PERJODOHAN GOGO Dan RARA

PERJODOHAN GOGO Dan RARA
Bab 51 - kedatangan generasi kakek nenek


__ADS_3

Janette meronta ronta "Carlos kamu tak bisa memperlakukan aku sepeti ini, aku mencintaimu" teriak jannete yang sudah terbuka mulutnya


"kalau kau masih melantur maka aku tak segan melenyapkan nyawamu , sudah bagus menantuku memberi jalan hidup untukmu" ancam clara marah


"Mom jangan marah ayo kita pulang" ajak rara lembut. dia menggandeng mertuanya menuju pintu keluar dan pulang


"lepaskan jefry" perintah carlos , jefry segera dilepaskan dan dibawa keluar


"Kirim dia ke nias" perintah haekal lalu keluar ruangan diiringi patrick dan carlos


□□□□□□


Sampai di rumah, vyora, clara membantu rara membagikan barang bawaan dari sang oma di eropah


melihat hadiah hadiah untuknya dan suaminya, vyora terbelalak.


" ini sangat mahal sekali, berapa yang dihabiskan oma kalian?"


"oma kalap, kalau rara tak nenghalangi mungkin bisa lebih banyak lagi hahaha" jawab rara


"oma selalu sangat hemat, ia hanya belanja yang dibutuhkan. barang branded yang dimiliki hanya demi memantaskan diri sebagai nyonya besar ivander. sisanya beliau tak pernah menghamburkan uang" claara menerangkan "oma akan kalap kalau mom kesana. kali ini karena kamu kesana nak"


mereka bertiga mengangguk dan tertawa bersamaan. banyak sekali hadiah buat patrick dan vyora. dia segera menghubungi oma ivander untuk mengucapkan terima kasih melalui video call.


ketiga wanita itu menghabiskan 10 menit berbincang dengan sang oma. tapi oma harus segera berangkat jadi panggilan terpaksa di hentikan


clara mengumpulkan barang untuknya dan suaminya dari sang ibu mertua sementara rara menyimpan semua barang dari oma untuk keluarga kecilnya di kamarnya


"oma opa akan ke kota langit tiga bulan saat rara lahiran, katanya akan membawa dua perawat profesional untuk twins mom" rara menjelaskan pada mertuanya


"Kapan villa kalian selesai?" tanya clara. ia agak khawatir bila bila mertuanya marah jika rumah anak dan cucunya tak memadai


"kata gogo tiga bulan lagi sudah selesai beserta isi , tapi gogo akan ngebut mom" jawab rara. clara mengangguk


🧸🧸🧸🧸🧸🧸

__ADS_1


enam bulan kemudian


22 Juli


kandungan rara sudah sudah 9 bulanan


Mereka pun sudah pindah ke villa, villa berukuran 16 x 30 Meter itu memang melenceng dari perencanaan awal yang harusnya hanya sepanjang 20 Meter


Carlos mendesign villa nyaman buat anak istrinya. villa itu berlantai empat dan dilengkapi lift


● lantai satu terdiri dari 4 kamar . 3 kamar untuk ketiga pasang opa oma mereka, satu untuk ruang kerja carlos. ada juga dapur dan ruang tamu


● lantai dua ada 4 kamar. 2 kamar untuk dua pasang orangtua mereka, 2 kamar sebagai kamar tamu. dilengkapi ruang keluarga dan mini bar


● lantai tiga ada 1 ruang meeting, dan 6 kamar single untuk para maid dan perawat, juga satu kamar bermain yang sangat luas buat anak anak mereka.


● lantai empat adalah kamar carlos rara, dan kamar anak anak mereka , tersedia ruang keluarga khusus buat mereka dengan design cafe mini


Sementara di ruko gandeng 8 pintu dengan 5 lantai yang menghadap jalan raya berbelakangan dengan block 2&3 .. 4 ruko di gunakan untuk kantor heaven official , 4 ruko di gunakan carlos membuka hacata cafe dan pastries -3. dimana lantai 5 ruko itu di gunakan sebagai mess T25 karena Team asisten sudah bertambah


□□□□□


23 Juli


Jakarta bandara soetta


Jam 20:00


Opa oma ivander, grandpa grandma leovarnost, abuelo abuela rollington semua singgah di jakarta dengan jet pribadi masing masing, mereka berencana menginap di mansion haekal dulu.


《abuela \= nenek & abuelo \= kakek / bahasa belanda , vyora asal belanda》


para pengawal sibuk memindahkan barang bawaan tuan besar dan nyonya besar mereka dari jet pribadi masing masing ke jet pribadi milik haekal.


《 para pengawal merasa majikan mereka mau pindah rumah beneran 🤣🤣》

__ADS_1


dari bandara haekal & patrick yang sengaja ke jakarta menjemput mertuanya membawa para orangtua menuju villa haekal yang tak jauh dari bandara soetta. sebelumnya haekal mengajak mereka makan malam dulu di ruangan vip ,ivander cafe yang tak jauh dari bandara.


Setelah haekal memesan makanan, ayahnya meledeknya "Wow masih kuno sistem transaksi disini" sang ibu malah tertawa


"kuno bagaimana" tanya abuelo penasaran, mewakili rasa penasaran grandpa leovarnost juga


"Di ivander group, tidak ada sistem manual lagi, semua pakai sistem gogo, kami memangkas 50% tenaga kerja sejak gogo datang ke eropah setengah tahun lalu. sistem kami canggih dan tak kuno seperti disini setelah di re-manage gogo" pamer opa ivander "berkat gogo laba kami naik 50% lebih"


"Dasar cucu durhaka, dia bahkan tak mengunjungi kami malah mengunjungimu dan membantumu huh" umpat grandpa leovarnost


"hei kau jangan mengumpat cucuku satu satunya" omel opa ivander , grandpa leovarnost meliriknya sinis


"dia juga cucu kami satu satunya kalau kau lupa, setengah darahnya milik leovarnost" balas grandpa "keluarga ivander sudah membawa pewaris tunggal kami, lantas cucu satu satunya pun mau kau kuasai hah?"


"kalian diamlah, yang harusnya protes itu aku, cucu kalian sudah mengambil cucu tunggal kami tapi bahkan tak berusaha mengambil hati kami dan membantu usaha kami" potong abuelo


"bagaimana dia membantu kalian sementara milik kami saja belum dia sentuh" protes grandpa leovarnost


haekal dan patrick memijat pelipis mereka menonton drama perdebatan tiga pria dengan generasi di atas mereka itu


sementara para nenek malah menikmati teh mereka sambil membahas cicit mereka yang kerap video call dengan mereka


"sudahlah jangan bertengkar, gogo memang jago di sistem dan managemen tapi dia masih muda dan harus banyak belajar. setahun terakhir ini aku dan patrick masih membimbingnya ke tahapan lebih lanjut terutama mengenai rekonstruksi dan kekerasan dilapangan" ucap haekal akhirnya


"apakah cucu kalian tak bisa bertarung?" tanya abuelo polos , granpa dan opa menatap haekal tajam


patrick mengeluarkan video pengeroyokan di kota awan . tiga tuan besar menonton serius pertarungan itu


"kenapa dia lemah sekali?" tanya abuelo dan langsung mendapat tatapan sinis dua besannya


"kenapa? aku bicara jujur, bahkan kau bisa mengalahkannya dengan mudah" imbuh abuelo "bagaimana melindungi anak istrinya di eropah kalau selemah ini" mereka terdiam seketika


tak lama mereka menatap haekal dan patrick tajam "dad bukan salah haekal, haekal kerja, gogo juga kerja" haekal mengelak "awas kalau sampai cucuku mengalami bahaya karena kau tak mendidiknya menjadi kuat" ancam opa. haekal hanya diam


akhirnya mereka kembali ke villa beristirahat karena besok siang mereka akan berangkat ke kota langit

__ADS_1



__ADS_2