
kukuruyuk... kukuruyuk
Suara kokok Ayam jantan membangunkan Abiyan dari mimpi indahnya dia tersentsk ketika menyadari seluruh warga ikut tertidur di tempat itu.,
"Arfan Bangun Kita shalat subuh!? " Ujar Abiyan sambil mengoyang bahu Arfan.,
huuuuuammm
Arfan menguap dan dengan cepat bangun dan langsung mengambil Air Wudhu.,
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahuakbar
................
Gema suara Azan yang di lantunkan Arfan begitu merdu hingga membangunkan para warga dari tidur mereka yang berselimut malam beratap langit., Semua warga tidak ada yang mengeluarkan suara mereka terdiam larut dalam keindahan suara Azan
__ADS_1
Seusai Shalat subuh Abiyan menoleh kebelakang dia sedikit tersentak ketika seluruh warga menatap mereka tanpa suara., Lalu Abiyan berdiri dan berjalan mendekati Suyitno., Abiyan tersenyum kearah para warga
"Kenapa hal ini bisa terjadi Pak,.!? " Ujar Abiyan sambil duduk di samping Suyitno.,
"Semua berawal saat desa samak mengalami gagal panen Akibat Hama yang menyerang jadi tidak Ada yang bisa kami persembahkan pada penguasa gunung samak,. Dan sejak saat itu Hujan tidak pernah Turun di desa samak ini.? " Mendengar penjelasan Suyitno Abiyan manggut-manggut Dia mulai paham Dengan apa yang sebenarnya terjadi.,
"Berarti seluruh warga termasuk Bapak menyembah gunung samak itu? " Tanya Abiyan menyelidiki.,
"Iyah seperti itulah Tuan karena Gunung samak yang sudah menyediakan kami kehidupan., dan ketika penguasa Gunung samak marah beginilah nasib kami., Gunung Samak sudah tidak memberi kami persediaan Air lagi. " Ujar Suyitno sendu.,
" Tuan Kami percaya pada apa yang kami lihat dan rasakan jika Tuhan yang Tuan maksud Bisa menurunkan hujan sekarang juga kami semua Akan menyembahnya dengan ikhlas., " mendengar ucapan Suyitno Abiyan malas untuk berdebat karena susah meyakinkan lalat jika bunga lebih harum dari sampah., Dan sama halnya dengan Suyitno dan seluruh warga mereka tidak akan bisa hanya di yakinkan dengan kata tampa bukti meskipun bukti-bukti kersaan Allah SWT mereka rasakan tiap hari.,
"Tolong carikan saya Tanah lapang saya Akan memohon kepada Allah SWT Untuk menurunkan hujan di desa ini!? " Ujar Abiyan.,
"Mari ikut saya Tuan!? " Ajak Suyitno sambil berdiri dan berjalan kearah Tanah Tandus yang luas tidak luput para warga juga ikut berjalan mengikuti langkah keduanya.,
__ADS_1
Sesampainya di tengah tanah lapang yang luas Abiyan lalu melakukan Shalat istiqa 2 Rakaat.,
seusai shalat Abiyan lalu menehadahkan tangannya ke atas
" Laa ilaaha illallaahul 'azhiimul haliimu, laa ilaaha illallaahu rabbul 'arsyil 'azhiimi, laa ilaaha illallaahu rabus samaawaati wa rabbul ardhi wa rabbul 'arsyil kariimi, . Tiada Tuhan selain Allah yang agung dan santun. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Arasy yang megah. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan langit, bumi, dan Arasy yang mulia.” Tiba-tiba langit Menjadi mendung
ceklekkkk
Duarrrrrrrr
Suara Petir mengelegar bersahutan membuat para warga kaget dengan wajah tegang berharap cemas akan adanya keajaiban., menskious suara petir bersahutan namun hujan belum ada Tanda-tanda akan segera turun., lalu Abiyan melanjutkan Doanya.,
"Allahummasqina ghaitsan mughitsan mariam mari'a, nafi'an ghaira dlarrin, 'ajilan ghaira ajilin. Ya Allah, turunkanlah Hujan kepada kami, hujan yang lebat merata, mengairi, menyuburkan, bermanfaat tanpa mencelakakan, segera tanpa ditunda." Seusai membaca Doa Abiyan lalu berzikir seketika seolah Keran yang bocor Air hujan turus sangat deras membuat seluruh warga menari-nari di bawah guyuran derasnya hujan yang turun., Dan mereka langsung sujud syukur.,
karena bukti yang telah di berikan Abiyan kepada Suyitno dan seluruh warga Samak., sejak saat itu mereka mengikrarkan memeluk Islam dengan mengucapkan kalimat Syahadatain: Ayshadu An-la ilaha illallah yang artinya saya bersaksi tiada tuhan selain Allah, Wa Ayshadu Anna Muhammada Rasulullah yang artinya dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah., dan mereka semua merobohkan tempat-tempat pemujaan,.
__ADS_1