PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
ADU KEKUATAN Part 2


__ADS_3

"Tuanku yang mulia Raja Dasim., Pasukan ku sudah kewalahan menghadapi hewan Liar itu Saya minta pasukan pendamping.? " Lapor Sardi karena sudah kehabisan ide untuk bisa melewati kerumunan hewan liar yang berlarian di sepanjang pantai.,


"Sabru sudah Aku kerahkan untuk membantumu menangani hewan-hewan itu! " ujar Raja Dasim sementara pasukan Bertombak yang di pimpin Anjas telah bersiap


Sardi langsung kembali melesat kedalam pertarungan melawan hewan-hewan liar itu., dengan mengunakan pukulan pukulan penghancur dia memukul satu persatu hewan liar yang di laluinya hingga berhadapan langsung dengan Abiyan.,


melihat Adiknya Akan segera bertarung Arisha segera melompat dengan tinggi dan langsung mendarat tepat di depan Abiyan yang terlihat sangat tenang.,.


hiyaaaaaaaa


whussssss


trankkkkkk


dashhhhh


Sardi yang sudah terbakar Nafsu untuk membunuh langsung menyerang dengan palu yang terbuat dari kayu dan ujungnya terdapat paku- Paku yang tajam yang siap menghancurkan apa saja., Arisha dengan tenang melayani setiap serangan Sardi yang membabi-buta, karena merasa semua serangannya hanya mengenai tempat kosong hingga membuat sardi makin Tidak bisa mengontrol emosinya.,


Arisha dengan gerakan yang Aneh segera meliuk-liukkan tubuhnya dengan satu gerakan cepat kaki kanannya di hempaskan keatas hingga tepat menghantam dagu bawah Sardi yang membuatnya terpelanting beberapa meter., dan langsung di papah mundur oleh para pasukannya.,


sementara itu Khanzab dan sabru yang memimpin pasukan Iblis Sangat terkejut seperti di beri hadiah Noble. ketika, Mereka melihat Ribuan Pasukan Jin Dari dua kerajaan yang berbeda menyerang pasukannya.,


"Khanzab itu pasukan Raja Masauth dari dasar laut terdalam di Nusantara dan pasukan Raja Dastan dari kerajaan Telaga Harapan,kenapa mereka berdua ikut campur? " Khanzab mendengar pertanyaan Sabru langsung menoleh kearah datangnya Ribuan pasukan Jin yang mulai menghancurkan pasukannya., Khanzab langsung melesat Terbang kearah Raja Masauth Dan Dastan berada.,


"Owh Rupanya Saudara seperguruanku pemimpin pasukan Iblis Raja Dasim?Iblis empat penjuru mata Angin yang berhasil menyatu dalam satu Tubuh!!" Ujar Masauth ketika Khanzab Baru sampai di tempat itu.,


"Heh Masauth siapapun yang menghalangi keinginan Raja Dasim berarti menentang kehendak penguasa kegelapan., dan siapapun Dia Harus mati sekarang juga!! " Ujar Khanzab murka.,


"Omongan mu terlalu Tinggi Khanzab, awas hati-hati jangan sampai kepalamu tersangkut di atas bulan,. Dastan Serahkan Khanzab padaku kamu urus Sabru sebelum dia melumpuhkan lebih banyak lagi pasukan pelindung..? " Dastan langsung melesat kedepan dan langsung terlibat pertempuran Dengan Sabru., pukulan dan tendangan keduanya mengeluarkan suara-suara letusan kecil.,


tinkkkk


dashhhhhhh

__ADS_1


Duarrrrrrrrrrrr


Aughhhhhhhhh


Dastan mengeluarkan jurus menebas jiwa.,.


yang membuat Sabru gelagapan dan serangan Dastan, Yang secara Cepat tidak mampu di hindari Sabru,. Hingga serangn Dastan tepat menghantam perut Sabru yang membuat ia Terpelanting beberapa meter kebelakang.,


Sabru langsung mengerang menahan sakit,.


Raja Dasim yang melihat pasukan penghancur kocar-kacir langsung memberi perintah Agar pasukan bertombak maju membantu.,


"Anjas Giliran pasukanmu yang bergerak ? " Titah Raja Dasim,. Anjas hanya menganggukan kepala.,


" Pasukan Serbuuuuuuu!! " Teriak Anjas Sambil berlari menyerbu kawanan Hewan-hewan liar.,


melihat pasukan bertombak sudah maju lalu Abiyan memberi isyarat agar Dawung Bisno dan pasukannya menyerbu pasukan musuh.,


Anjas yang berlari kembali tersentak ketika pasukannya merengsek masuk dengan tiba-tiba Hewan-hewan liar itu berbalik Arah mundur dan kembali menghancurkan pasukan pembongkar yang sudah lolos., dengan pasrah mereka kembali di injak-injak kawanan Hewan-hewan liar Yang hendak pulang ke habitatnya., Pasukan bertombak Anjas terus berlari mengemikuti belakang Hewan-hewan liar itu karena tertutup debu pasir hingga pasukan bertombak milik Anjas berlari seperti orang buta,. Pasukan Dawung dan Bisno yang hendak menyerbu masuk di hentikan sejenak oleh Abiyan dan Abiyan berteriak kencang.,


"Arfaaaaaan!!!! sekarang!!!! " Teriakan kencang Abiyan membuat semua yang ada disitu tersentak., sementara pasukan Bertombak terus berlari menyerbu meski debu pasir menghalangi pandangan mereka.,


Dretttttttt


plakkkkk


Aghhhhhhhhh


Ratusan teriakan kesakitan dari pasukan bertombak terdengar mengerikan orang-orang belum menyadari apa yang sebenarnya terjadi semakin banyak yang menyerbu suara teriakan semakin banyak pula akhirnya Anjas menghentikan laju pasukannya.,


" Berhenti!!!! " yang membuat pasukan bertombak nya menghentikan langkah mereka.,.


sementara itu pertarungan Dia sahabat berlangsung seru,. Khanzab menyerang Masauth dengan pukulan Bola-bola Api yang di balas dengan serangan pukulan badai iblis.,

__ADS_1


Suara dentuman keras terdengar membahana di tengah suara deburan ombak


"Khanzab bertobatlah sebelum kematian menjemputmu,.! " Ujar Masauth yang hendak mengeluarkan jurus pamungkas nya.,


" Kamu Lupa Masauth Tugas kita ADA di muka bumi ini Untuk menyesatkan manusia" Ujar Khanzab yang juga bersiap dengan jurus pamungkas nya juga.,.


"Bukan Berarti kita tidak punya Pilihan, Allah Maha pengampun., Bahkan nenek moyang kita Ifrit Tau itu., tapi sikap sombongnya sama dengan yang kamu miliki sekarang!? " Ujar Masauth dengan masih menunggu reaksi sahabatnya siapa tau dia tersentuh dengan ucapannya namun.,


"Masauth kita para iblis akan tetap seperti itu sampai Akhir Zaman., " Ujar Khanzab sambil melimpat tinggi dan mengeluarkan ajian bola Api penghancur Sukma.,


"Khanzab Saya Bukan Iblis Tapi Jin Yang juga makhluk ciptaan Allah!!! ''


hiyaaaaaaa


Dughhhhhhhm


Duarrrrrrrrtrr


Raja Masauth juga ikut melompat Tinggi dan mengeluarkan ajian Pukulan Halilintar menyambar sukma


whussssssssss


lesatan kedua pukulan jarak jauh yang berkekuatan penuh saling beradu menghasilkan ribuan kekuatan yang berhamburan hingga menimbulkan suara keras menggelegar.,.


Karena derasnya angin bercampur tenaga dalam hingga membuat Tubuh Khanzab dan Masauth mental kebelakang beberapa tombak dengan darah yang keluar Dari bibir keduanya.,


Abiyan yang menyaksikan itu segera melompat kesamping Masauth,. dan dengan cepat memberikan sentakan hingga Darah bercampur racun langsung keluar dari mulutnya.,


Khanzab tersenyum culas lalu pergi dari tempat peperangan mereka karena luka dalam yang dia alami cukup parah.,


"Terima kasih Tuan Guru saya tidak menyangka jika Khanzab akan mengunakan cara licik seperti ini., " Ujar Masauth


" Sudah tidak usah di pikirkan hanya akan membuat dendam yang tidak ada habisnya., ingat kita berperang karena Allah bukan karena diri pribadi,. sebaiknya kamu istirahat luka dalam yang kamu derita sudah tidak berbahaya., " Mendengar ucapan Abiyan Masauth segera menyandarkan tubuhnya pada sebuah batu untuk mengatur Aliran Darahnya yang kacau.,

__ADS_1


__ADS_2