
Jam 05:00
rara bangun menyiapkan pakaian suaminya yang kemarin mereka beli. lalu bergegas membersihkan diri. cuaca sangat dingin untung saja penghangat ruangan di kamar mandi bekerja dengan baik
usai membersihkan diri, rara mengambil tempat kopi, lalu menuangkan dua sendok kopi & sesendok gula di gelas. lalu meluar merebus air panas. kopi kesukaan suaminya harus menggunakan rebusan air panas. usai membuat kopi. rara segera menyimpan air hangat dalam thermos kecil juga sebuah gelas kosong.
rara bergegas membawa minuman ke kamar dan meletakkan di atas nakas disamping ranjang suaminya tidur
rara keluar memasak sarapan sederhana dengan bahan yang ia beli kemarin di super market asia. nasi goreng seafood pedas dua porsi dan nasi goreng seafood tak pedas dua porsi. menggoreng sedikit ayam goreng, juga telur mata sapi. setelah menyimpan makanan di lemari electric penghangat makanan rara bergegas naik ke kamar membangunkan suaminya
rara tak sadar semua aktifitasnya sedang di tonton sang opa oma melalui cctv dari kamar mereka
"Hubby wake up" coleknya dilengan suaminya. carlos membuka mata dan mengecup bibir mungil warna pink itu
"Morning kiss" bisiknya. ia segera bangkit meneguk kopi hangatnya lalu ke kamar mandi membersihkan diri. setelah mengenakan pakaian yang diletakkan istrinya di sofa, ia bingung tak membawa pakaian resmi.
ia mengenakan celana bahan hitam dan kemeja slimfit warna putih. tiada jas dan dasi. setelah melirik rolex daytona pemberian ibunya . ia segera meraih pinggang istrinya ke ruang makan
"morning opa oma" sapa mereka "morning" jawab keduanya
opa oma sudah menunggu di meja makan, opa tampak masam wajahnya, "sayang duduklah, mari sarapan dulu" ajak oma .
carlos segera duduk , rara ke dapur mengambil nasi goreng, dua yang tak pedas ia serahkan ke hadapan opa oma. dua yang pedas ia letakkan di hadapan suaminya dan dihadapannya
lalu menghidangkan ayam goreng & telor mata sapi di tengah . wajah opa masih masam saja . pelayan menghidangkan jus empat gelas & air putih di hadapan mereka
"selamat makan semua" ucap carlos dan rara bersamaan. carlos memimpin doa makan.
mereka segera makan dengan tenang, "opa kenapa tak bahagia ?" tanya carlos hati hati
"Opamu ngambek karena rara membuatkan kopi hanya satu gelas saja. opa suka kopi indonesia" ledek oma. rara terkejut. carlos menatapnya istrinya.
rara segera masuk kekamar membawa sebuah gelas yang berisi kopi. rara kedapur menyeduh air panas dan meletakkan kopi plus gula di hadapan opa
"opa maafin rara, rara tak berani lancang membuat kopi untuk opa. minumlah dulu opa. cuma itu gulanya sesendok saja. gogo tak suka manis. bila opa mau manis tambahkan gula ya"
opa memghirup aroma kopi, lalu mencicipinya. "sungguh enak sekali" pujinya, wajahnya sudah senyum. memang bener kata orang, semakin tua semakin suka merajuk.
"pahit ya opa?" tanya rara
"ngga , ini enak sekali. opa tak suka manis nak. ini sangat pas sekali, seperti buatan clara" rara senang mendengar sang opa menyukai kopi buatannya
"nasi gorengnya juga super enak sekali. opa suka sekali, rasanya sangat pas" puji opa lagi. rara mengangguk
"Kalian sudah siap? sebentar lagi sopir akan mengantar kalian ke bank" ucap opa, keduanya mengangguk "mana jas mu?" tanya opa
"Kan niatnya babymoon, jadi gogo ga bawa jas opa" jawab carlos
"Ambilkan jas untuk tuan muda kecil" perintah opa pada kepala rumah tangga mansionnya , tak lama ia kembali membawa setelan jas
"ini punya opa, masih baru, posturmu sama dengan opa dan haekal, hanya haekal sedikit lebih tinggi dan kekar. cobalah apakah muat"
"masa gogo tak kekar opa?" protes carlos. opa tertawa " kamu kekar dan sangat tampan. tapi ayahmu lebih kekar"
carlos mencoba jas opanya. ukurannya pas seperti disediakan khusus untuk carlos. "tampannya kamu cucuku" puji oma senang , opa mengangguk
"Pergilah gogo, ini ada bekal makanan mana tau istrimu lapar, ia sedang hamil ditambah cuaca dingin. berikan pada istrimu sesekali" oma menyodorkan sebuah tas mungil berisi bekal makanan. carlos menerimanya
"Terima kasih opa oma. kami pergi dulu" mereka segera ke halaman menuju mobil yang menanti mereka
__ADS_1
mobil segera meninggalkan mansion yang seperti istana itu bahkan jauh lebih besar daripada mansion ayahnya dijakarta
saat mereka tiba di ivander italy bank, kepala cabang sudah menunggu mereka dengan gelisah. carlos bergegas turun sambil memeluk pinggang kecil istrinya
8 pengawal mengiringi mereka "Ini Tuan Muda kecil ivander" kata kepala pengawal kepada kepala bank itu.
"Tuan Muda Kecil silahkan masuk , kami sudah menunggu anda tiba" ucapnya sambil membungkuk, carlos mengikuti dengan wajah datar
mereka di sebuah ruang tamu mewah
tak lama enam petugas menghampiri mereka tapi di cegat kepala pengawal. tubuh mereka di geledah oleh pengawal. baru diijinkan mendekati carlos
"Yang tuan rumah siapa, yang di geledah siapa" batin rara
sementara carlos tenang tenang saja. sejak kecil dia sudah diperlakukan begini jadi dia bisa menyesuaikan diri. bahkan saat dia kecil , kalau ke mall bersama opanya saat berlibur, opanya meminta 30 sampai 40 pengawal menemaninya
"Tuan Muda Kecil, Anda memiliki dua rekening disini, deposito anda sudah jatuh tempo 14 tahun lalu dan tak ada perintah renew jadi otomatis saldo jatuh ke rekening anda. satunya adalah rekening active anda yang masih masuk dana di tanggal 30 akhir bulan kemarin"
"Direkening pertama anda ada saldo 6Milliar Euro lebih Direkening kedua ada saldo 5 Milliar Euro"
Carlos rara mendadak pusink, mengelus dada mereka mengingat berapa kerugian bunga bank yang harusnya mereka terima jika mereka mengurusnya rekening mereka dengan baik beberapa tahun itu
"Saldo minimum untuk kartu saya berapa Tuan?"
"1.5 Milliar Euro Tuan Muda Kecil" jawab kepala bank "Kartu seperti milik anda hanya di miliki 3 orang yang ada di dunia ini, Tuan Besar Ivander, Tuan Muda Haekal dan anda sendiri"
"Kalau begitu, anda bantu depositokan 1,5Milliar Euro, sisanya lusa saya akan kesini mengurusnya dengan baik.. sekarang bantu proses internet banking untuk saya agar saya dapat mengurus rekening saya secara online Tuan"
"juga pindahkan saldo untuk bukakan rekening dan deposito atas nama istri saya sebesar 1,5Milliar euro, sediakan black card, dan internet banking untuk istri saya juga. datanya sudah saya kirimkan pada anda kemarin"
"Ice Tea dan Lemon Tea hangat buat istriku , itu saja.. Terima Kasih" jawab carlos. staf segera mengurus minuman Tuan Muda Kecil Ivander tersebut
20 menit kemudian kepala bank kembali menyerahkan pada carlos
● dua buku rekening
● dua ATM hitam berlapis emas dan berlian
● dua kartu kredit berlapis berlian tanpa limit
● selembar surat berharga deposito
● sebuah amplop berisi data internet banking buat carlos
dan menyerahkan pada rara
● sebuah buku rekening
● satu ATM hitam berlapis emas dan berlian
● satu kartu kredit berwarna hitam berlapis emas dan berlian tanpa limit
● selembar surat berharga deposito
● selembar amplop berisi data internet banking rara
__ADS_1
"Saya akan menghubungi anda, saya akan kembali lusa bersama istri saya" ucap carlos "Anda berikan print out 14 tahun rekening saya dan serahkan pada pengawal saya"
"Baik Tuan Muda kecil.. selamat jalan" mereka membungkuk mengantar kepergian Sang Tuan Muda kecil . kepala pengawal menyisakan satu pengawal mengurus permintaan Tuan Muda Kecilnya
Carlos rara bergegas menuju bank prancis, kepala bank sudah menanti mereka di pintu utama bank
"Silahkan masuk Tuan Muda Kecil, Nyonya Muda kecil" sapa sang kepala bank sambil membungkuk lalu menggiring mereka ke sebuah ruangan
"Anda memiliki dua rekening disini, deposito yang sudah jatuh tempo selama 14 tahun dan saldo jatuh ke rekening anda, yang kedua adalah rekening yang active , sampai bulan lalu tanggal 30 masih ada dana masuk"
"Saldo rekening dari deposito anda 5,5 Milliar Euro , Saldo rekening satunya 4,5 Milliar Euro Tuan Muda Kecil"
"Baiklah saldo minimum berapa untuk black card saya Tuan?" tanya carlos
"1 Milliar Euro Tuan Muda Kecil. Hanya Nyonya besar ivander, Ayah Anda dan Anda yang memiliki kartu itu"
"Bantu saya
● Berikan print out 14 tahun rekening saya dan serahkan pada pengawal saya
● Buka Deposito sebesar 1 Milliar Euro Atas nama saya sendiri
● Bukakan rekening atas nama istri saya dan berikan Saldo saya 1 Milliar Euro sebagai deposito untuk istri , data istri saya sudah saya kirimkan via pesan pada anda kemarin
● Proses internet banking untuk saya dan istri saya
● Pindahkan saldo ke rekening saya di ivander itally bank sebesar 8 Milliar Euro atas nama Carlos diego ivander , nomor rekening 8******
Kepala bank kembali dalam dua puluh menit membawa
● Dua lembar surat berharga deposito atas nama carlos dan rara
● Dua buku rekening atas nama carlos dan rara
● Dua ATM berlapis emas dan berlian atas nama carlos dan rara
● Dua lembar Credit card tanpa limit berwarna hitam berlapis emas berlian atas nama Carlos dan rara
● Dua lembar amplop berisi internet banking atas nama carlos dan rara
● Slip transfer dana ke rekening carlos di ivander itally bank sebesar 8 Milliar Euro
"Saya akan serahkan pada pengawal anda hasil print out setelah selesai Tuan"
"Baik . Terima kasih"
carlos segera bergegas ke bank lainnya dan melakukan hal sama. membukakan rekening istrinya, dan memindahkan sisa saldo ke ivander italy bank atas nama carlos
selama 7 jam di potong jam makan siang , akhirnya urusan perbankan carlos selesai. sisa nya caelos akan mengurus bank istrinya esok hari
jam empat sore mereka tiba di ivander mall membeli pakaian karena minimnya pakaian yang di bawa dari rumah
"Kau sudah menjadi orang terkaya dunia saat ini hubby" goda rara
"Terkaya tetap opa lalu daddy, harta dan aset mereka sangat banyak, semoga tak dibebankan pada kita" rara terbahak bahak
"Aku tak berharap warisan, itu adalah hak kelima anak kita kelak, aku masih bangga pada diriku bisa menafkahi anak istriku dengan hasil keringatku sendiri"
__ADS_1
"Aku akan menjalani program ganti suami kalau suamiku malas kerja dan berharap warisan seperti orang tak berguna" ledek rara , carlos memeluk dan mengecup kening istrinya