
Samudra Luas yang membentang sepanjang mata memang Kapal Yang di tumpangi Abiyan dan Arfan melaju membelah lautan.,
Cuaca begitu cepat berubah badai menerjang kapal merekapun mulai kehilangan Arah.,
whussssss
Byurrrrrrrrrr
brakkkkkkkk
"Arfan cepat Turunkan layar!!? " Suara Abiyan beradu dengan suara Angin dan gemuruh Air laut yang berarak.,
Arfan segera menurunkan Layar dengan panik sambil menyeru
"Allahu Akbar!!!! " Angin yang begitu kencang membuat gelombang laut semakin besar lalu sehingga menghempaskan kapal mereka dengan tak bersturan
Brakkkkkkk
suara keras sepertinya kapal menabrak sesuatu,.
__ADS_1
"Sepertinya Kapal kita Bocor Kak Abiyan!?" Teriak Arfan semakin panik Langit gelap gulita hingga mereka tidak bisa melihat keadaan sekitar., Abiyan segera menuju haluan kapal dan mulai berdo'a
".Allaahumma innii as'aluka khairahaa wa khairamaa fîhaa wa khairamaa ursilat bih, wa a'uudzubika min syarrihaa wa syarrimaa fiihaa wa syarrimaa ursilat bih.Allaahummaj‘alhaa rahmatan wa laa taj‘alhaa ‘adzaaban. Allaahummaj‘alhaa riyaahan wa laa taj‘alhaa dharuuratan., Wahai Tuhanku, aku minta kepada-Mu kebaikan ini angin, kebaikan barang yang ada di dalamnya, dan kebaikan barang yang diutus melaluinya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan ini angin, kejahatan barang yang ada di dalamnya, dan kejahatan barang yang diutus melaluinya. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin rahmat dan jangan jadikan ini sebagai angin siksa. Wahai Tuhanku, jadikan ini sebagai angin manfaat dan jangan jadikan ini sebagai angin bahaya.” Doa Abiyan dengan khusyu Berlahan Angin mulai mereda dan langit yang semula hitam pekat berlahan berubah menjadi cerah dan suasana kembali tenang.,
Namun tampa mereka Sadari hantaman badai dasyat yang baru saja mereka lalui dan surat keras yang menghantam perahu mereka Adalah sebuah karang di pinggir pulau.,
Abiyan dan Arfan pun segera menepikan kapal mereka,.
"Alhamdulillah kapal kita bocornya pas di samping pulau jadi kita bisa istirahat sambil memperbaiki kapal kita? " Ujar Abiyan.,
"Pulau ini seperti tidak Ada kehidupan tandus dan gersang? " mendengar ucapan Arfan, Sontak Abiyan mengedarkan Pandangannya Yang terlihat hanyalah hamparan rumput dn kayu yang telah mengering.,
"Baik Kak,! " Lalu Arfan melompat keatas dan berjalan melintasi Ilalang dan pohon-pohon yang telah mengering.,
"Ah sepertinya Tidak ada kehidupan di pulau ini,. jangankan manusia Hewan saja tidak ada yang kelihatan meskipun seekor" Gerutu Arfan sambil terus berjalan.,
srettttt
gedebukk
__ADS_1
aduhhhh
Kaki Arfan tersandung sesuatu dan dia langsung terjatuh.,
"Tolong Tuan saya haus," Rintih seseorang yang terbaring lemas di tanah., mendengar suara itu seketika Arfan terkejut Rupanya kakinya tersandung tubuh orang itu Arfan tidak melihatnya karena terhalng ilalang., Dengan cepat Arfan memberi orang itu Air untuk di minumnya., Orang itu meminum habis Air yang Arfan bawa dengan sangat rakus.,
"Bapak kenapa sampai terbaring di sini? "
"Saya mencari sumber Air., persediaan Air di desa kami hanya cukup di pakai hari ini,. kalau kami tidak menemukan sumber Air seluruh penduduk desa akan mati kehausan!? " Ujar orang Itu dengan sendu.,
"Apa di pulau ini tidak ada sungai? atau apalah dan kenapa bisa seperti ini? " Tanya Arfan panjang lebar,
"Desa kami terkena kutukan dari penguasa Gunung Samak sudah setahun hujan tidak turun di desa kami., Sungai mengering pohon serta tumbuhan juga mati dan mengering hewan-hewan satu persatu mati., padahal dahulu wilayah ini merupakan tanah yang sangat subur., dan kenapa Tuan bisa sampai di tempat ini?
"Nama Saya Arfan,. Saya menemani kakak angkat saya Yang sekarang menunggu di kapal,. kami datang dari Kesultanan Lembayung di daratan Sanggula., Di kapal kami punya sedikit persediaan Air bersih dan sedikit makanan dengan itu siapa tau dapat sedikit membantu.,Bapak dan para warga., " Mendengar Ucapan Abiyan Orang Tua itu langsung berbinar-binar,.
"Nama saya Suyitno Tuan., Terimakasih banyak Tuan,. Saya akan mengajak beberapa Warga untuk membantu membawa air bersih itu" Ujar pak Suyitno dengan semangat yang kembali membara mendengar pasokan Air bersih dan makanan.,
"Baik Pak,. Kapal kami terdampar di ujung sana Bapak saya tunggu di sana? " Ujar Arfan., Yang mulai Ragu dengan persediaan Air bersih untuk minum seluruh penduduk yang pastinya sangat banyak.,
__ADS_1
"Baik Tuan,.! " Ujar Suyitno sambil berdiri dan langsung berlari seolah mendapatkan kekuatan baru.,