
Jam delapan malam Carlos pulang ke rumah dengan hati yang masih kesal. Saat masuk kekamar ia segera membersihkan diri lalu mengambil piyamanya yang sudah disediakan istrinya . bergegas ke nakas mengambil teh dalan thermos mini buatan istrinya dan menyesapnya
Drtttt Drtttt
Ponsel istrinya bergetar
ia melihat pop up
"Hi Letta sudah tidur? zozo"
carlos memasukkan pasword ponsel istrinya tak bisa terbuka, ia semakin kesal karena pasword istrinya sudah di ganti dan ia tak bisa membukanya
masuk lagi pesan dan gogo membaca dari pop up
"Apakah suamimu memarahimu letta. zozo"
"ijinkan aku mengenalmu lebih dekat,zozo"
carlos memejamkan matanya sesaat menenangkan dirinya
"sejak pertama kali melihatmu, hati ini sudah bergetar.zozo"
pop up kembali masuk. hampir saja carlos membanting ponsel istrinya
Krekkk
rara memasuki kamar mereka dan memadamkan lampu utama lalu berbaring disamping gogo yang memegang ponselnya
"Ada pesan?" tanya rara sambil menarik ponselnya dari tangan carlos tapi carlos mengambilnya
"berapa paswordnya?" tanyanya dingin
"250722"
carlos memasukkan pasword itu, terbukalah ponsel istrinya dan ia membuka pesan zozo lalu menunjukkan pada rara. rara hanya membacanya
"aku akan membalas pesannya" kata rara "aku beritau untuk jangan menghubungiku lagi, kalau ada perlu hubungi suamiku ya"
"Aku blockir saja" jawab carlos, rara mengangguk
carlos segera memblokir pesan zozo , tapi matanya menangkap nama pesan lainnya.
felix, ia membuka pesan itu dan membaca semua history pesan rara dengan felix. rara melihat dia membuka halaman felix segera merebut ponselnya dari carlos tapi carlos merampasnya kembali dengan mata memerah
"kembalikan, itu privasiku" pinta rara mencoba mengambil ponselnya
"Tidur ditempatmu" bentak carlos dengan menggelegar. rara yang dibentak langsung membeku mengingat kejadian lama.
setelah memeriksa chat felix yang penuh perhatian dan cukup mesra pada istrinya bahkan menyinggung perasaan felix di masa lalu pada rara ia menutup halaman felix lalu memeriksa pesan lainnya
mendarat di halaman lazarus, terbaca perhatian lazarus dan ungkapan perasaan lazarus, menghibur rara, juga membahas perasaannya sejak dulu pada istrinya , emosi carlos seketika terpicu
"jadi ini yang kau lakukan selama ini hah?" bentaknya lagi dengan suara menggelegar.
air mata rara menetes dan ia segera bangkit menuju pintu keluar kamar. "mau kemana kau" teriak carlos
"malam ini aku tidur dengan anak anak" jawabnya dingin dan membuka pintu kamar, carlos melemparkan ponselnya ke dinding dengan sangat kencang , seketika ponsel rara tak berbentuk lagi
__ADS_1
"kau berani keluar kamar hah?" bentaknya tapi rara tetap menuju pintu, carlos menariknya dan melemparkannya dengan kasar ke ranjang
rara memegang perutnya sambil meringis, wajahnya pucat, bekas operasinya belum pulih. menahan sakit luar biasa rara meringkuk tanpa suara
Carlos menyadari reaksi istrinya, ia sadar ia sudah kasar pada istrinya. ia segera memanggil perawat,
"Suster maria buka pintu" carlos mengangkat tubuh istrinya dan membawanya ke rumah sakit dengan taxi online yang dipesannya
"Nyonya muda mengalami trauma akibat gerakan extreme pada bagian perutnya, kita coba USG dulu Tuan Muda"
dokter melakukan prosedur pemeriksaan pada rara dan akhirnya sang dokter berkata
"Tuan muda, jaga nyonya muda baik baik, beliau baru operasi .. hindarkan gerakan extreme. untung saja jahitannya tidak terbuka. biarkan nyonya muda istirahat beberapa hari bed rest . jangan sampai kelelahan. seminggu lagi bawa nyonya kesini lagi untuk diperiksa"
"saya bukakan obat anti sakit dan antibiotik bisa mempercepat pemulihan nyonya muda"
"Baik Dokter. Terima kasih" jawab carlos.
carlos menyerahkan emoney cardnya pada suster maria untuk menebus obat, setelah obat ditebus carlos memberi minum obatnya duluan pada rara, lalu segera menggendong istrinya pulang
"Letta maafkan aku. aku khilaf tak bisa mengendalikan diri. maafin aku ya" pinta carlos saat mereka sudah di kamar.
Rara hanya diam membaringkan tubuh lalu menutup matanya . air matanya menetes sampai ia tertidur dalam kesedihan
●●●●●
Esok pagi
rara tak mampu bangkit dari tempat tidur. perutnya perih luar biasa, wajahnya pucat pasi. ia segera menutup matanya
Jam 06:00
carlos segera keluar kamar menuju dapur mengambil sarapan istrinya yang sudah disediakan perawat. lalu membawa kekamar
"makan sedikit lalu minum obat ya" rara menelan makanannya dengan susah payah sampai habis. ia menelan obatnya . setelah 15 menit. rara menutup matanya dan kembali tertidur
carlos menatap istrinya dengan perasaan bersalah dan penuh penyesalan. cemburunya bener bener diluar kendali sampai ia mengasari istrinya kembali
perasaan takut mulai merasuki hatinya, ia kembali takut istrinya meninggalkannya. hatinya di landa khawatir. ia memeluk dan menciumi istrinya tapi istrinya tak bergeming
"maafkan aku sayang, aku terlalu mencintaimu sampai aku tak bisa mengendalikan rasa cemburuku, kau begitu cantik. aku tak kuasa menahan diri" air mata carlos menetes
carlos segera membersihkan diri, menghabiskan sarapannya lalu segera turun ke lantai dua untuk bekerja tapi matanya tetap mengawasi pintu kamar
jam makan siang carlos naik membawa bubur dan menyuapi istrinya di kamar. rara menghabiskan buburnya dengan menelan. perutnya sakit sekali tapi hatinya lebih sakit
setelah meminum obatnya ia kembali memejamkan mata
"sayang, maafkan aku, aku tak sengaja, maafkan aku. ku mohon jangan mendiamkanku seperti ini, aku mencintaimu sampai tak mampu mengendalikan cemburuku" bisik carlos sambil memeluk rara. tapi tubuh mungil itu tak bergeming
●●●●●
Seminggu berlalu, rara sudah bisa bangkit meski masih nyeri. dia bisa kekamar mandi dengan perlahan tapi belum bisa banyak gerak
Acara pelantikan zozo di hadiri carlos, vincent dan nath serta petinggi di rumah sakit
Carlos sudah menggantikan ponselnya dengan ponsel baru, mengembalikan data dan kartu seperti sediakala. dan meletakkannya di atas nakas di samping istrinya.
__ADS_1
Rara bahkan tak berminat menyentuh ponsel itu sama sekali. ia hanya makan dan tidur. lalu menciumi baby C yang di bawa perawat kekamarnya saat carlos kerja
"Demi kalian mama coba bertahan nak" rara meneteskan air matanya dan menciumi anaknya lalu kembali berbaring
Jam empat sore carlos ke kamar dan membersihkan diri, menyerahkan bayinya pada perawat
"letta kita ke rumah sakit ya, waktunya pemeriksaan" rara hanya diam dan berjalan pelan ke walk in closet. setelah mengenakan pakaiannya ia segera turun bersama carlos menuju rumah sakit
"Keadaannya nyonya muda sudah membaik, tapi perbanyak istirahat jangan banyak gerak dulu Tuan Muda, saya akan meresepkan vitamin, Tuan berikan rutin ya"
"banyak makanan bergizi, banyak istirahat, rutin minum vitamin, jangan stress akan cepat pulih Tuan Muda"
"Baik dokter, Terima kasih" Jawab carlos
Carlos mendudukkan rara di kursi roda lalu meninggalkannya di kursi ruang tunggu didepan apotik sementara carlos menebus resep
Zozo yang melihat rara di kursi roda menghampirinya. "letta kenapa bisa disini, kenapa di wheel chair? ada apa?" tanyanya
"Aku kemarin terpeleset, bekas operasiku nyeri jadi dokter memberiku obat" jawab rara datar. wajahnya sangat pucat
"Aku memiliki vitamin yang aku bawa dari Ausie, besok aku akan mengirim padamu, bila meminumnya luka bedahmu akan segera pulih secara signifikan.. aku akan menitip pada aiko atau nath"
"Baiklah, terima kasih dokter" jawab rara datar
"Letta kita pulang" kata carlos dingin
"Aku kembali bekerja letta, Tuan Muda" Pamit zozo , ia segera berlalu .
carlos menatap rara datar. rara bahkan tak mau repot repot menatapnya
carlos segera mendorong kursi roda ke loby dan menggendong istrinya ke mobil. sampai rumah ia mengangkat tubuh istrinya ke kamar dan membaringkannya ke ranjang
setelah memberikan makan malam pada istrinya dan vitamin, carlos membaringkan istrinya lalu membersihkan diri
TRINGG TRINGGG
ponsel istrinya berdenting
rara bahkan tak mau menatap ponselnya, ia segera menutup wajahnya dengan selimut dan memejamkan matanya
carlos membaca pop up pesan dari zozo pada istrinya tapi carlos tak menyentuh ponsel itu . ia takut khilaf dan menyakiti istrinya
●●●●●
besok pagi aiko mengantarkan vitamin untuk rara yang di titipkan oleh zozo pada aiko di cafe saat jam dinner
tak tanggung tanggung, zozo memberinya 6 botol untuk konsumsi selama 6 bulan, rara meminumnya dengan rutin . kesehatannya berangsur angsur membaik dan dalam beberapa hari rara sudah bekerja kembali seperti biasa
sejak pertengkaran itu, sikap rara berubah total, dalam kehidupan pekerjaannya ia lebih banyak diam dan hampir tak pernah bicara kecuali penting sekali, sisanya ia memberi perintah melalui WA, wajahnya selalu dingin pada siapapun.
dan kepada gogo, ia melayani dan menyediakan kebutuhan suaminya tiap pagi dan malam. tapi ia sama sekali tak pernah bicara pada carlos. bila carlos meminta hak nya, ia akan memberikan tapi tidak merespon apapun
setiap sore pulang kerja ia memilih masuk istirahat atau tidur dikamarnya, carlos akan membawa anaknya jalan jalan tiap jam empat sampai jam enam . rara akan bermain dengan anaknya setelah mereka di kamar.
kadang kadang rara tertidur dikamar anaknya dan carlos yang mengangkat tubuh mungil istrinya kekamar
mengenai ponsel, ponsel pengganti yang di berikan carlos keluaran apple terbaru sama sekali tak pernah ia sentuh, masih diatas nakas samping ranjangnya, tiap malam carlos yang mengecas ponselnya.
__ADS_1
rara membeli ponsel android biasa yang harganya jauh lebih murah untuk ia gunakan sehari hari . carlos pasrah menerima kelakuan istrinya. ia hanya terus mencoba meminta maaf dan menyapa istrinya setiap hari