PERJODOHAN GOGO Dan RARA

PERJODOHAN GOGO Dan RARA
Bab 55 - Baby C terluka


__ADS_3

"Apa yang harus opa berikan buat baby twins, jet pribadi lagi?" tanya opa pada carlos saat mereka berkumpul di ruang keluarga


"Jangan opa, yang satu hampir tak pernah kami pakai" jawab carlos


"berikan mentahnya saja, biar jadi tabungan baby twins dad" canda haekal tapi ditanggapi serius oleh ayahnya


opa segera membuka dompetnya, abuelo dan grandpa juga berlaku sama , mereka menyerahkan 3 black card pada carlos


"jangan , kalian kesini gogo sudah senang, simpanlah" tolak carlos tapi haekal segera mengambil 3 kartu itu dan menyerahkan ke tangan carlos


"kau mau rumahmu penuh hadiah ?" bisik haekal "kalau tak mau simpan ini agar masalah selesai" akhirnya gogo menerima


"Terima kasih opa, grandpa, abuelo" ucap carlos dan rara tulus, mereka mengangguk


****


tiga pasang kakek nenek itu tiap sore memiliki kegiatan baru selama di kota langit , seperti hari ini


opa oma ivander mendorong stroller baby dea, grandpa grandma leovarnost mendorong stroller baby dam, abuela abuelo mendorong stroller baby dom


didampingi 2 perawat dan belasan pengawal, mereka mengelilingi ruko cdi elite, cdi luxury dan cdi the palace.


berulang kali mereka berhenti sekedar membeli makanan ringan, minuman, mainan, sepatu cicit mereka


"Mohon maafkan kelancangan kami Tuan Nyonya Tua, jangan belikan makanan lagi pada Tuan Nona Kecil. Nanti mereka akan sakit atau dihukum mama mereka" pinta suster maria memelas. "tak ada maksud saya mencegah , cuma nanti tuan muda dan nona muda akan bertengkar lagi gara gara ini"


Enam orangtua itu mendengus "Ais kim grand opa" pinta baby dea, akhirnya mereka nyasar di play land hacata cafe -3 supaya sang cicit tak minta es krim lagi


enam orangtua itu duduk di balkon lantai dua sementara maid mengawasi ketiga cicit itu bermain


Ditengah permainan seorang anak mendorong dea sampai terguling dari perosotan , dea menangis keras. dom segera menolong adiknya, sementara dam menghampiri pelaku


suster maria pulang mengambil bontot makanan anak anak yang sudah di sediakan vyora, suster hilda ke kamar mandi karena mereka tak melihat ada orang lain di play land itu. play land itu memang khusus anak CEO saja yang bisa memasukinya.


"Minta maaf pada adikku" perintahnya datar


"untuk apa aku minta maaf pada adikmu? dia saja yang lemah" dengus anak itu , tiba tiba ia menonjok wajah dam.


"hei aku bicara baik baik padamu, kenapa kau kasar" tanya dam


dam yang tak siap diserang mengalami luka di hidungnya dan mimisan, melihat darah dam langsung kalap, ia memukuli lawannya membabi buta


dom masih memeluk dan membujuk dea "sayang tenanglah, jangan menangis, ada kakak disini" dom menyeka air mata adiknya dengan kaos yang ia pakai


tapi ia melihat adiknya berkelahi dan sedang menendang lawannya, ia segera berlari memeluk adiknya.

__ADS_1


"sudah sudah dam, hentikan, dia sudah terluka" pinta dom lirih melihat luka di hidung adiknya. dea melihat darah kakaknya langsung menangis dan meraung ketakutan


"Mattew papa menyuruhmu makan, ayo" tapi ia terkejut melihat adiknya terluka "siapa melukaimu?" matt menunjuk 3 orang didepannya "mereka mengeroyokku"


"mereka mengeroyokmu?" tanya sang kakak marah, matt mengangguk . sang kakak menemui mereka


"kenapa kalian mengeroyok adikku?" tanyanya dingin


"adikmu yang mengganggu adikku" jawab dam kesal , dom hanya melirik dan mencoba membujuk dea yang masih menangis


"tapi kalian tak boleh memukuli adikku" bentak sang kakak, anak itu berusia 5 tahun, matt berusia 4 tahun.


"kenapa kau kasar sekali?" tanya dam


"kau tidak menyukai kekasaran? aku juga tak suka kalian mengasari adikku" sang kakak mendorong dam kasar sampai menabrak dea, dea dan dam terjatuh . dea semakin ketakutan dan menangis semakin kencang


dom langsung emosi melihat adiknya di perlakukan seperti itu, dia langsung memukuli sang kakak secara membabi buta. matt mencoba membantu tapi dom tak peduli ia malah makin kalap


"hentikan, apa yang kau lakukan" bentak nyonya muda honestine jersey ibu kedua anak itu, ia mendorong dom dengan kasar sampai mengenai dea yang masih menangis


"astaga kenapa kalian memukuli anakku seperti ini, aku akan melapor kepada polisi" teriak wanita itu sambil menghampiri baby C


dea makin takut , ia menangis kejer. dom dan dam tak takut pada sang nyonya, tapi mereka takut pada ayah mereka karena membuat sang adik menangis


"berisik sekali kau hah" honestine menampar pipi dea. dom dan dam langsung menggigit dan menyerangnya dengan kalap


"Apa yang kau lakukan" teriak dua perawat baby C sambil mendorong honestine. maria bergegas memeriksa anak asuhnya. dia terkejut melihat pipi dea lebam beberapa bagian juga lebam , dam mimisan, lengan dan pipi dom lebam


"kau akan mati setelah ini, kau tunggu saja" teriak maria "hilda jaga tuan kecil" maria segera menggendong dea lalu membuka pintu play land


"pengawal panggil tuan besar, nona tuan kecil dilukai di dalam"


seorang pengawal melapor pada majikan mereka di balkon, empat pengawal masuk ke ruangan. wajah mereka langsung pias melihat tiga tuan kecilnya terluka.


"Kau bicara apa tadi? kau tak tau aku siapa?" bentak honest pada maria. ia membuka pintu play land dan berteriak "pengawal" empat pengawal masuk ke play land


honest mau meraih dom lagi karena masih kesal tapi pengawal menghalanginya


"nyonya muda jaga sikap anda, mereka bukan anak kecil yang bisa anda sentuh" tegur pengawal tapi empat pengawal honest maju juga


"jangan menakuti anak anak mario, kalian berkelahi di luar cafe saja" ucap hilda


akhirnya 8 pengawal segera turun keluar cafe untuk menyelesaikan masalah mereka


honest kembali mau menyerang dom , hilda menghalangi dan menendangnya sampai tersungkur

__ADS_1


"Hentikan" teriak seseorang yang baru masuk. ia sangat kaget melihat anak istrinya terluka. ia menatap hilda dan menyerangnya . jadilah mereka berkelahi


"Berhenti, berhenti kataku.. kalian menakuti nona kecilku" pintu playland kembali di buka tapi mereka masih bertarung akhirnya temmy memberi bogem mentah ke wajah bill. bill langsung tersungkur honest dan anaknya langsung memeluknya


para kakek nenek melihat luka tiga cicit mereka langsung terkejut , para nenek memeluk baby c dan meneteskan airmata


"siapa melukai cicitku?" tanya opa ivander pelan dan berat. terlihat ia berusaha mengendalikan suara agar cucunya tak kaget


"Onty itu dan dia" dam menunjuk honest dan mat


para kakek segera menggendong cucu mereka dan mengambil ponsel masing masing


"kuberi waktu 5 menit kau harus tiba di play land cafe 3" ucap opa pelan tapi siapapun tau ia sangat marah kecuali baby C yang tak mengerti


"waktumu 5 menit untuk sampai di cafe 3, aku di play land" ucap abuelo by phone ke patrick


"baby c terluka, kami di play land cafe 3" ucap grandpa melalui ponsel ke carlos


3 pria yang tadinya baru keluar kantor mau jalan kaki ke rumah, langsung berlari ke play land cafe dengan secepat mungkin


"Ada apa ini?" tanya patrick


mata haekal, carlos , patrick hampir meloncat keluar melihat ke adaan baby C. hati mereka sakit sekali


clara dan vyora yang niatnya ke cafe mencari cucu mereka. merasa heran melihat kerumunan di pintu play land. saat sampai di pintu mata mereka hampir keluar melihat keadaan cucu mereka


"Gogo ada apa cucu mom?" tanya clara pelan tapi benar sangat marah pada carlos . ia hanya tak mau cucunya terkejut


"mom gogo tak tau, gogo juga baru tiba tau tau anak anak sudah luka" katanya menahan sakit hati


bill merasa jantungnya hampir berhenti berdetak melihat kehadiran haekal, patrick dan carlos


"hubby.. siapa melukai cucuku" tanya clara


haekal hanya mengecup keningnya


"pengawal bawa mereka semua ke ruang meeting lantai 4 dikantor" haekal segera keluar ruangan diikuti semua orang


"honey bawa anak anak ke ruangan gogo" perintah haekal


clara segera mengarahkan ibu, cucu mereka ke ruangan kerja carlos dan rara.


T20 masuk ke kantor carlos. mereka terkejut melihat ke adaan baby C . akhirnya Asisten wanita tinggal disana, yang laki laki menyusul carlos


__ADS_1



__ADS_2