
Arham dengan Masih tertawa kembali menyerang Sultan Aryo yang memegang belati di tangan Kanannya,.
Hiyaaaaaaaaaaa
Whussssssss
Sretttttttttttt
Ughhhhhhhh
Arham melesat cepat kearah Sultan Aryo dengan memusatkan seluruh racun yang di miliki nya kedalam Telapak tangannya, Namun Sultan Aryo yang sudah memperhitungkan segalanya segera megibaskan belati nya menghalau Tinju Arham Hingga belati itu mengores lengan Arham,. Karena dia merasakan perih yang baru pertama kali dia rasakan Arham segera melompat beberapa tombak menjauhi Sultan Aryo sambil memeriksa lengannya yang terasa teramat perih meskipun Tidak menyisakan luka Namun tangannya terasa sukar untuk Si gerakan,.
Aghhhhhh
Arham mengerang kesakitan,.
"Apa yang terjadi dengan Lengannku kenapa terasa sangat sakit padahal Lukanya tidak terlihat sama sekali!? "Arham bertanya Pada wira yang tepat berdiri disampingnya.,
__ADS_1
" Mungkin Senjata itu yang pernah melukai Rewadipa dan pasukannya Arham? Tapi kenapa lukanya tidak tampak dan bisa dengan cepat menutup seperti halnya senjata yang lainnya!? " Ujar Wira dengan Nada keheranan,.
"Tapi Sakitnya Luar biasa Saya baru pertama kali merasakan sakit seperti ini!? " Ujar Arham sambil mengengam tangannya untuk sekedar menahan rasa sakit yang teramat sangat perih.,
"kamu Mundur biar saya yang menghadapinya!? " Ujar Wira dan langsung Melesat dengan cepat kearah Sultan Aryo,.
Hiyaaaaaaaaaaa
Whusssssssss
Stakkkkk
Ctassssass
aghhhhhhhh
Laju serangan Wira tak kalah cepat dengan Arham hanya berbeda gaya bertarung Wira lebih mengutamakan kaki ketimbang tangan dan Tendangan mematikan milik Wira Melesat cepat mengarah kedada Sultan Aryo Yang langsung memiringkan sedikit tubuhnya Dan menancapkan belati nya kepaha Wira yang langsung mengerang kesakitan dan langsung terjungkal karena kaki kanannya tak bisa di gerakan,.
__ADS_1
"Senjata apa yang Tuan gunakan kenapa bisa melumpuhkan Kami! " Ujar Wira ketika dia terjatuh tepat di samping Sultan Aryo., mendengar pertanyaan Wira Aryo hanya tersenyum teduh pada Wira,.
"Ini Hanya sebuah pisau pengupas bawang Yang Allah titipkan pada Saya Lewat Somali,. Sesungguhnya Bukan Pisau ini yang membuat kalian tak berdaya tapi karena Allah mengambil sedikit kemampuan kalian Lewat Belati kecil ini,. Ini hanya untuk memberi peringatan pada kalian bahwa sesungguhnya kuasa Allah SWT Meliputi bumi dan langit dan semua yang kita miliki Adalah miliknya yang dititipkan pada setiap hambanya.!? " mendengar Ucapan Sultan Aryo seketika seluruh Pasukan Dunia tengah tidak ada yang berani maju., sedangkan Putara kegelapan entah sejak kapan mereka sudah tidak tampak di tempat itu lagi.,
Sementara Itu pasukan Rewadipa yang bersembunyi menunggu waktu jika keadaan mereka dibutuhkan ketika melihat Sultan Aryo mengengam belati yang membuat mereka hampir mati langsung berbalik pergi meninggalkan Kesultanan lembayung.,
"Sepertinya Bantuan kita tidak di butuhkan oleh Sultan Aryo, Kedatangan kita di sini hanya menjaga siapa tau dia tidak mampu menghadapi pasukan Rayana!? " Ujar Rewadipa pada teman-temannya yang juga bekas anak buahnya.,
"Kamu benar Rewadipa dan seandainya tadi mereka keroyokan mau tidak mau terpaksa kita harus turun tangan namun Rupanya sikap anak buah Rayana masih konsisten dalam Aturan pertempuran.!? " Ujar Rawung Sambil bergegas hendak meninggalkan tempat itu.,
"Tunggu dulu Bukannya Rayana dan Barja masih berada di tempat itu!? " Ujar Santar menyela Ucapan Rawung.,
"Santar, Apa sejak tadi kamu tidak melihat bagaiman gaya bertarung Sultan Aryo!? Lagian Sebentar Lagi Shalat jumat akan berakhir pasti banyak Pasukan Jin dan manusia yang hebat dalam mesjid itu,. Tugas kita di sini Sudah selesai!? " Ujar Rewadipa Sambil berdiri dan segera terbang dan menghilang tanpa jejak begitu pula dengan yang lainya.,.
Next..
Jangan lupa like coment dan vote.,
__ADS_1
********** Terima Kasih sudah setia ******