
"Bagaimana keadaan kalian??? " Tanya Samudra ketika memasuki ruangan pengobatan itu.,
"Sudah baikan Tuan., Terima kasih Tuan sudah memberi kami kesempatan., besok pagi kami akan meninggalkan tempat ini.,!? " Ujar Damanta Reksa dipa. ,
" Baguslah Hati-hati kalian di jalan., Ini makan malam buat kalian makanlah meski bagaimanapun kalian pasti butuh tenaga., "Lalu Samudra menyodorkan hidangan pada Ranu Galang dan Damanta Reksa dipa.,
" Terima kasih Tuan., " ujar Damanta Reksa dipa sambil meraih makanan yang dihidangkan padanya dan Ranu Galang.,
dari Wajahnya terlihat jelas Ranu Galang tidak Terima dapat di kalahkan dengan mudah baginya ini adalah suatu penghinaan baginya., dendam tumbuh semakin subur dalam dadanya., meskipun demikian dia tetap menyantap hidangan yang di suguhkan Samudra.,.
samudra bukannya tidak mengetahui., tatapan dendam Ranu Galang padanya tapi., samudra masih memberikan dia kesempatan kedua., siapa tau suatu hari dia akan berubah., pada hakikatnya hati orang siapa yang tau.,
"Silahkan kalian nikmati hidangannya saya pamit mau ada pengajian., " Ujar samudra sambil bangkit dari duduknya untuk bergegas pergi
"Sekali lagi Terima kasih tuan., " Ujar Damanta Reksa Dipa., sambil menundukkan kepalanya sedangkan Ranu Galang masih dengan sifat angkuh nya.,
mereka berdua menikmati makan malam., setelah makan mereka merebahkan tubuhnya di atas dipan., Ranu Galang mulai mengatur strategi jitu bukan lagi soal uang tapi persolan harga dirinya yang merasa di Injak-injak.,
__ADS_1
sepanjang malam Ranu Galang terus berpikir sedangkan Damanta Reksa Dipa nampak sudah terlelap tidur di buai mimpi.,
suara kokok Alunan Azan membangunkan keduanya lantunan bacaan ayat suci Al-Quran membuat Ranu Galang merasa tidak nyaman
"Dipa ayok kita berangkat., ! " ajak ki Ranu Galang sambil berdiri melangkah keluar dari pintu ruangan., Damanta Reksa Dipa hanya mengikuti langkah Ranu Galang.,
mereka melangkah pergi menyusuri area perkampungan., saat melihat kedai sudah terbuka mereka singgah untuk sarapan.,
"Pak nasi Ayamnya dua porsi., !? " Ujar Ranu Galang.. yang masih Gamang.,
"Baik Tuan ucap pemilik kedai yang kelihatannya baru pulang dari mesjid.,
hidangan pun datang dengan lahap mereka menyantapnya., tak kala sedang asik menyantap hidangan dari Arah kampung terlihat Dua orang wanita sedang berjalan beriringan., Damanta Reksa Dipa menoleh ke arah Dua wanita itu dan dia tertegun karena salah satu dari wanita itu adalah gadis yang menyita perhatiannya tempo hari.,
" pak, siapa kedua wanita itu!!? " Tanya Damanta Reksa Dipa pada pemilik kedai.,
"Owh mereka berdua adalah istri dan putri Imam Samudra., Tuan., " Ujar pemilik kedai dengan polosnya.,
__ADS_1
mendengar jawaban pemilik kedai spontan Ranu Galang menghentikan makannya.,
dan mulai menoleh memperhatikan dua orang yang berjalan melewati kedai., sepertinya istri dan putri imam Samudra akan ke pasar yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kampung mereka., tapi sedikit melewati hutan.,
"Ini pak harga makanannya ambil saja kembaliannya!! " sambil menyerah kan sekeping koin emas.,
"Ini kebanyakan Tuan.," Ujar pemilik kedai.,
"Beri gratis saja yang makan hari ini pak., Ayo Dipa.,.. !? " Ranu Galang langsung berdiri dan bergegas keluar kedai.,
Damanta Reksa Dipa kebingungan dengan tingkah Ranu Galang.,
"Biarkanlah aku menghabiskan sisa makananku dulu Ranu., '' ujar Damanta Reksa Dipa.,
" Ahhhh!!! Sudah tidak ada waktu., Ayo cepat?! " Jawab Ranu Galang sambil menarik tangan Damanta Reksa Dipa...
dengan terpaksa Damanta Reksa Dipa mengikuti langkah kaki Ranu Galang., yang nampak berjalan tergesa-gesa., .
__ADS_1
Next episode.,