
Raja Zalan memanggil Kunto Dan Barta serta mengumpulkan seluruh punggawa kerajaannya.,
"Coba kalian ceritakan Apa yang sebenarnya sedang terjadi sehingga orang-orang menemukan kalian tidur Tampa busana Di ujung batas Hutan? " Ujar Raja Zalan bijaksana.,
"Maafkan kami Tuan Raja,. semula kita berdua lagi Minum di kedai Ciu di tengah pusat kerajaan,. lalu Setelah beberapa saat kemudian seorang Wanita cantik Lewat,. Dan saya sempat menggodanya Dan wanita cantik itu menoleh dan melemparkan senyuman mengoda pada kami berdua lalu kamipun menganggap itu adalah ajakan buat kami sehingga,. Kita berdua langsung menyusul Gadis itu kedalam hutan., saat kami tiba di dalam hutan, kami menemukannya sedang duduk di tepi hutan dan kamipun langsung menggodanya karena tidak ada perlawanan yah langsung Tuan Raja kami melakukannya,. Karena posisi mabuk dan lelah kita bertiga tertidur berpelukan., Tapi anehnya kita terbangun hanya kita berdua yang ada sedang memeluk Batang pisang.,!? " Ujar Kunto sambil bersujud di depan Raja Zalan., mendengar Cerita dan pokok masalah keduanya Raja Zalan sejenak berpikir.,
"Danuri!?,. Apa kamu tau siapa yang sedang bermain-main Dengan ilusi? " Tanya Raja Zalan pada panglima Perang pasukan Iblisnya
" Ampun Yang mulia Raja., Permainan Ilusi Bukannya sejak Awal kerajaan ini kita bangun., Ilusi sudah Ada Di tempat ini., Hanya Saja yang mulia Raja Seluruh Iblis yang bertugas tidak ada yang berani melakukan hal di luar dari kedai Ciu., mereka hanya bisa melakukan ilusi di tempat itu saja kalau di luar saya rasa bukan dari pasukan kita yang mulia Raja!? " Ujar Danuri dengan wajah serius.,
"Witayana,. Apa kamu punya masukan tentang hal ilusi yang terjadi,? " Ujar Raja Zalan meminta pendapat Jin Penguasa Laut Timur yang juga merupakan saudara seperguruan Raja Masauth.,
"Maaf Yang mulia Raja Kami para Jin Hanya bisa memainkan ilusi pada makluk hidup yang bernyawa misalnya Pada Babi Dan Anjing,.Dan mengubahnya menjadi wanita cantik dan seksi., Tapi Jika dari Batang pisang yang sudah Di potong Itu di luar kuasa Kami Bangsa Jin!? " Ujar Witayana sambil mulai menerka-nerka.,
"Dari jawaban kalian berdua,. Berarti Ada orang yang berilmu tinggi sedang berkeliaran di tanah kerajaan Waringin Ini menjadi Tugas kalian semua untuk mencari siapa pelaku di balik semua ini., Dan sebaiknya kalian bertindak cepat sebelum keadaan semakin memburuk?! " Titah Raja Zalan pada semua pungawanya.,
Dan secara serentak seluruh pasukan kerajaan menyebar keseluruh wilayah Waringin hingga ke pelosok-pelosok mereka telusuri.,
"Tuan putri, Sepertinya keberadaan kita sudah mulai tercium akibat pertunjukan Tuan putri Di Hutan Waringin., lantas apa yang harus kita lakukan Tuan putri?" Tanya Lail ketika melihat Banyak pasukan kerajaan berkeliaran.,
__ADS_1
"Lambat Laun mereka pasti menemukan kita,. Ini yang membuat saya selalu gagal dalam menjalankan misi selalu bertindak tampa memikirkan Apa yang akan terjadi selanjutnya., Terpaksa Lail kita hadapi semua Resikonya.,!? " Ujar Arisha sambil berpikir keras mencari solusi untuk masalah yang telah terjadi.,
"Heh!!! Nona! Berhenti!? " Ujar salah seorang pasukan kerajaan., mendengar suara prajurit itu Arisha seketika menghentikan langkahnya dan berbalik dengan memanipulasi wajahnya menjadi jelek.,
"Ada apa Tuan? " Suara Arisha di buat sekemayu mungkin.,
"Maaf kami Salah Orang silahkan lanjutkan perjalananmu! " Ujar prajurit itu ketika melihat Wajah jelek milik Arisha.,
"Huf dasar! " Arisha pura-pura mendengus lalu melanjutkan perjalannya., hingga dia tiba di tepi pantai
"Kamu bisa mengelabui mereka tapi tidak dengan saya" Ujar Danuri dengan nada geram.,
"Ada Apa kamu membuat orang kaget,.? " Ujar Arisha dengan sikap waspada.,
"Ikut sekarang ke kerajaan Waringin secara suka rela atau harus saya paksa!? " Ujar Jin penguasa gunung merapi.,
"Apa kesalahan saja hingga Saya harus Di paksa Pergi ke kerajaan?! " ujar Arisha masih berlagak tidak mengerti.,
"Tidak Usah banyak Alasan cepat ikut Atau terpaksa Kamu saya paksa.,!? " Ujar Danuri semakin kehilangan kesabaran.,
__ADS_1
"Buat Apa? Saya tidak akan beranjak dari tempat ini., kalau mau silahkan paksa saja? " Ujar Arisha yang jadi ikut terpancing Emosi,.
Baru saja Danuri hendak menarik lengan Arisha lail langsung muncul dan mendorong Tubuh Danuri hingga termungdur beberapa langkah dan spontan Danuri menjadi semakin murka.,
"Oh Rupanya Nhar bhun sang iblis penghianat mimpi apa saya bisa dapat penghormatan membunuh iblis pembangkang seperti kamu Nhar Bhun., sebaiknya kalian berdua bersiaplah bertekuk lutut di hadapanku" UjaR Danuri penuh percaya diri., Dan langsung menyerang Arisha dan Lail secara bersamaan., Danuri menyerang dengan kekuatan penuh,. meskipun serangan yang di keluarkan nya hanya menerpa tempat kosong.,
hiyaaaaaaaaa
Whussssssss
blup
Semakin terbakar Emosi Danuri langsung melompat dengan tendangan badai Api yang mengeluarkan Hawa panas hinga membuat Lail terpaksa melompat beberapa meter dan langsung menukik dengan tendangan bola iblis menyambut tendangan badai Api milik Danuri.,
Duwarrrrrrr
suara Letusan terdengar ketika dia kekuatan Dasyat bertemu dan keduanya terjungkal kebelakang beberapa tombak., dan keduanya langsung merintih kesakitan,. Lail dengan masih memegang dadanya yang masih terasa nyeri mencoba berdiri dan melangkah kesamping Arisha., Sadar Jika kedua Lawannya memiliki ilmu tinggi Danuri mengunakan kesempatan Untuk segera melarikan Diri dari tempat itu., untuk meminta Bantuan.,
"Lail sebaiknya kita cepat Tinggalkan tempat ini., sebelum yang lainya datang dengan pasukan yang lebih besar? " Ujar Arisha yang merasa tidak becus menjalankan tugasnya.,
__ADS_1
"Baik Tuan putri!? " Lalu Lail pun membawa Arisha kembali Ke Kesultanan lembayung.,