PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
MENYERANG Part 5


__ADS_3

Raja Walan yang mulai menyadari jika


pasukannya telah kalah telak., Langsung menyeru kepada pasukannya untuk mundur masuk kedalam Hutan., Apa lagi saat dia melihat Pasukan iblis yang di pimpin Lavud berbalik menyerang pasukannya Membuat Raja Walan menjadi Kalang-kabut.,


"Mundurrrrr!!!! " Teriak Raja Walan mendengar teriakan Mundur., Sultan Aryo langsung menghentikan perang.,


"Diam di tempat kalian,!!Jangan Ada yang mengejar.!? " ujar Sultan Aryo membuat ki Palangi menghampirinya.,


"Maaf Sultan,. Kenapa Tuan menghentikan kami Padahal sedikit lagi kita bisa menumpas mereka semuanya!? " Mendengar pertanyaan Ki Palangi Aryo hanya tersenyum.,

__ADS_1


"Musuh sudah mengakui kekalahannya dengan mundur masuk kedalam hutan yang otomatis wilayah Kerajaan Tanjung Hira,. menjadi Bagian Dari Kesultanan lembayung,. kita Akan bangun wilayah ini dari Awal dan untuk penduduk jangan pernah paksa mereka memeluk agama yang kita anut biar mereka menentukan pilihan mereka sendiri dan di Wilayah ini akan di pimpin oleh Putriku Arisha.,!? " Ujar Sultan Aryo sekaligus mengangkat Arisha menjadi sultanah di Kesultanan Tanjung Hira.,


ketika mendengar kabar Kerajaan Tanjung Hira Telah di kuasai Kesultanan lembayung,Warga Lembo dan sekitarnya Seketika bersorak-sorai,. mereka keluar ke jalan-jalan mengadakan pawai untuk meluapkan kegembiraan,.


Sedangkan Raja Walan yang kehilangan Kerajaannya langsung pergi menuju Kerajaan Batu Gaping bersama sisa-sisa pasukannya yang setia,. sedangkan lebih dari setengah pasukannya memilih menyerahkan diri dan mengabdi pada pemimpin baru.,


"Tuan Raja,. pasukan kita banyak yang telah berhianat,. termasuk Lavud yang tiba-tiba berbalik menyerang pasukan kita. , Dan bagaimana dengan Nasib Orang Tua Tuanku Raja yang masih Ada di Dalam intana Kerajaan!? " mendengar Ucapan Samir Raja Walan langsung menghentikan Langkahnya.,


"Baik Tuanku Raja!? " Jawab Samir dengan tegas., dan mereka berdua pun berjalan kembali menuju Kerajaan,.

__ADS_1


Sementara itu,. Pasukan Kesultanan lembayung mulai memasuki Wilayah istana kerajaan Tanjung Hira.,


"Aryo Damanta ternyata untuk membunuhmu masih saja sesulit 20 Tahun silam., Oh Rupanya ki Palangi sudah menjadi kaki Tangan dari Aryo Damanta!? " Ujar Anoi yang terduduk lesu karena mengetahui kekalahan Putranya.,


"Anoi Umur kita sudah tidak muda lagi., Saya tidak menghambakan diri pada manusia saya hanya menghambakan diri pada Allah SWT pencipta Alam semesta ini., Anoi di usia senjamu cobalah berbuat baik Agar orang-orang mengingat mu bahwa kamu pernah Lahir Dan hidup Di Kerajaan Tanjung Hira ini!? " mendengar jawaban Ki Palangi Anoi merasa jenggah


"Berhentilah mengurusi kehidupanku Ki Palangi sampai kapanpun saya tidak akan tunduk pada Tuhan yang kalian sembah apalagi harus patuh Pada Aryo Damanta,. sekarang Kerajaan ini adalah milik kalian yang berarti saya dan istriku Adalah tawanan perang., jika kalian hendak membunuh saya dan istri saya., Silahkan lakukan dengan cepat karena saya tidak akan meminta pengampunan,!? " Ujar Anoi dengan pasrah Sambil menatap tajam ke arah Sultan Aryo Damanta.,


"Tidak Akan ada darah yang tertumpah di dalam keraton ini., dan kamu bukan Tawanan kami., Silahkan putuskan sendiri langkah yang hendak kalian ambil dan tidak Ada seorangpun yang akan menyakiti kalian!? " Tegas Sultan Aryo.,

__ADS_1


"Asalamualaikum Sultan Di luar Ada Raja Walan yang hendak bertemu dengan Sultan!? " Ujar seorang prajurit yang tiba-tiba masuk dan melapor.,


"Waalaikumsalam., Baiklah saya akan menemuinya!? " Jawab Sultan Aryo lalu bergegas keluar menemui Raja Walan


__ADS_2