
"Baiklah, mari kita mulai meeting" ajak carlos
"Yoseph, anastasya, kak maribeth, kak Rendra sebelumnya bidang pekerjaan apa yang di geluti?"
suasana seketika tenang kembali
"Saya sebelumnya manager pemasaran di jakarta, Tuan Muda" jawab Renda
"Saya menjadi asisten pribadi wakil CEO di jakarta, sejak melahirkan saya berhenti bekerja, itu berkisar 7 tahun lalu" jawab maribeth
"Saya bekerja sebagai manager restoran johanus di kota langit. saya juga membantu di bagian IT" jawab yoseph
"Saya bekerja sebagai sekretaris wakil CEO perusahaan abimanyu di kota langit" jawab anastasya
"Saya akan membuka bisnis di kota awan, konsep pembangunan paling lama 12 bulan dari sekarang, mungkin bisa lebih cepat" terang carlos
"Bila kalian ingin bergabung, kalian wajib mengikuti training selama 6-9 bulan di heaven office. masa training hanya menerima gaji pokok 6 juta dan uang makan sebesar 2 juta rupiah berbentuk heaven e money card perbulannya, mess di sediakan. jika lolos training kalian akqn di tempatkan disini, kalau tidak lolos maka kita akan berpisah. apakah kalian bersedia?" tanya carlos
"Sangat bersedia" jawab mereka serempak
"untuk anas dan yoseph masih terikat pekerjaan, ajukan resign dan beri waktu kepada pimpinan mencari pengganti. bila sudah ada pengganti baru bisa keluar baik baik" perintah carlos tegas
"Baik Tuan Muda" jawab keduanya
"jadi kami kapan bisa mulai training Tuan Muda?" tanya rendra
"Serahkan surat lamaran pada nath, nanti letakkan di meja letta, tanggal 1 sudah bisa mulai bekerja" jawab carlos "nath serahkan kunci mess couple 5A pada kak rendra tanggal 1 nanti, ingatkan pakai pakaian dan panggilan sesuai prosedur standard perusahaan saat dikantor ya"
"siap boss" jawab nath
"Apa pakaian standardnya nath?" tanya maribeth
"Pria setelan jas, celana , dasi hitam, kemeja putih" jawab nath "wanita pakai blazer dan celana panjang hitam, kemeja putih.." maribeth mengangguk
__ADS_1
"dikantor dilarang keras menjalin hubungan dengan rekan kerja. semua harus bersikap profesional. dilarang keras menggoda atasan. kalau terjadi resiko teringan dipecat resiko terburuk kehilangan segalanya. ini berlaku buat massal bukan personal" tegas yeriko
"baiklah terima kasih" ucap rendra dan maribeth tulus
"wait maaf, bagaimana anak kalian kak?" tanya rara
"papa mama saya ada di CDI the palace, mereka sudah menetap disana. senin sampai jumat saya akan menitip putra saya pada mereka. jumat sampai minggu kami akan pulang ke rumah papa" jawab rendra
"sama donk sama kita" kata helix tertawa
"ruko mana bro?" tanya adnan
"Block 8 nomor 19,20,21,22" jawab renda "Aladin dan Jill Brownies"
"Loh aladin punya kalian? distribusi grosir beras&telur kan" adnan memastikan
"iya itu punya papa, brownies punya mama. kami asal kota pelangi" jawab rendra
"terlanjur malu, gagal dari jakarta bro" jawabnya jujur
"bekerjalah dengan giat dan jujur, jangan perhitungan waktu dan apa yang dikerjakan, percayalah semua akan indah di heaven" ucap adnan sambil merangkul bahu rendra
"Saya juga begitu di J Resto, kalau ada masalah saya selalu hadir meskipun jam tidur atau jam libur, semua masalah di luar bagian saya atau diluar resto pun selalu saya kerjakan sebisa mungkin demi boss saya, 3 tahun saya disana saya sudah dipercaya bos" ucap yoseph
"berapa sallary disana bro?" tanya ahmeed "3 juta , uang makan 1 juta, bonus 1 juta total bisalah 5 juta" jawab yoseph , semua melotot
"pencapaian ku 5 tahun di heaven, aku berhasil membeli 8 ruko, mobil sport, motor sport, sejumlah tabungan" ucap adnan "tapi kami bekerja lebih keras dari siapapun , kadang tengah malam, subuh ada masalah. kami wajib mengurus masalah di divisi yang kami pegang masing masing termasuk membantu divisi rekan kami. juga keamanan pimpinan kami"
"benar, kami juga berusaha keras, mengurangi pengeluaran yang tidak seharusnya dalam divisi yang kami pegang. supaya semakin besar laba, pembagian kami makin besar" imbuh helix
"yang paling kaya itu yeriko dan ricko, penghasilan terbesar heaven dari design dan kontruksi, tapi resiko juga besar. nyawa taruhannya. berulang kali mereka terluka saat bekerja" ucap matilda
"yang kaya itu kendrick, tiap hari omset online nya puluhan miliar, bayangkan berapa pembagian labanya" tolak ricko
__ADS_1
"kok aku? yang besar itu aiko, tiap hari sold out terus, tapi tak bersuara" bantah kendrick
"yang kaya itu lazarus, semua divisi dia ada dapat persen laba karena mengurus keamanan seluruh divisi, belum lagi pendapatan lapangan dan parkir heaven" bantah aiko sambil melempar bantal pada kendrick
"yang kaya itu rara, uang suaminya adalah uangnya, uangnya bukan uang suaminya" ledek nath. rara melempar bantal pada nath "ish kau ini" cebik rara, semua terbahak bahak
empat orang baru itu, merasakan kekeluargaan dan kenyamanan disana. semua memiliki masa depan cerah
"bulan depan akan di umumkan, gogo terkaya dunia, aku masih dibawahnya" ucap rara sambil mendengus
"woww selamat bro" semua bergantian merangkul carlos "aku bukan apa apa tanpa kalian" jawab carlos tulus
"kami yang bukan apa apa tanpamu bro, kalau tidak mengikutimu mungkin kami sekarang masih melayang layang" ucap ricko
"ini bukan keberhasilan kita tapi langlah awal kita, dua tahun lagi kita akan pindah ke jakarta, jadi kita harus prepare pengganti kita disini, kita akan tahlukkan jakarta ya. mohon bantuan semua" carlos membungkuk pada mereka
"kemanapun kami ikut bro" ucap mereka serempak
"oh ya lama ga liburan, gimana kalau ke pantai?" tanya kendrick "jauh gak?" tanya carlos . sahabatnya langsung menoyor kepalanya
"ngapain aja 2,5 tahun di kota awan bro" tanya ricko
"berantem, kerja" jawabnya polos mengundang toyoran berikutnya dari para sahabatnya
"setengah jam kalo dari sini , ajak anak anak bro" ucap yeriko
"jangan, anak anak sedang sama mami nanti mami ngambek" ucap rara "kita ke kebun papih aja mau? ada panen durian dan rambutan" tawar rara "setuju jawab mereka serempak"
"bawa dea ya, dia suka buah" ucap carlos. rara mengangguk
akhirnya 31 orang itu segera bersiap siap setelah rara memberitau ibunya mau membawa dea ke kebun
__ADS_1