PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
PEMUJA IBLIS


__ADS_3

Whussssssssssssss


Angin bertiup sangat kencang.,


Duarrrrrrrrrrr!!!!


Dentuman petir menggelagar


Bumi berguncang...


Nampak delapan orang sedang mengelilingi Api unggun Yang nyalanya kian membara....


di tiap masing-masing sudut terletak bongkahan batu besar yang pipih..


dan diatas batu itu terikat gadis belia tampa busana.,


grrrrrrttttt


Suara-suara aneh terdengar riuh., membuat malam kian mencekam.,


Jum, at kliwon cahaya bulan penuh.,


4 orang gadis belia yang terbaring terlentang tampa busana di tiap atas batu pipih yang besar...


"Wahaiiiii!!! penguasa kegelapan!!! Saya persembahkan., Empat orang gadis suci untuk kalian nikmati... " Ujar Ki Sapta prana dengan suara lantang lalu bibirnya mulai komat kamit merapal mantra... .


Tiba-tiba


whussssssssssssss


deru angin semakin hebat...


aaaaaaauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu


aaaaaauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu

__ADS_1


suara lolongan serigala terdengar saling bersahutan..


Nyala api semakin membumbung tinggi.,


Ki Ranu Galang, Ki Palangi dan Ki Rekso hanya duduk dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.,.. Lalu empat mahluk keluar dari dalam bara Api yang menyala-nyala...


mahluk itu sangat mengerikan wajahnya tak terlihat di tutupi oleh jubah Hitam yang menyala-nyala.,


semua yang ada di situ langsung menyembah mahluk mengerikan itu....


"Adaaa apa Tuan memanggil kami.. ???? " Ujar keempat mahluk itu bersamaan


"Nikmatilah Tumbal Yang saya sediakan buat kalian., Ada tugas besar buat kalian kerjakan..!!" ucapan Ki Sapta prana hanyaa di jawab dengan geraman oleh ke empat mahluk itu.,.


Lalu mereka menuju di mana gadis itu di baringkan.,, masing-masing dari mahluk itu mulai meneliti gadis yang di baringkan terlentang tampa busana...


lalu keempat mahluk mengerikan itu mulai mengauli para gadis bellia itu..


guna menanamkan benih iblis dalam rahim suci para gadis itu.. Erangan iblis terdengar mengema keseluruh hutan mati.,


Ranca,maja, Anoi Dan Kamu wira..kalian berempat lah yang akan menjadi pengantin kegelapan., Cepat beri penghormatan.. " Titah Ki Sapta prana..


Ranca., maja.. Anoi dan wira segera bersimpuh ke tanah memberi hormat pada penguasa kegelapan.. Lalu keempat gadis itu di bangunkan dari tidurnya..


keempat gadis itu bangun tampa expresi berjalan mendekati Penguasa kegelapan dan duduk bersimpuh..


"Kalian boleh memilih siapa di antara mereka yang akan kalian nikahi... " gema suara empat makhluk itu membuat RAnca Anoi Maja dan Wira mengangkat wajah mereka dan bergerak dengan lutut mendekati tiap gadis yang masih belum mengunakan busana...


"Apa kalian bersedia mengabdikan hidup kalian untuk kegelapan!!! " Kembali gema suar empat mahluk itu terdengar mengelegAr...


"Kamiii bersedia Tuan.. " ujar Ranca maja, Anoi dan wira...


Tiba-tiba...


Duarrrrr.. duartlrrtt whushhhh dashhhh

__ADS_1


suara gemuruh petir bersahutan pohon-Pohon berderik seakan merestui datangnya penghuni baru dunia kegelapan...


"Demi Raja Raja iblis penghuni kegelapan kalian telah resmi menjadi suami istri... sekarang gauli lah istri kalian di atas batu-batu itu,." Gelegar suara empat makhluk mengerikan itu memberi perintah.,


Maja langsung menarik satu dari empat wanita iti., begitupun Ranca. Anoi dan wira...


mereka bergumul di atas batu di saksikan para manusia laknat dan penguasa kegelapan...


seusai bergumul dan menuntaskan hasrat mereka kembali kehadapan 4 Mahluk mengerikan itu.,


Lalu masing-masing dari empat makhluk itu memegang kepala empat lelaki yang telah menyerahkan hidupnya untuk iblis..


sebuah sinar merah masuk kedalam tubuh mereka menyebar keseluruh pembuluh darah keempatnya...


Aaaaaaaahggghhhh


teriakan mereka ketika otot-otot tubuh mereka serasa mengeras laksana baja...


"kalian berempat sudah memiliki kekuatan seribu ekor Gajah., kecepatan kalian seperti cahaya dan ingat jaga benih di rahim istri yang sudah kalian nikahi..kelak dari merekalah penguasa dunia.akan terus lahir. hahahaha.. apa tugas besarku Tuan sapta prana.. " ujar ke empat mAhluk mengerikan itu.,


"Pergilah kalian ke desa sanggula., Dan obrak-Obrik desa itu., bunuh keluarga ki Along untukku., " Titah ki Sapta prana.,


"Itu masalah kecil Tuan.. malam ini juga kita akan berangkat.. HAHAHAHAHAHAHA...!! " suara tawa mahluk itu kembali mengema di seluruh hutan belantara..


mampukah Aryo menghadapi penguasa kegelapan yang kecepatannya seperti cahaya????..


Next episode..


jangan lupa like.,


coment


dan ikuti kisah selanjutnya


, ,,,,,, ...... Terima kasih,,,,,,,,.....

__ADS_1


__ADS_2