PERJODOHAN GOGO Dan RARA

PERJODOHAN GOGO Dan RARA
Bab 49 - jannete??


__ADS_3

Carlos membuka deposito baru atas seluruh saldo yang sudah ia pindahkan dari bank lain ke rekeningnya di IIB dengan term 10 tahun


Rara juga membuka deposito baru di IIB atas namanya sendiri dari hasil penggabungan saldo rekening lainnya dengan term 10 tahun. Tapi rara juga mengembalikan dana yang carlos buka untuk membuka rekening untuknya


"Buat apa?" tanya carlos


"Itu warisan untukmu, itu hakmu , kalau mau beri ya beri pada anak kita" jawab rara simpel


setelah semua urusab bank bener bener selesai, carlos mengajak rara ke menara pisa dan mengambil poto poto romantis lalu makan siang bersama


jam 1 supir menurunkan carlos di kantor lalu mengantarkan rara pulang ke mansion karena ia memiliki janji berbelanja dengan omanya


Akhirnya sampailah dua wanita cantik beda generasi itu di ivander mall, mall terbesar di Italia. "oma mau beli empat tas seragam buat dua ibumu dan kita supaya bisa kita pakai bersama" rara mengangguk dan menemani sang oma


"Kita ke boutique hermes dulu" ajak sang oma. setelah memesan limited edisi dan menggesekkan black card senilai 2.650.000 Euro. Oma mengajak rara ke boutiqie lain .Pengawal menanti petugas membungkus empat buah tas pesanan sang oma


"Kita ke Boutique prada , ini brand asli itally" ajak oma. rara hanya mengikutinya sambil menggandeng lengan sang oma


"Berikan 4 dengan warna yang berbeda" pinta sang oma, dia menggesekkan 2 juta euro dengan black cardnya di mesin merchant, lalu mengajak rara keluar dan berjalan jalan. pengawal menunggu belanjaan sang oma di kemas


"Kita ke Boutique LV, oma mau beli empat tas kerja gogo, opa dan dua ayahmu" rara hanya mengangguk pasrah tanpa berani komentar apapun


"Kita beli bag untuk sekolah si triplet. mereka akan memasuki bangku sekolah ayo" ajak oma.


"Kita beli sepatu opa, gogo dan ayahmu ayo"


"Kita beli sepatu triplet ayo"


"Kita beli sepatu kita ayo"


rara hanya diam mengikuti sang oma. ia bahkan tak berani komentar sama sekali.


saat belanjaan terakhir di kemas. oma mengajak mencari makanan sesaat dan melanjutkan belanjaannya


hari ini sang oma belanja sudah satu pick up. rara akhirnya bersuara


"oma sudah cukup ya. nanti jet nya tak muat" lirih rara.


"Kalau tak muat minta jet opa mengantar ke kota langit"


"tapi nanti rara kelelahan menyusunnya oma"


"Baiklah kita tak belanja lagi hari ini, kita cari es krim dan jemput opa gogo setelah ini" rara mengangguk sambil bernafas lega karena omanya yang kalap belanja akhirnya berhenti


rara mengambil poto belanjaan mereka dan mengirim kepada carlos , carlos mengirim emo tertawa ngakak


"oma terlalu menyayangimu" hanya itu balasan carlos


🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸🧸


Hari ke enam di itally


"Saya sudah membuat sistem keamanan pada heaven emoney card agar tidak bisa di hack penjahat dengan resgitrasi IC, agar tidak menimbulkan kerugian pada perusahaan kita"

__ADS_1


"untuk sistem pemesanan, orderan, dine in maupun pengiriman sudah bisa beroperasi"


"saya juga sudah mengubah sistem dalam managemen semua usaha kita terutama resto dan mall, konsekuensi akan terjadi pengurangan tenaga kerja setelah sistem kita berjalan, tapi kita bisa menganggap penyaringan tenaga kompeten yang bertahan, tak kompeten akan berkurang"


"langkah selanjutnya adalah kalian tinggal menerapkan kebiasaan penduduk dalam pembayaran pada semua perusahaan kita"


semua asisten bertepuk tangan atas inovasi carlos, mereka sangat salut atas hasil kerja majikan mereka . semua menjadi lebih mudah dan cepat


"besok aku akan ke kantor dan memanage sistem perusahaan menggunakan system saya. saya harap semua bersabar akan lembur beberapa hari ini. kedepannya saya dapat mengontrol melalui sistem"


"Kami siap Tuan Muda Kecil" jawab mereka serempak dan semangat


opa sangat puas dengan pewaris mereka yang satu ini, dia bangga menunjukkan prestasi carlos yang menggemparkan dunia


â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡


Hari ke delapan di eropah


pekerjaan carlos belum bisa rampung masih ada sisa beberapa hal, ia melapor pada sang opa, membawa 10 orang asisten pulang ke kota langit untuk di training, tentu saja sang opa mendukung sang cucu yang hebat


Hari ke sembilan carlos mengajak istrinya ke paris dan berjalan jalan disana sambil menikmati liburan mereka


"Maaf aku sibuk disini sayang" ucap carlos


"Tak apa, aku bangga padamu" jawab rara


"kau istri terbaik" puji carlos "papi bilang kita extend dua hari di jakarta menyelesaikan masalah perbankan kita dulu gogo"


carlos mengangguk, "iya kita beresin semua sekaligus dijakarta"


🧸🧸🧸🧸🧸🧸


Jam 07:30


Bandara soetta


Haekal menjemput putranya , menantunya dan patrick di bandara karena patrick menyusun jadwal ketibaan yang sama dengan rara


"oma shopping gila gilaan? kenapa tak kirim mentahnya saja?" tanya haekal dengan wajah serius tapi carlos tau ayahnya bercanda. mereka tertawa bersama


"langsung ke kantor saja, dad sudah meminta pihak bank ke kantor mengurus rekening kalian mengingat jakarta sangat macet dan besok kalian harus kembali"


mereka bergegas kekantor dan menyelesaikan semua urusan perbankan mereka sampai jam empat sore akhirnya urusan mereka selesai


Haekal mengajak ketiganya makan malam di mall ivander jakarta, masih juga memakai sistem manual. carlos mempelajari banyak hal disana yang harus di perbaiki


"Dad kirim asisten 20 orang ke kota langit, gogo akan buat system baru" haekal mengangguk


"oma belanja begitu banyak kau tak minta mentahnya saja?" tanya haekal sekali lagi


"Oma beri gogo kartu dad" carlos menunjukkan kartu hitam pemberian omanya saat mengantarnya ke bandara. haekal terkejut.


"seluruh harta oma di dalam nak" haekal menjelaskan. carlos yang terkejut. "23 tahun lalu oma juga memberikan satu pada dad"

__ADS_1


"simpanlah, oma pasti menantimu kembali dengan cara itu karena saldonya harus di renew depositonya pertahun " carlos hanya mengangguk


â–¡â–¡â–¡â–¡â–¡


Pagi hari


jam 06:00


Haekal mengajak carlos, rara , patrick , 5 anak buah haekal di kantor dan 10 asisten bawaan dari italy untuk sarapan di dekat area bandara


usai sarapan mereka bergegas menaiki jet pribadi bertuliskan CDI milik carlos pemberian opa saat triplet lahir


setelah empat jam pesawat tiba di kota langit. carlos rara minta ijin duluan turun. mereka merindukan anaknya. haekal mengangguk . tak membuang waktu keduanya langsung mengejar turun jet pribadi lalu bergegas menghampiri ketiga anak mereka yang didampingi oleh clara dan vyora . ada juga helix, adnan, lazarus, dua perawat dan beberapa pengawal disekeliling tripley


belum sampai ke posisi anaknya berada. tiba tiba seseorang memeluk carlos dengan sangat erat


"Carlos" pekiknya dengan antusias


clara, vyora, dan lainnya terutama rara langsung melotot melihat adegan itu.


"Carlos sungguh ini kamu, aku sangat merindukanmu" pekik gadis bertampang blasteran itu dengan antusias .


setelah melihat wajah gadis di depannya, wajah dingin carlos semakin dingin. dia memberi kode pada anak buahnya. sang gadis di seret menjauh dengan kasar dari tubuh carlos dan di hempaskan ke lantai


"hei hei kenapa kalian kasar sekali, aku hanya melepas rindu dengan kekasihku"


vyora , clara, rara menatap tajam pada carlos lalu ke arah gadis **** yang mencoba bangkit dari lantai . carlos menghentak pakaiannya dengan jijik pada bekas pelukan gadis tadi. wajah sang gadis memerah karena malu


carlos segera memeluk pinggang rara dan mengecup kening istri kecilnya. rara menatapnya dengan tanda tanya.


"jangan pikirkan dia, dia hanya sampah tak berguna" carlos menjawab tatapan mata istrinya


gadis itu mengepalkan tangannya dan berlari kearah carlos, tapi pengawal menarik dan melemparkannya dengan kasar ke lantai


"carlos bagaimana bisa kau memperlakukan seorang wanita sekasar ini, aku merindukanmu" gadis itu mulai berkaca kaca


"cih drama" umpat carlos


"siapa dia?" tanya haekal yang sejak tadi menonton dari belakang carlos dengan suara membuat semua orang merinding


clara memeluknya, vyora memeluk patrick. haekal memang balas memeluk istrinya tapi matanya menatap tajam pada gadis di lantai itu


"Dad ingat kasus 20 preman disekolah dulu, itu jannete nederswood" jawab carlos dingin


tapi jannete melihat beberapa troly besar barang branded dunia di belakang carlos dan keinginannya memiliki carlos semakin besar


"akhirnya kau ingat aku, wanita yang mencintaimu tapi kau lecehkan dulu sayang" potong jannete. rara menatap wajah suaminya dengan dingin


PLAKK PLAKKK PLAKKK


clara mendaratkan tiga tamparan ke pipi janette


"tampaknya mengusir kalian keluar jakarta tak cukup menjadi pelajaran, harus mengusir kalian dari dunia baru bisa" ucap haekal "pengawal seret dia dan bawa ke gudang" perintah haekal sambil menarik pinggang istrinya

__ADS_1



__ADS_2