PERJODOHAN GOGO Dan RARA

PERJODOHAN GOGO Dan RARA
Bab 17 - kedatangan tak terduga


__ADS_3

TOK TOK TOK


Rara membukakan pintu kantor, muncul patrick, vyora .. carlos langsung berdiri menyambut mereka. tapi tiba tiba muncul dua orang di belakang mereka membuat carlos membeku


"sayang..." panggil clara sambil menangis, ia memeluk putranya . carlos masih membeku "maafin momy sayang, maafin momy" clara menangis semakin kencang.


carlos memeluk clara dan mengecup kening ibunya "mom maafin gogo , gogo salah" ia berlutut didepan ibunya sambil memeluk pinggang ibunya yang menjadi sangat kurus sekali dan wajah pucat


rara dan vyora menangis melihat pemandangan itu.


"bangun nak, kamu ga salah, momy yang salah, mengabaikan kamu, bangun sayang" ucap clara menarik carlos bangkit dan memeluk putranya yang semakin tinggi juga semakin kekar


"jangan nangis mom, maafin gogo mom" carlos memeluk ibunya dan menyeka air mata dengan tissue yang diberikan rara. sampai clara agak tenang. baru carlos menatap pria di depannya lalu membuang muka


"go.. maafin daddy, daddy salah sama kamu nak" air mata haekal menetes. pertama kalinya carlos melihat seorang haekal yang arogan, dingin, sombong, kejam meneteskan air mata . hatinya nyeri seketika melihat ayahnya menangis


haekal merentangkan tangan, carlos memeluknya dan menangis. "maafin daddy nak, kamu bersedia maafin daddy kan? daddy banyak bersalah pada momy dan kamu" haekal juga menangis.


"gogo yang minta naaf sudah membuat dad susah hati" ucapnya sambil menangis. mereka semua jadinya menangis bersama sama di ruangan itu sampai situasi tenang carlos meminta mereka duduk di sofa


"momy mu sakit nak, jadi mau kembali ke australia untuk berobat, papi rasa obat terbaik ada disini, jadi maaf papi lancang membawa mereka ke dokter terbaik mereka disini" ucap patrick


"gapapa pih, makasih sudah bawa momy kesini" ucap carlos sopan "mom sakit apa?"


"diperiksa disini ga ada penyakit, hanya momy sangat sulit makan sejak kamu pergi sayang" jawab clara


"momy mu kena penyakit hati, obatnya cuma kamu go" imbuh haekal. "maafin gogo mom"


"kami yang minta maaf nak, karena keegoisan kami, kamu malah hilang" ucap clara sambil mengelus kepala gogo yang berbaring dipahanya, clara melepaskan kacamata dan tompel di wajah carlos


"Buat apa kacamata dan tompel ini?" tanya clara


"supaya ga dikejer cewe mom, nanti letta cemburu" jawab carlos, empat orang tua itu terbahak bahak, sisa rara merona


"letta sini kenalan sama dad mom" panggil carlos


"lepasin dulu nerd nya nak" pinta vyora


rara melepaskan kacamata, kepangan dan hoddie kebesarannya lalu merapikan penampilannya


rara menyalami haekal dan clara


"Om tante salam kenal saya rara" rara menunduk hormat


"panggil dad mom" tegur haekal tegas


"Ah ya.. dad mom, salam kenal saya rara" rara menundukkan kepalanya tanda hormat


clara menatap takjub pada rara "astaga kamu cantik sekali nak, bener bener mirip perpaduan ayah ibumu, sangat cantik" puji clara

__ADS_1


"kenapa sih kalian main nerd nerd an?" tanya haekal


"supaya putramu ga cemburu lah, anakku kan cantik, nanti ditikung orang pula" ledek patrick. empat orang itu terbahak bahak


"mumpung kalian disini dad mau bicara serius" kata haekal "gogo rara kalian tau kalian sejak lahir sudah dijodohkan?"


keduanya mengangguk "kalian berdualah yang kami jodohkan dan rara kekasih mada kecilmu go" rara mengangguk


"tau dad" jawab gogo , keluarga aldebaran terkejut "sejak awal gogo tau, makanya pas dad usir, gogo ke kota awan" tak ada yang tak terkejut disana


"baiklah kalian harus menikah nak"


"gogo tadi sudah melamar letta dad" carlos menunjukkan cincin berlian di jari manis rara "tinggal dad mom tolongin gogo lamarin letta dengan cara benar kepada papi mami" tegas carlos


"Ok kalau begitu semua akan mudah, besok kami akan melamar rara secara resmi ke rumahnya disebelah" ucap haekal "kamu mau konsep pernikahan seperti apa?"


"mau pemberkatan dan acara syukuran saja di gereja kota awan kalau letta, papi, mami berkenan" pinta carlos "kami terlalu muda menikah, nanti mengundang fitnah. tiba waktunya kami akan mengadakan resepsi untuk diketahui keluarga"


"rara , patrick kalian setuju?" tanya haekal


"rara setuju dad" jawab rara, patrick pun mau tak mau setuju padahal ia mau acara besar untuk anak satu satunya itu.


"baiklah aku setuju" jawab patrick setelah menatap istrinya dan vyora mengangguk


"kapan kamu pulang nak?" tanya clara


"selama tujuh tahun ini ijinkan gogo berusaha tanpa nama ivander maupun leonorvost"


"Tapi.." ucap clara


"dad setuju, tujuh tahun kamu harus pulang bertanggung jawab pada keluarga, tapi ada syaratnya"


"katakan dad"


"dikota langit ini, semua yang berbau Cdi dan i adalah atas namamu, setelah menikah kamu dan rara harus tanggung jawabi semua aset, property dan usaha di sini"


carlos dan rara terkejut, mereka menghela nafas berat bersamaan "gogo sudah bilang mau mulai dari nol dad"


"kamu mau mom yang sudah sering sakit mondar mandir ke kota ini tiap waktu mengurus usaha disini?" tanya haekal menatap tajam ke arah carlos.


rara menyentuh lengan carlos dan mengangguk sambil tersenyum


"tapi" ucap carlos


"kita akan mengurus secara virtual, dengan sistem tak akan ada yang tau ownernya go.. " ucap rara lembut "mintalah beberapa asiten pada dad mom papi mami, mereka akan bantu kita di lapangan.. jangan buat orangtua susah hati ya"


haekal dan clara tersenyum melihat interaksi keduanya , rara mampu menundukkan carlos. mereka yakin rara pilihan tepat buat putranya


"baiklah dad.. bisa beri orang dad untuk gogo?" tanyanya

__ADS_1


"dad beri sepuluh asisten untukmu"


"usaha papih disini juga sudah jadi tanggung jawab kalian setelah menikah" tegas patrick "semua yang berbau TA dan AL adalah milik rara termasuk ruko disini, data akan papih beri"


"kalian menerima aset dad mon kalian, tak mungkin menolak aset kami kan?" ancam patrick


carlos akhirnya mengangguk "dengan catatan identitas di rahasiakan ya dad pih" empat orangtua itu mengangguk


"hari sudah siang, mari kita makan dulu" ajak patrick. mereka segera bangkit


"pakai kacamata dan hoddiemu letta" perintah carlos tegas


ia tak mau wajah cantik dan bukit besar rara itu menjadi tontonan pria diluar , rara mengangguk dan melakukan perintah carlos, carlos juga mengenakan kacamata besarnya dan memasang tompelnya kembali


haekal bertatapan dengan clara, patrick bertatapan dengan vyora . mereka tertawa terbahak bahak


"dasar bapak anak sama saja, sama sama posesive" omel clara


"terserah mom, milik gogo tidak buat konsumsi publik" tegas carlos. clara mengedikkan bahunya dan berjalan keluar ruangan


patrick mengemudikan mercy milik rara, haekal duduk di kursi penumpang. vyora dan clara duduk di kursi penumpang bagian belakang


"kamu ikut mobil, aku naik sepeda" ucap carlos, rara segera naik ke mobil.


haekal dan clara heran melihat putranya naik sepeda, patrick segera mengemudi ke J restoran


"kenapa gogo naik sepeda? apa gogo tak punya mobil dad" tanya clara sedih


"jangan bahas mobil, anakmu mencintai sepedanya itu. bahkan motornya ga pernah dipergunakan. kemarin aku sudah menawarkan mobil padanya, dia menolak mentah mentah" ucap patrick santai


"Dad" clara meneteskan airmata


"Sudah jangan nangis, nanti kita beli, kalau sudah di beli dia tak bisa apa apa lagi" ucap haekal. clara mengangguk


"emm.. dad" ucap rara ragu


"katakan nak"


"sebaiknya jangan beli, nanti gogo marah, dibeli pun di kandangin seperti motornya buat apa, bahkan selama di kota langit, mobil ini baru hari ini dipergunakan, kalau ada keperluan bisa pakai mobil rara"


"nanti anak buahnya mau ketemu klien tetap harus menggunakan mobil ra" kata haekal "dad ga tahan dengan airmata momy mu tiap hari hanya gara gara mobil"


"saranku lebih baik minta gogo membayar mobil ini padaku, jadi gogo tak sungkan menggunakannya, kau belikan saja mobil murah untuk dinas kantornya" timpal patrick yang sangat kenal sifat gogo


"bener juga" gumam haekal "kau sepertinya sangat memahami anakku yang keras kepala itu"


"aku bukan hanya paham anakmu yang keras kepala tapi aku memahami kau juga sejak dulu" ledek patrick , clara tertawa


__ADS_1


__ADS_2