PERJODOHAN GOGO Dan RARA

PERJODOHAN GOGO Dan RARA
Bab 29 - kabur


__ADS_3

"Kak el yo jalan aku rindu papih , bisakah hari ini kamu mengemudi lebih cepat" kata rara saat memasuki mobil felix , felix pun melajukan mobilnya menuju kota awan dengan kecepatan sedikit di atas rata rata


Satu jam Carlos duduk diruangannya, ia melirik menatap cctv ruangan istrinya, rara tak ada disana, ia merasa ada yang tak benar, ia memeriksa cctv yang menghadap ke jalanan. Akhirnya menemukan istrinya sudah pergi dengan mobil felix. ia melemparkan gelas dimejanya ke lantai


PRANKKKKKKK


kebetulan fauziah masuk ke ruangannya dengan ricko


"Ada apa carlos?" tanya mereka bersamaan


"Kau keluar dari ruanganku, semua gara gara kau , KELUARRRRR" bentak carlos dengan mata merah pada fauziah.


fauziah terkejut. ia bukan wanita bodoh. tak mau memancing emosi carlos ia segera keluar ruangan carlos


"Kau kenapa bro?" tanya ricko sambil memberi pesan pada OB untuk membereskan pecahan gelas


"Kau punya nomor ponsel felix?" tanya carlos yang ingat ricko masih teman felix.


"Mau ngapain?" tanya ricko bingung "Berikan nomornya" pinta carlos tegas. ricko memberikan nomor ponsel felix pada carlos. carlos menghubungi felix


"jangan angkat felix, itu dari suamiku" ucap rara , felix meliriknya dan kembali fokus pada jalanan


"Dia yang memukul wajahmu sampai lebam dan bibirmu pecah?" tanya felix. Rara hanya mengangguk. felix meremas setir dengan emosi tapi tak berkata apa apa


"bercerailah dengannya, aku akan menjagamu" ucap felix lemah , rara mengangguk


ponsel yang sedang di charge felix terus berdering. felix mematikan suara ponselnya. helix, ricko, yeriko, carlos, bergantian menelponnya karena ponsel rara dimatikan oleh rara


mereka tiba di kota awan didepan halaman rumah patrick, felix berputar membuka pintu untuk rara, rara keluar mobil tapi kepala rara sudah sangat pusink, ia terhuyung dan matanya gelap


felix menangkap tubuh mungil itu dengan sedih, lalu menggendongnya ke dalam rumah, patrick maupun vyora sangat terkejut melihat putrinya di gendong oleh felix dalam keadaan tak sadar


"rara kenapa felix?" tanya patrick setelah felix membaringkan rara di ranjang kamarnya dan segera keluar


"om sebaiknya panggil dokter dulu" kata felix datar dan sedih, vyora segera menghubungi dokter


"felix juga ga tau om, tadi rara ketakutan minta tolong di antar ke kota awan. jadi felix antar , sampai depan rumah malah pingsan"


patrick melihat kesedihan dimata felix. bukan felix yang membuat rara pingsan


Dokter pun datang memeriksa rara, dokter melihat luka di wajah rara

__ADS_1


"kenapa kalian memukul nona muda?" tanya dokter datar pada patrick "apa maksudmu?" tanya patrick balik tak kalah datar


"nona muda sedang hamil, kenapa kalian memukulnya, itu yang aku tanya. disini hanya ada kalian bertiga" tuding dokter itu


ketiganya sungguh kaget mendengar rara hamil. tapi dua orangtua itu lebih kaget dituding dokter itu


"maksudnya bagaimana dokt" tanya vyora


"lihat pipi dan bibir nona muda bekas tamparan keras nyonya" patrick dan vyora berlari menghampiri rara dan memeriksa lebam diwajahnya. hati mereka sakit sekali. vyora langsung menangis


"Nona muda tertekan, shock, kandungannya masih muda masih 4 minggu, jangan sampai terulang daripada terjadi sesuatu pada janinnya dan jangan sampai stress" pesan dokter dengan ketus


patrick menatap tajam pada felix dengan aura membunuhnya . felix sadar bahaya mendekatinya


"Om luka itu bukan urusan saya, justru karena itu rara minta tolong saya antar ke kota awan, masalah rumah tangga saya taj berhak ikut menjelaskan, nanti om tanya rara saja saat sadar"


patrick dan vyora terkejut, apakah menantu mereka yang tega berbuat begini


"Mih" panggil rara lirih


"Rara kamu sudah bangun? kamu baik baik saja? tinggalkan saja bajingan itu, kau berhak bahagia" ucap felix dengan sedih melihat kondisi gadis cinta pertamanya sekaligus cinta terakhirnya terbaring dengan luka


"Kamu sedang hamil nak, jangan banyak berpikir dulu" ucap vyora sambil menangis


"Nona anda jangan menangis, kasihan bayi anda, jaga suasana hati anda. ia tak bersalah nona" pesan dokter. rara kaget mendengar ia sedang hamil


"tuan ini resep vitamin , penguat kandungandan obat mual juga susu kehamilan, obat mual hanya diminum kala mual" pesan dokter menyerahkan resep "silahkan tebus ke apotik"


"felix yang tebus om" ucap felix


"gapapa anak buah om saja, kamu disini dulu" patrick mengurus resep anaknya lalu mengantar dokter keluar rumah dan kembali kekamar


"rara mau cerai pih mih, lebih baik rara mati saja kalau harus bertemu bed- ebah itu lagi" tangis rara makin deras, vyora menangis memeluk putrinya


"sekarang berhenti menangis, lupakan dia , papih yang akan mengurusnya nanti. jaga bayimu baik baik nak, dia tak berdosa" pesan patrick dengan hati yang sakit


"terima kasih sudah mengantar rara felix , maaf tadi slaah tuduh nak"


"gapapa om, saya paham perasaan om, felix pamit dulu ya om, takutnya salah paham dengan carlos nanti" ucap felix . patrick mengantar felix keluar rumah


sebuah mercy berhenti di halaman rumah patrick, 3 orang turun berlari kearah mereka

__ADS_1


"Bedebah, kemana istriku hah?" bentak carlos sambil menarik kerah baju felix tapi patrick menepis tangan carlos dan mendorongnya


"pergilah, kau tak di terima disini, aku akan mengirim surat cerai padamu setelah ini" usir patrick dingin


"rara istri gogo, sampai matipun gogo ga akan ceraikan rara" jawab carlos tegas dengan mata memerah dan menerobos masuk


BUGHHH BUGHH BLAMMMM


"kau kira ini rumah siapa, kau bisa masuk dan keluar sesuka hatimu?" tanya patrick dingin


Ricko dan helix mengangkat tubuh carlos yang terhempas dilantai dan memuntahkan darah


"pih gogo mau ketemu rara pih" pinta carlos


"kau tak mampu melawanku, hanya ayahmu yang mampu melawanku, jadi pergilah sebelum aku membunuhmu"


carlos masih mendesak mau masuk , patrick mengangkat kaki menendang kepala carlos tapi helix yang menerima tendangan itu akhirnya helix muntah darah, felix segera mengangkat kakaknya bangkit


"jangan pernah muncul didepanku lagi, dihari pernikahan kalian, aku sudah katakan kembalikan putriku baik baik jangan sakiti dan lukai dia, tapi hari ini apa yang kau beri, pergilah dari hadapanku" patrick segera masuk, carlos masih mau maju tapi ditahan ricko


"sebenarnya apa yang terjadi hah?" tanya ricko pada felix


"kau tanya bede -bah itu, dia memukul rara yang sedang hamil, sampai rara pingsan , makanya om patrick marah"


dua orang itu menatap carlos tak percaya


"kau memukul istrimu bro?" tanya ricko


"istrimu sekecil dan sedang hamil masih kau pukuli?" tanya helix kaget "apa kau sudah gila hah?" teriak helix


"ra rara.. buka ra.. anakku bagaimana ra.." teriak carlos memukuli pintu mertuanya


tiga orang itu menarik tubuh carlos "kau mau mati? kau bukan lawannya, dia asisten Tuan Besar, Team bawah tanah" bentak helix. gantian felix dan ricko yang terkejut


"kita kembali dulu, nanti baru cari solusi, jangan sampai kau mati konyol disini" perintah helix tegas, mereka bertiga mengangkat paksa carlos ke mobil


"nggak aku mau anakku" teriak carlos seperti kesurupan tapi 3 orang itu mendesaknya masuk mobil , helix segera mengemudikan mercy itu menjauh


mereka segera keruangan vip hacata cafe. carlos menangis meraung raung disana


helix segera mengirim pesan pada haekal memberitau situasi carlos di kota awan

__ADS_1



__ADS_2