
"Maaf Ibu,Apa Ibu yakin pelakunya Adalah prajurit Kesultanan Lembayung? " Tanya Abiyan dengan lembut
"Saya Sangat yakin padahal suami saya telah memohon Ampun,.! Tapi Prajurit itu sama sekali tidak perduli!? Dia tetap saja menghujam kan pedangnya pada orang yang sudah tidak berdaya.,! " Ujar Ibu itu menjelaskan secara mendetail.,
"Apa suami Ibu itu seorang prajurit? " Tanya Abiyan menyelidiki kasus itu.,
"Bukan Tuan Kami hanyalah seorang Nelayan.,!? " Jawab Ibu itu dengan linangan air Mata.,
__ADS_1
"Kalau Begitu saya sebagai Putra Mahkota Kesultanan Lembayung memohon maaf yang sebesar-besarnya pada Ibu dan juga Anak Ibu,. karena kelalaian Prajurit Kesultanan membuat Suami Ibu Terbunuh., Ini sebagai ungkapan permintaan maaf saya,. Terimalah!? " Ujar Abiyan sambil menyerahkan 2 Keping koin Emas yang langsung di sambut oleh Ibu tua itu.,
melihat Abiyan yang berbalik pergi., Ibu itu langsung mengejar Abiyan.,
"Tuan Bagaimana kedepannya saya menjalani Hidup,. Tampa suami yang mencari nafkah? " Ujar Ibu itu dengan wajah sendu,. Mendengar keluhan Ibu Itu.,
"Ampun Tuan pangeran saya hanya wanita tua yang kesusahan., Tolong maafkan saya pangeran., Saya sungguh tidak menyangka,. jika rencana yang sudah saya buat Akan terbongkar secepat itu., saya sungguh malu Pangeran.,!? " Ujar Ibu itu sambil bersimpuh ketakutan., Mendengar penyesalan Ibu itu Abiyan hanya tersenyum.,
__ADS_1
"Ibu tidak perlu kwatir karena tidak bisa makan., Sultanah Yang memimpin Kesultanan Tanjung Hira tentu tidak akan membiarkan rakyatnya kelaparan,. Ibu bisa tinggal di istana jika Ibu tidak memiliki Rumah! " Ujar Abiyan masih dengan senyuman yang selalu menghiasi bibirnya.,
"Terima kasih Tuan Pangeran., " Abiyanpun meninggalkan Ibu itu yang masih meratapi kesalahannya.,
"Maaf Tuan Pangeran., Bukankah yang seharusnya menjadi Sultan di sini Adalah Tuan Pangeran,? Lantas kenapa Tuan menyebut Sultanah yang berarti perempuan.,? Bukankah Tuan yang lebih pantas menjadi Sultan karena pemimpin yang seharusnya Adalah seorang pria Bukan wanita Tuan? " Ujar Bisno yang heran dengan keputusan Abiyan.,
"Jika Untuk Shalat memang Arisha tidak bisa menjadi pemimpin tapi Dalam tata Kesultanan Arisha banyak ikut berperan serta dalam kemajuan Kesultanan., Berperang atau Apapun yang dilakukan laki-laki selain menjadi Imam shalat Arisha lakukan dan selama ini tidak ada yang protes lagi pula Arisha Anak Tertua jadi Wajarlah dia yang seharusnya menjadi Sultanah!? " Ujar Abiyan tegas membuat Bisni Bungkam berapa bijaknya Pangeran Abiyan., Yang tidak berambisi pada kekuasaan
__ADS_1