
Suasana mencekam menyelimuti Kesultanan Tanjung Hira, Sultanah Arisha yang berada dalam cengkraman Ratu Zalitun,Pasrah menanti keputusan yang Akan ditimpakan Allah atas jasadnya.," Qaddarallaahuu wa maa syaa-a fa'ala.”Doa Arisha dengan suara lirih Dia sudah memasrahkan Jiwanya
Whusssh....whusss...whusss..
shiiiiiiiiittttttttt
ctassssssss
brakhhhhhhhhhhk
Kepakan Sayap Somali Membuat Raja dan Ratu kegelapan seketika terpana, dan disaat itu pula Sebuah benda melesat dengan sangat cepat melebihi kecepatan Cahaya tepat menghantam lengan Ratu Zalitun. Saking kerasnya hantaman benda itu hingga membuatnya Bergeser dari Sisi Sultanah Arisha beberapa Tombak.,
"Bedebah!! Siapa yang berani menyerang saya secara Sembunyi-sembunyi!!? " Geram Ratu Zalitun Sambil menatap Mahluk Aneh yang tepat turun Dan berdiri tepat Di samping Sultanah Arisha, Mahluk itu dengan cepat langsung Mencengkram Tubuh Sultanah Arisha Dan Dengan cepat membawanya Terbang meninggalkan Kesultanan Tanjung Hira, yang telah di kuasai oleh pasukan Ratu Zalitun, Kejadian itu terjadi Sangat cepat Hingga Keempat Raja dan Ratu kegelapan tidak menyadari hal itu,Dan ketika mereka sadar Sultanah Arisha telah menghilang bersama Makluk misterius Itu hingga membuat mereka semua tersentak.,
"Ratu Apa yang sebenarnya terjadi!? Mahluk Apa tadi gerakannya begitu cepat, Dan Saya tidak bisa melihat Wujudnya dengan jelas? Apa mungkin mahluk itu yang selama ini melindungi Sultanah Arisha dan juga Abiyan Putra Mahkota Kesultanan Lembayung?" Ujar Raja Dasim yang tidak bisa menyembunyikan keterkejutan nya dengan Apa yang baru saja terjadi,.
"Siapapun Orang yang menyelamatkan Sultanah Arisha tadi, Saya Tidak perduli Mereka semua Akan Mati Ketika Fajar terbit Esok hari,. Mereka Pasti Melarikan Diri menuju Kesultanan Lembayung!? " Mendengar Sumpah serapah Ratu Zalitun Raja Walan Datang dan menghampiri Ratu Zalitun,.
"Apa maksud kamu dengan Esok Hari Ratu? Jangan bilang jika kita akan menyerbu Kesultanan lembayung malam ini juga? Kita belum tau Apa-apa tentang makhluk Aneh yang Memiliki kecepatan sangat luar biasa dan dengan cepat tadi Menolong Sultanah Arisha Tanpa kita menyadari semua yang terjadi, Bisa jadi Dia Salah Satu dari pasukan Langit yang turun ke bumi untuk Membantu Pasukan Sultan Aryo? dan untuk hal Tentara langit Saya rasa tidak perlu menjelaskan panjang lebar tentang kehebatan mereka yang sudah di gambarkan Oleh Azabil Penguasa kegelapan.! " Tandas Raja Walan dengan Nada sedikit di tekan,.
"Kenapa Raja Walan!? Kenapa? Apa kamu Takut? Biar saya yang menghadapi makhluk Aneh itu!? Saya tidak perduli Meskipun Dia salah satu dari tentara langit,.!? " Ratu Zalitun semakin kekeh dengan keputusan yang Dia ambil untuk langsung mengejar dan membunuh Semua Orang yang menentang Kekuasaan Kegelapan Jiwanya Telah penuh terisi oleh Dendam yang membara.,
"Ratu, Raja Walan Ada benarnya, Sebaiknya Kita pulang dulu Dan mengatur ulang Strategi kita, lagian pasukan kita juga pasti sangat lelah, Hitung-hitung agar mereka bisa beristirahat sejenak Dan kita bisa dengan fokus menghadapi Sultan Aryo dan semua panglimanya," Ujar Raja Zalan dengan tenang, membuat Ratu Zalitun mengalah dan mengikuti kemauan Raja Zalan dan Raja Walan untuk kembali Ke kerajan Batu Gaping untuk mengatur ulang strategi mereka,.
"Maaf Tuan Raja yang Agung Bagaimana dengan Sandera kita? Apa yang harus kita lakukan pada mereka? " Lapor Salah seorang prajurit, sambil membungkuk tidak berani menatap Wajah Rajanya.,
__ADS_1
"Paksa Mereka untuk Tunduk dan patuh pada penguasa kegelapan, jika mereka tetap teguh dan kekeh pada pendiriannya Bunuh saja jangan kasih Ampun!? " Titah Raja Dastan sambil menatap Masauth dengan tatapan tajam seolah hendak memakan Tubuh Masauth bulat-bulat,.
Raja dan Ratu kegelapan telah kembali menuju Batu Gaping menyisakan Beberapa punggawa kerajaan.,
Aruha dengan langkah Sombong Berjalan sambil menenteng Golok Iblisnya mendekati Raja Masauth dan Lavud yang terikat ditiang kayu yang kokoh, mereka berdua diikat mengunakan Tali penyerap Energi milik Azabil sang penguasa kegelapan yang di hadiahkan pada Khanzab,.
"Raja Masauth yang Namanya tersohor Seantero lautan di Nusantara ini ., Sadarlah kalau jalan yang kamu Ambil itu Salah Dan kembalilah Untuk Tunduk dan patuh pada penguasa kegelapan, Ratu Zalitun pasti memberi kamu Ampunan!? " Mendengar Ucapan Aruha yang penuh kesombongan seakan merendahkan dirinya Raja Masauth Hanya tersenyum Tipis Tanpa terlihat sedikitpun Raut ketakutan di wajahnya,
"Aruha kamu adalah Iblis Tolol, yang lebih memilih kekal di neraka di banding menerima semua kenyataan Yang islam Tunjukan pada kita, Saya tidak akan pernah mengemis Ampunan Kepada Sesama Makhluk ciptaan Allah SWT, Karena Apapun yang melekat pada Jasad ini semuanya Adalah titipan darinya,!? " Ujar Raja Masauth dengan senyum yang mengembang dibibirnya, Yang membuat Aruha menjadi Berang.,
Hiyaaaaaaaaa
Bughhhhhhh
Aghhhhhhhh
Aruha langsung melayangkan tinjunya menghantam dada Raja Masauth dengan keras
membuat Masauth mengerang kesakitan Dan langsung Muntah Darah,
"Apa Kamu benar-benar ingin mati Masauth,!! Hah! Tuhan Yang kamu Agung-Agungkan itu Tidak Akan bisa berbuat Apa-apa untuk menyelamatkan kamu dari murkanya Raja dan Ratu Zalitun!? " Ujar Aruha sambil mencengkram Kerah baju Raja Masauth yang hanya tersenyum sambil meringis menahan Sakit., sedangkan Lavud yang menyaksikan Penyiksaan itu Hanya memejamkan mata sambil berzikir dengan Suara lirih,.
"Sungguh Saya Tidak Takut dengan Murkanya Raja-Raja dan Ratu yang kamu Agung-agungkan Aruha Saya hanya Takut jika Allah SWT yang murka, Sungguh murkanya Allah Semua di luar batas apa yang Kamu dan Ratumu pikirkan, Jika dan Satu yang perlu kamu ketahui Jika Allah masih berkehendak Saya Hidup, Pertolongannya Akan datang dari segala Arah!? "
"Diam kamu Masauth!!! "
__ADS_1
hiyaaaaaaaaa
Bughhhhhhh
aghhhhhhhh
hueghhhhhhh
Aruha kembali melayangkan tinjunya kedada Raja Masauth,. yang membuat Masauth mengerang kesakitan Dan kembali memuntahkan Darah.,Masauth menatap Aruha dengan Senyuman seolah dia sama sekali tidak merasakan sakit,.
Aruha Yang sudah tersulut emosi Langsung mencabut Golok Iblisnya
"Ya Allah kami memohon kepadaMu keselamatan dalam agama dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi, serta taubat sebelum mati dan rahman di waktu mati, dan keampunan sesudah mati. Ya Allah, mudahkanlah kami saat pencabutan nyawa selamat dari api neraka dan mendapat kemaafan ketika amal diperhitungkan. Ya Allah, janganlah Engkau goyahkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk dan berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka." Masauth berdoa Dengan Suara lirih Ketika melihat Aruha menghunus pedangnya hendak menebas lehernya,.
Whussssssssss
Trankkkkkkkk
Aghhhhhhh
Ayunan Pedang Iblis Aruha Hampir menyentuh leher Masauth ketika Sebuah benda Melesat cepat dan tepat menghantam pedang milik Aruha yang langsung mental dari Tangan Aruha., Membuat Aruha mengerang sakit karena merasakan jemarinya Serasa putus,. Belum Sempat Aruha berpikir jernih Dia kembali tersentak ketika mengetahui Jika Raja Masauth dan Lavud sudah tidak Ada di tempat mereka diikat hanya tersisa Tali yang nampat tersusun Rapi,.
"Khanzab,. Kemana mereka pergi,? Siapa yang sudah menyelamatkan mereka berdua? Apa kamu melihatnya? " Ujar Aruha pada Khanzab yang sedang Asik bercanda mesra dengan Srintil,.
"Apa Maksudmu!? Bukannya kamu yang sedang menikmati menyiksa Raja Masauth dengan semangat!? " Jawaban Datar Khanzab menbuat Aruha Smakin frustasi,.
__ADS_1
Next 2 Episode Trakhir
Jangan lupa like Coment dan Vote Agar Author mampu menyuguhkan kisah Akhir Yang menarik