
Dua bulan setelah kelahiran Arisha putri Aryo dan Rindi..
Hutan mati mendadak berguncang, angin bertiup sangat kencang, langit Gelap gulita. hujan deras melanda bumi saat itu poros bumi dan bulan berada tepat di satu garis yang sama gerhana bulan penuh sedang terjadi.,
para iblis hutan mati kembali berkumpul untuk membahas fenomena alam yang sedang terjadi.,
"Apa yang sedang terjadi lagi tuanku? " Ujar Khanzab saat mereka semua telah berkumpul.,
"Empat penguasa kegelapan telah lahir ke muka bumi ini.,kita harus MemBimbing mereka untuk menjadi penguasa dua alam.,agar kejayaan kita kembali bangkit.,Khanzab??tugasmu untuk memberikan mereka kekuatan kegelapan Ambil permata kegelapan ini dan tanam di dalam tubuh ke empat anak itu., kelak merekalah yang akan memimpin dunia dengan kesaktiannya yang telah mereka bawa dari kegelapan sejak lahir.,hahahahahahaha!!!!! '' Ujar Azabil sambil mengeluarkan tawa yang mengetarkan Seluruh hutan mati., dan langsung mengeluarkan Empat Batu permata berwarna merah darah dan di serahkan pada Khanzab.,
__ADS_1
Sementara Ki Sapta prana yang sedang melakukan tapa tidak jauh dari tempat para iblis berkumpul dia dapat mendengar dengan jelas tentang lahirnya penguasa kegelapan namun dia belum tertarik dengan Lahirnya penguasa kegelapan itu, dia masih fokus untuk semakin memperdalam ilmu kanuragan yang di milikinya., dengan terus melanjutkan tapa bratanya.
"Azabil., biarkan saya melatih Satu anak itu!? " tiba-tiba saja telah hadir di tempat itu Hazard Iblis penguasa antara langit dan bumi dan langsung menawarkan diri.,spontan mereka serentak menoleh kepada Hazard,,
"Oh Rupanya kamu juga mulai tertarik dengan urusan Dunia.,?? " Tanya Azabil seakan tak percaya dengan niat hazard
"manusia Bumi., semakin banyak yang telah menyerukan menentang kekuasaan kita., sejak islam ada di tempat ini., sudah tidak ada lagi yang menyembah Iblis lautan.,gunung dan matahari manusia sudah banyak yang tidak takut pada kita., Mereka telah menyembah Allah yang telah mengusir kita dari surga., Tidak akan saya biarkan mereka hidup dengan tenang segala cara akan saya pakai untuk membuat para manusia itu tunduk pada kekuatan kita!! " Ujar Hazard dengan keangkuhannya.,
"Sebaiknya Kita Bagi empat Anak itu. itu saya sendiri Akan pergi ke desa waringin saya yang akan membimbing anak itu di waringin." Ujar Hazard..
__ADS_1
"Kalau memang seperti itu? biar saya yang akan Pergi Ke pulau Awung dan mendidik anak itu menjadi perkasa!!? " Ujar Khanzab sambil memperhatikan para iblis lainnya yang memiliki ilmu cukup tinggi
"Tuanku penguasa kegelapan selama ini saya tidak pernah keluar dari hutan Mati., jika Tuanku mengizinkan Saya Lavud iblis penguasa gunung untuk ikut ambil bagian dari empat putra kegelapan itu?? " Ujar Lavud yang tiba-tiba saja angkat suara hingga semua iblis hutan Mati menoleh padanya..
"Lavud., sejak dulu kamu tidak tertarik dengan urusan dunia manusia kenapa sekarang kamu juga ikut-ikutan jangan-jangan kamu mau menghancurkan rencana kita!! " Khanzab menatap Lavud dengan curiga sebab sejak dulu Lavud tidak tertarik dengan kekerasan dan dia selalu menentang jika sudah berhubungan dengan pembantaian.,
"Tuanku tidak perlu meragukan saya.,umat manusia sudah tidak menghargai saya mereka lebih memilih menyembah Allah dari pada menyembah saya yang menyediakan lahan yang subur dan hasil panen yang melimpah.. mereka telah ingkar kepadaku sekarng mereka sudah tidak memberikan saya sesembahan saya akan memberikan mereka balasan yang setimpal!! " Ujar Lavud dengan mata yang merah menyala karena merasa di ragukan.,
"Baiklah Lavud., kamu yang akan mengurus putra kegelapan Yang ada Di kota Lembo., dan ini sebenarnya Tugas yang harus di emban Sama Nar Bhun si penghianat itu.. Untuk menggantikan tugasnya saya sendiri Yang Akan turun Tangan saya yang akan membimbing Anak itu Di Batu Gaping., Tugas ini sangat penting untuk kejayaan bangsa kita jadi kalian harus fokus dalam menjalankan tugas masing-masing!? " Ujar Azabil sambil mengedarkan pandangannya pada semua iblis yang berkumpul di tempat itu, seketika seluruh iblis itu memberi hormat pada Azabil..
__ADS_1
"Jika begitu adanya sebaiknya empat permata ini Kita bagi Satu satu.. ?" Ujar Khanzab sambil membagikan Empat permata itu.,