PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
DEMI HARGA DIRI


__ADS_3

ki Ranu Galang Tersentak saat mengetahui identitas Aryo yang sebenarnya.,


Aryo yang ternyata putra Dari Damanta Reksa Dipa.,


"Seharusnya saya juga membunuhmu., saat. saya menghabisi Ayahmu Damanta reksa Dipa penghianat sialan itu..!! " Ujar Ranu Galang menyesali tindakannya Dahulu yang membiarkan putra Damanta reksa Dipa Hingga sekarang membuatnya susah..


"jika saat itu batas usiaku., jelas saya juga ikut mati saat itu., tapi Allah tidak mengariskan umurku hanya pada usia sekecil itu., saya tidak akan mati jika Allah belum menghendakinya., Ki Ranu Galang ayahku bukanlah penghianat dia cuma tau bagaimana caranya berterima kasih dan pada akhirnya dia menemukan jalan pulang., Ayahku banga mesti harus mati ditangan manusia., dia percaya jika semua sudah takdir Allah. " Ujar Aryo dengan sikap tenang berdiri di samping Lail., yang masih kesakitan.,


Ki Sapta prana yang masih meraung karena telapak tangannya remuk di remas oleh Aryo.. merasa semakin berang karena ki Ranu Galang dan para anak buahnya hanya diam tak ada yang bergerak.,


"Heh kalian semua.!!??, kenapa hanya Diam cepat habisi dia!!!? "Suara ki Sapta prana keras membentak ki Ranu Galang dan Semua pasukannya.,


Dengan Sedikit Ragu-ragu Akhirnya mereka membentuk formasi penyerangan., mereka. serentak menyerang Aryo dari segala sudut., lalat pun tak punya celah untuk menghindar..


Hiyaaaaaaaaaaaaaa


Ki Ranu Galang yang memimpin pertempuran.,

__ADS_1


serangan pukulan dan tendangan mereka hanya mengenai tempat kosong namun terkadang Tendangan dan pukulan mereka saling beradu..


"Bangsat punya mata tidak ini saya bukan Aryo.. !?? " Umpat sardi tak kalah pukulan respati mendarat di bahunya..


"Maaf tadi yang hendak saya pukul itu Aryo.. kenapa kamu yang ada di situ!? " Ujar Respati membela diri.,


"Kalau begini bisa-bisa kita hanya memukul sesama kita saja.. Ranca, maja, Anoi. dan kau wira.. keluarkan jurus andalan kalian cepattt!!? " Ujar Ki Ranu yang menyadari serangan mereka hanya membahayakan mereka sendiri.,


"Baik Ki..!! " Ucap keempatnya serentan lalu mulai berlari zigzag ke arah Aryo., kombinasi Ilmu pelebur sukama yang mereka. gunakan ilmu pemberian Raja kegelapan., gerakan mereka kompak dan teraarah


Hiyaaaaaaa


Aryo dengan cepat memperhitungkan segalanya dengan sediki menghindari tendangan Anoi dan ranca dan menangkap pukulan wira dan menariknya mengantikn posisinya., dan yang terjadi selanjutnya


Wushhhhhh


brakkkk

__ADS_1


bughhhhh


Ahhhhhhhhhh


pukulan Wira tepat menghantam bahu maja.. tendangan Anoi tepat menghantam kaki Wira.. sementara tendangan ranca beradu dengan tendangan dari atas maja.,


mereka berempat langsung menjerit kesakitan karena tulang tangan dan kaki mereka remuk dan patah..


melihat ke. empat anak buahnya terkapar meraung kesakitan di tanah Ki Ranu Galang dan Ki palangi langsung menyerang Aryo Damanta., dengan pukulan-pukulan mematikan Aryo dengan sabar terus meliuk-liuk menghindari. dua pukulan mematikan itu dia terus mencari celah untuk sekedar melumpuhkan tidak berniat untuk membunuh dengan pukulan tenaga dalam sedang Aryo mukul telapak kaki Ki Ranu Galang., yang sedang melakukan serangan dengan tendangan..


Whishhhhhh


Bukkkkkkkkk


mendapatkan pukulan di telapak kakinya Ki Ranu Galang terjungkal kebelakan dengan telapak kaki yang remuk.. lalu Aryo memutar sedikit tubuhnya dengan sedikit membungkuk Aryo menghantam paha Ki palangi dengan tusukan dua jari sehingga memutuskan urat pergelangan kakinya membuat Ki palangi terbanting dan tidak bisa bangkit lagi.. sedangkan yang lainnya yang merasa ilmu mereka di bawah orang-orang yang telah terkapar di tanah tidak ada yang berani maju., mereka hanya terdiam tidak tau mesti berbuat apa..


"Bawa mereka pergi dari sini,.!!? " Ujar Aryo sambil merangkul pinggang lail dan menghilang di kegelapan malam

__ADS_1


"Saya tidak akan melupakan penghinaan ini., Saya akan. menuntut balas atas perbuatanmu Aryo.,Tunggu pembalasanku., " umpat Ki Sapta prana.. dengan dendam membara begitu juga dengan Ki Ranu Galang matanya merah menyala menahan emosi yang memuncak., berbanding terbalik dengan Ki palangi dia justru semakin kagum dengan sikap dingin Aryo padahal dengan mudah dia dapat menghabisi mereka berdua yang telah membunuh orang tuanya dan banyak warga tapi itu tidak di lakukannya dia harus tau apa alasannya.,


__ADS_2