atau Rumah paman Janur? " Abiyan memburu Bari dengan pertanyaan.,
__ADS_1
"Kalau yang itu saya kurang jelas Tuan? ".,
" Baiklah kalau begitu beri saya waktu Dua hari untuk bisa memutuskan kasus ini., sekarang kalian semua pulang kerumah masing-masing dan lakukan aktifitas seperti biasa., Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh'' Ujar Abiyan.,. mendengar perintah Abiyan lalu merekapun kembali kerumah masing-masing., sedangkan kiyai Aryo dan Arisha tersenyum bangga dengan keputusan yang di Ambil Abiyan.,