
Setelah kegiatan belajar mengajar di hari itu selesai, Andre dan Meylan langsung keluar dari dalam ruang kelas dan berjalan menuju ketempat dimana sepeda motornya terparkir.
Setelah sampai di tempat sepeda motornya berada, kedua muda mudi itu langsung berboncengan dan meluncur keluar dari area sekolah itu.
Andre langsung mengebut saat sudah berada di jalan raya.
Keduanya langsung menuju ke tempat yang biasa mereka kunjungi.
"Kamu bilang saat pulang sekolah, kamu akan langsung pulang ke rumah, kenapa kamu membawahku ke tempat ini?". Tanya Meylan dengan perasaan bingung.
"Aku ingin bersamaMu untuk dua jam kedepan, setelah itu baru kita pulang kerumah kita masing - masing". Ujar Andre menanggapi pertanyaan Meylan.
Keduanya saling bersenda gurau di pantai tempat yang biasa mereka berdua kunjungi.
Saat jam telah menunjukkan pukul tiga sore, keduanya langsung bergegas untuk pulang.
Kedua muda mudi itu merasa bahagia dengan apa yang mereka berdua lakukan.
Akhirnya Andre menghentikan sepeda motor miliknya tepat di depan pintu pagar kediaman Meylan.
Andre pun langsung pergi menuju ke rumah tantenya saat Meylan memasuki halaman rumahnya.
Tidak lama kemudian, Andre memasuki pekarangan rumah tante Ria dengan mengendarai sepeda motornya.
Seorang pria yang tidak Andre kenal sedang duduk di teras rumah dan menatap ke arahnya.
"Oh, jadi ini om Hendra!?". Gumam Andre di dalam hatinya sambil memarkir sepeda motor yang dia kendarai.
"Apakah kamu Andre ponakannya Ria!?". Tanya Hendra menyambut kedatangan Andre.
"Iya om! Aku Andre, ponakannya tante Ria". Jawab Andre dengan perasaan yang masih terasa canggung.
Andre pun langsung berjalan memasuki rumah itu dan langsung menuju ke kamar yang dia tempati.
Ria yang melihat kedatangan Andre langsung memalingkan wajahnya karena tidak ingin untuk berpas - pasan saling bertukar pandangan.
Andre pun merasakan hal yang sama dengan apa yang Ria rasakan.
Keduanya langsung merasa canggung dengan situasi di saat Hendra sudah kembali pulang kerumah.
Dua hari kemudian hal seperti itu terus berlanjut, sehingga membuat Andre sudah tidak tahan lagi.
Akhirnya Andre keluar rumah untuk mencari tempat kost untuk di sewanya.
Setelah mengecek setiap tempat yang dia singgahi, akhirnya Andre mendapatkan tempat kost yang bebas untuk membawa teman - teman atau keluarga.
Andre pun langsung bertanya tentang harga sewa yang harus dia bayar.
Orang yang di percayakan untuk menjaga kost - kosan itu pun langsung memberitahukan bahwa setiap bulannya Andre harus membayar uang sewa sebesar tiga ratus ribu per bulannya.
Mendengar hal itu, Andre pun langsung mengiyahkannya.
__ADS_1
Dan memilih salah satu kamar untuk dia tempati.
Setelah itu, Andre langsung kembali pulang ke rumah tante Ria.
Saat itu Hendra sedang keluar untuk bertemu dengan kawannya yang akan membantu dirinya untuk bekerja di perusahaan dalam negeri.
Saat melihat Hendra sedang tidak berada di rumah, Andre langsung bertemu dengan Ria dan membicarakan tentang hal itu.
Ria pun langsung menerima dengan positive keputusan dari Andre, sebab dirinya juga merasakan apa yang Andre rasakan.
"Tante! Setelah aku pindah tempat tinggal, bagaimana dengan sepeda motor itu?". Tanya Andre mencari kepastian dari wanita tersebut.
"Kamu bawa saja sepeda motor itu, sebab om Hendra tidak mengetahui bahwa sepeda motor itu aku yang belikan untukMu, jadi kamu harus secepatnya pulang ke kampung dan memberitahukan hal itu kepada ibuMu". Ucap Ria.
"Iya tante, aku akan secepatnya untuk kembali kekampung". Jawab Andre.
"Tetapi ada hal yang harus kamu beritahukan kepadaKu". Ujar Ria.
"Hal apa itu?". Tanya Andre.
"Alamat kost - kosanMu!". Ujar Ria.
"Oh hal itu!? Aku kira hal apa!". Ujar Andre.
Andre pun langsung memberitahukan alamat kost - kosannya kepada Ria.
Keduanya langsung menyudahi pembicaraan mereka berdua.
Saat malam telah tiba dan Hendra pun sudah berada di rumah, Andre langsung menemui Ria dan Hendra saat berada di ruang tamu untuk menyampaikan keputusannya.
"Om! Tante! Besok aku akan mencari kost - kosan untuk aku tinggali".
"Kenapa harus pergi!? Kamu tinggal disini tidak mengeluarkan biaya sewa sepeser pun, jadi lebih baik tinggal disini saja dari pada ngekost". Ujar Hendra.
Andre makin lebih yakin lagi untuk keluar dari rumah tersebut setelah mendengar perkataan Hendra.
Andre merasa Hendra orangnya sangat sombong dan sebenarnya tidak suka dengan kehadiran Andre.
"Tidak apa - apa kok om, biayanya juga tidak mahal kok". Jawab Andre.
"Yah sudahlah kalau memang itu keinginanMu". Ucap Hendra dengan nada suara yang datar.
Mendengar perkataan dan nada suara dari Hendra, Andre langsung merasa tidak sabar lagi untuk pindah dari rumah itu.
Dan muncul rasa benci di dalam hatinya.
Andre pun langsung meninggalkan kedua orang tersebut dan kembali memasuki kamarnya untuk beristirahat.
Keesokan harinya adalah hari libur, sehingga Andre langsung membawa barang - barangnya dengan untuk pindah ke tempat kost yang telah di sewanya.
Karena barang yang Andre miliki tidak hanyalah pakaian serta perlengkapannya untuk sekolah, sehingga hanya di bawanya dengan menggunakan sepeda motor miliknya.
__ADS_1
Setelah selesai membereskan semua barang - barangnya, Andre langsung pamit kepada kedua orang tersebut.
"Om! Tante! Andre pamit dulu".
"Iya! Hati - hati di jalan". Ujar Hendra dengan nada suara yang sama dengan nada suaranya semalam.
"Iya!....Ndre! Kalau ada waktu luang, kamu main - main kesini yah!?". Ujar Ria.
"Iya tante! Kalau ada waktu pasti Andre akan main kesini". Ujar Andre menanggapi perkataan Ria.
Andre pun langsung pergi meninggalkan rumah tante Ria.
Pria muda itu langsung mengendarai sepeda motor miliknya dan melesat pergi.
Akhirnya Andre tiba di tempat kost yang disewanya.
Anak muda itu langsung memasuki salah satu kamar di tempat kost tersebut.
Dia langsung membawa masuk semua barang - barang miliknya.
Untung saja di tempat kost tersebut telah menyediakan kasur dan juga lemari untuk pakaiannya, sehingga Andre tidak perlu untuk membeli lemari dan kasur lagi.
Setelah selesai merapikan semua barang - barangnya, Andre langsung berniat untuk pulang ke kampungnya dengan mengendarai sepeda motor.
Setelah dirinya sudah siap untuk melakukan perjalanan jauh dengan mengendarai sepeda motor, Andre langsung berangkat untuk menuju ke kampungnya.
Tiga jam perjalanan mengendarai sepeda motor, akhirnya Andre sampai juga di rumahnya.
Ibu Andre langsung terkejut dengan kedatangan anak laki - lakinya itu.
"Ndre! Apa yang membuat diriMu pulang!? Dan ini sepeda motor milik siapa!?". Ujar ibunya saat menyambut kedatangan Andre.
"Andre baru tiba dari melakukan perjalanan yang jauh, ibu hanya menyambut Andre dengan pertanyaan seperti itu". Ujar Andre dengan nada suara ketus menanggapi pertanyaan ibunya.
"Ayo masuk dahulu dan beristirahatlah". Ujar ibu Andre.
Andre pun langsung masuk ke rumahnya dan melepaskan jaket yang di pakainya.
Setelah itu Andre langsung berjalan menuju ke dapur dan mengisi perutnya yang sudah keroncongan.
Setelah selesai makan, Andre langsung kembali ke ruang tamu dan duduk.
Dia lalu memberitahukan maksud kedatangannya itu kepada ibunya.
Ibu Andre yang mendengar hal itu langsung tersentak kaget di buatnya.
"Kenapa kamu bertindak seperti itu?". Tanya ibu Andre.
Andre pun langsung menjelaskan hal yang membuat dirinya berinisiatif melakukan tindakan itu.
~Bersambung~
__ADS_1