PENGUASA DUA ALAM

PENGUASA DUA ALAM
MUNCUL KEMBALI


__ADS_3

Lima belas tahun telah berlalu Tapi Ki Rekso belum juga bisa melupakan kegagalan mereka yang membuat dia jatuh miskin.,


"Apa yang sedang kau Renungkan Rekso?. Sudah lama kita tidak bertemu nampaknya kamu sudah semakin tua? '' Ujar Ki Ranu Galang yang tiba-tiba muncul., Ki Rekso spontan menoleh dia sangat terkejut ketika mengetahui siapa orang yang tiba-tiba muncul itu.,


" Kamu bisa lihat sendiri bagaimana kondisi ku sekarang!? saya sudah tidak punya apa-apa lagi, selain dendam yang masih membara., apa yang membuatmu keluar dari peraduanmu Ki Ranu Galang? Saya pikir kamu sudah tidak tertarik dengan segala urusan dunia ini? " Ujar Ki Rekso yang penasaran dengan tujuan Ki Ranu Galang., mendengar pertanyaan Ki rekso, Ki Ranu Galang tersenyum sinis.,


"Saya tipikal orang yang selalu menepati janji selama nyawa saya masih ada., saya akan memberikan kepadamu kepala Ki Along., " Ujar Ki Ranu Galang dengan wajah misterius.,


"Tapi saya sudah tidak bisa memberimu apa-apa lagi? Kamu bisa lihat sendiri bagaimana kondisi yang saya jalani? " ujar Ki Rekso dengan wajah muram.,

__ADS_1


"Tenang saja., Saya tidak butuh bayaran apa-apa., kali ini murni hanya untuk menuntaskan pekerjaan yang belum selesai 15 Tahun lalu., " Ujar Ki Ranu Galang., dengan sorot mata yang tajam


"Yah saya hanya bisa berterima kasih.,! " ujar Ki Rekso datar.,


"Bagaimana Kabar Anoi., terakhir saya dengar dia tidak kemana-mana? apa istrinya sudah melahirkan? " Mendengar pertanyaan Ki Ranu Galang sejenak Ki Rekso terdiam dan memikirkan apa yang terjadi pada Anoi.,


"Ternyata Anak kegelapan Anoi sangat haus Darah., sudahlah nanti jika ada waktu saya akan berkunjung.! " Ujar Ranu Galang dengan nada datar.


"Apa rencanamu selanjutnya? " Tanya Ki Rekso.

__ADS_1


"Saya dengar Ki Along sudah berani ke kota Lembo ,.Jadi jika besok dia datang lagi.. saya pastikan kepala sama. tubuhnya terpisah" Ujar Ranu Galang sambil menerawang jauh. sedangkan Ki Rekso hanya manggut-manggut. saja. , Malam itu Ki Rekso dan KI Ranu Galang mulai menyusun rencana hingga rasa kantuk menyerang mereka berdua.,


Dasar sudah tua bukannya sadar malah makin menjadi-jadi badan sudah bau tanah bukannya insaf malah makin jadi blis., Kira-kira begitulah gambaran dari kedua kakek peyot Ki Ranu Galang dan Ki Rekso., yang meskipun usianya telah tua tapi sedikitpun tidak ada perubahan beginilah contoh manusia yang hatinya telah di kuasai iblis laknat., hingga tidak ada satupun sisi manusianya yang tersisa..,


Matahari mulai menyapa., Ki Ranu Galang sedang siap-siap melaksanakan aksinya sedangkan Ki Rekso sedang memanaskan Air., maklum dia hidup sebatang kara., sejak Anaknya Wangsa., mati di bunuh Oleh Ki Along istrinya yang tidak kuasa menahan duka hingga sakit-sakitan dan Akhirnya meninggal tepat 2 purnama kepergian Wangsa., sejak saat itulah dendam Ki Rekso tumbuh subur dalam sanubari nya. , bahkan telah berakar di dalam hatinya.,


"Ki Ranu Galang., hanya ini yang bisa saya suguhkan kepadamu!? " ujar Ki Rekso sambil meletakan sepiring ubi rebus dan kopi panas.,


"Ini sudah lebih dari cukup Ki Rekso., " Ujar Ki Ranu Galang sambil menyeruput kopinya dan memasukan potongan kecil ubi rebus kedalam mulutnya.,.

__ADS_1


__ADS_2