PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
HANCURNYA KESULTANAN TANJUNG HIRA


__ADS_3

Suasana yang begitu Hening di Kesultanan Tanjung Hira tiba-tiba berubah Mencekam,dengan Teriakan Dan ratapan


"Lapor Sultanah, Benteng depan Sudah di kuasai Pasukan Kerajaan Batu Gaping? mereka menyerang secara tiba-tiba dan membantai Hampir seluruh penduduk pesisir yang menolak tunduk pada perintah putra kegelapan!? " Sultanah Arisha langsung tersentak dengan laporan Salah seorang prajuritnya,.yang berjaga di benteng depan Istana Kesultanan,


"Siagakan Seluruh Pasukan Yang kita miliki, Kita harus bisa menghentikan pergerakan mereka untuk mengurangi korban lebih banyak lagi!? " Namun belum. sempat Sultanah Arisha menyelesaikan tigahnya.,


"Tuan Sultanah, Pasukan Kerajaan Batu Gaping sungguh sangat luar biasa, Rakyat yang tinggal dekat Kesultanan bahkan prajurit yang berjaga Sudah habis terbunuh, Tolong Sultanah Apa yang harus kita lakukan,!? " Belum sempat Sultanah Arisha menjawab,.


"Ampun Tuan Sultanah, Lavud dan Masauth di sandra oleh Pasukan Kerajaan Batu Gaping, jadi apa yang harus kita lakukan!? " Ujar salah seorang prajurit elit milik Kesultanan Tanjung Hira,.


"Kehendak Allah terkadang sulit di tebak,. Biarkan Hukum alam. berjalan sesuai lokasinya dan biarkan takdir yang menentukan Untuk Takdir buat kita sendiri,? semoga Allah SWT tetap menjaga hati dan iman kita untuk tetap berada di jalannya" Ujar Sultanah Arisha yang sulit di Terima pada mereka yang masih Ragu akan pilihan mereka sendiri,


"Sultanah kita benar-benar di ambang kehancuran, Kekuatan mereka sangat Luar biasa Tuanku Sultanah!? " Mendengar pernyataan Lail. Arisha langsung melompat dan dengan sekejap mata telah. berhadapan dengan para putra kegelapan,


"Apa yang membuat kalian dengan begitu tega mengambil Alih yang seharusnya urusan Allah. kedalam urusan kalian sebagai manusia!?" mendengar Ucapan Arisha Raja Zalan maju dengan senyuman genitnya,.


"Sultanah Arisha yang cantik,. Mereka yang menentang keinginan Para putra kegelapan layak mati, Mereka rela mati demi menyembah Allah yang Sama sekali Tidak bisa menolong mereka dari kematian,Dan Sepertinya tidak ada juga yang bisa menghalangi Saya untuk Menangkap kamu dan membawa kamu pergi jauh menemani saya melanglang buana!? " Ujar Raja Zalan sambil mengerdipkan matanya Berbanding terbalik dengan Sultanah Arisha Yang hampir muntah mendengar Ucapan Raja Zalan,.


"Saya Lebih Baik Mati Dari pada Harus tunduk dan patuh Pada iblis laknat seperti Kalian, Sungguh kematian mereka yang Sudah kalian Bunuh Adalah Cara Allah menolong mereka Dari manusia berhati Iblis macam kalian,.!? " Ratu Zalitun Langsung murka mendengar Ungkapan kemarahan Sultanah Arisha,.


"Sepertinya Mulutmu perlu sedikit di beri pelajaran!! " Ujar Ratu Zalitun Sambil melompat menyerang Arisha


Hiyaaaaaaaaaaaaaa


whussssssas


Ctasssssss

__ADS_1


Brakkkkkkkkk


Serangan Tiba-tiba yang di lakukan Ratu Zalitun begitu Cepat laksana Kilat, Namun Sultanah Arisha dengan Kemampuannya yang terbilang Cukup tinggi dengan Mudah menghindari Pukulan Maut Ratu Zalitun, Pukulan Yang mengandung hawa panas itu menghantam Tiang pendopo yang langsung ambruk, Lail segera masuk dalam pertempuran itu Namun Baru beberapa Jurus Saja tubuh Lail telah mental beberapa tombak kebelakang.,


Gedebhukkkk


Aghhhhhhhhhh


Lail Mengerang Kesakitan Seperti mendapat Hantaman yang maha dasyat, Azabil Langsung teringat Akan Ranabumi Manusia Separuh Iblis yang mirip Dengan adanya putra Kegelapan,Seketika.Wajahnya pucat pasi dengan bibir bergetar,


''Tuan , Mereka Bukan Lagi Manusia, Karena Bumi menolak Jasad mereka Sebaiknya Tuan Berhati-hatilah dalam menghadapi mereka,.!? '' Ujar Lail ketika merasakan Dasyatnya deru pukulan yang di layangkan Ratu Zalitun,.


"Lail, cepat Mundur dan Bawa yang lail Kabur dari tempat ini, Nanti Saya menyusul!? " Mendengar Titah Sultanah Arisha, Lail segera mengumpulkan Sisa pasukannya dan Membawa mereka ke Kesultanan Lembayung,.


"Arisha Sebaiknya kamu menyerah saja dan jadilah pendamping saya di Kerajaan yang nantinya akan menjadi semakin jaya dibawah kepemimpinan kita berdua,.!? '' Mendengar Ucapan Raja Zalan Dengan Penuh percaya Diri membuat Arisha menjadi semakin Geram,.


Hiyaaaaaaaaaaa


Suittttttttttttt


Whussssss


Ctassssssss


Singgggggg


Arisha Langsung melompat dan mengayunkan pedangnya Ketubuh Raja Zalan,. Namun Raja Zalan menangkis Pedang Cahaya Milik Arisha Dengan Lengannya Yang laksana Menghantam Dinding Baja membuat Pedang Yang Ada di tangan Arisha mental dan Arisha kehilangan keseimbangan Namun Dia masih mampu mengendalikan Tubuhnya dengan Satu sentakan melompat mundur beberapa tombak Sambil meredam nyeri pada telapak Tangan Kanannya,. Arisha dapat merasakan Perubahan Kekuatan Para putra kegelapan Memang sangat Pesat,. Tenaga dalam mereka Naik begitu Tinggi,. Belum Sempat Arisha berpikir Jernih, Ratu Zalitun Yang ingin Cepat mengakhiri pertempuran itu kembali melompat menyerang Sultanah Arisha dengan pukulan

__ADS_1


Hiyaaaaaaaaaaa


Whusssssss


trackkkkk


gedebhukkkk


ctakkkkkk


crack


Serangan Cepat Ratu Zalitun Hanya mampu di hindari Sultanah Arisha beberapa jurus Saja Selanjutnya Salah satu pukulan Ratu Zalitun tepat bersarang di Perut Arisha hingga membuat dia terjungkal beberapa Tombak , Tidak Sampai di situ Saja Ratu Zalitun kembali Mendekati Sultanah Arisha dan Meraih Tangan kanannya dan mulai meremukkan Kepalan Tangan Sultanah Arisha


Aghhhhhhhhhhh


Sultanah Arisha mengerang kesakitan ketika dia merasakan Tulang-tulang di Jari-jarinya Remuk terdengar dari suara Tulang yang hancur,.


"Menyerahlah Sultanah Arisha dan Terima Lamaran Raja Zalan untuk menjadikan kamu permaisurinya, Maka nyawamu Akan Saya Ampuni!? " Mendengar Ancaman Ratu Zalitun, Arisha Menegadah dan menatap Mata Ratu Zalitun yang Menyala Sambil Tersenyum,.


"Dalam mimpi sekalipun saya tidak sudi mengbdikan Hidup saya Pada iblis seperti kalian Semua" Ujar Sultanah Arisha sambil kembali melebarkan Senyuman nya Seperti mengejek Para Putra kegelapan,.


"Sayang Sekali, Itu Adalah Senyuman Kamu Yang terakhir Sultanah Arisha!!! " Umpat Ratu Zalitun Sambil menaikan Tangan Kanannya Yang Langsung berubah menjadi berwarna merah,.


"Tunggu Ratu Jangan Bunuh Dia, Kita Sekap saja siapa Tau dia akan berubah pikiran!! " Mendengar Ucapan Raja Zalan Arisha semakin melebarkan Senyumannya,.


"Sampai Allah mencabut Nyawa yang dia titipkan Pada Saya keputusan Saya tidak Akan berubah,.!? " Ratu Zalitun Yang sudah murka Sejak Tadi Kembali menaikan Tingkat kekuatannya.,

__ADS_1


"Saya Yang Akan Mencabut Nyawamu Sultanah Arisha, Matilah Kamu sekarang!! " Umpat Ratu Zalitun., Sambil Mengayunkan Tangannya kearah Batok Kepala Sultanah Arisha, Yang terlihat memejamkan Mata Sambi mengucapkan kalimat sahadat,


__ADS_2