
Kantin SMA Budi Luhur
"mesen apa?" tanya ricko
"Nasi sayur sama es teh" jawab carlos
"samain sama carlos" jawab yeriki
ricko pergi bersama lazarus memesan makanan mereka dan kembali membawa nampan berisi pesanan
"kerpok kita kerjain di rumah makan TA aja hari sabtu" ucap yeriko sambil menyuap makanannya
"kerumahku aja sabtu pagi, aku lagi proses penghematan" kata carlos, mereka mengangguk dan segera kembali ke kelas
"Cupu sabtu kita kumpul di rumah carlos jam 8 pagi, lu bawa makanan dari rumah, nath bawa minuman" kata yeriko . rara mengangguk
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
Sabtu pagi
jam 08:00
TOK TOK TOK
Carlos membuka pintu , lima orang di depannya takjub melihat isi rumahnya benar benar bertolak belakang dengan penampakan luar
"Gile, ketipu kita, cakep amet ini rumah" puji yeriko
"Bener.. nyaman pula" jawab nath
"Masuklah, aku baru selesai mandi, mau keringin rambut dulu, dapur di belakang, mau minum ambil sendiri" ucap carlos lalu naik ke kamarnya
"yang cewe kalo mau masak mie instant dan lainnya langsung masak aja"
Lazarus, ricko, yeriko malah ikut naik ke kamar dan berbaring
"udah ayo turun" ajak carlos membawa laptop dan mengeluarkan laptop di meja kerjanya
"aku uda selesaikan tugas, kalian periksa dulu, kalau ga sesuai kita kerjain ulang sama sama, masukin email kalian kesini, aku send sekarang"
carlos menekan tombol compose dan attack file dan meminta temannya memasukkan alamat mail mereka. mereka segera memasukkannya . carlos menekan tombol send
mereka segera memeriksa semua dan mempelajarinya "awesome" teriak mereka
"uda ini aja" kata rara. carlos menatapnya dalam. lalu mengangguk
"tidur lagi akh" ucap ricko.
__ADS_1
"eh ini pintu kemana?" tanya lazarus
"buka aja" kata carlos cuek sambil duduk disamping rara, rara yang penasaran segera bangkit bersama empat temannya ke pintu itu
"Masih renovasi belum kelar, belum aku isi barangnya. mau dijadikan kios jualanku bagian depannya, bagian belakang mau buat les muridku. halaman sekat belakang bisa buat latihan anak anak"
"huh motor segede ini kenapa ga dipake sih?" protes ricko , carlos mengabaikan mereka
"iya malah naik sepeda sampai diledekin felix" omel nath "padahal gedean motor kamu daripada motor felix dan motor kita S4"
"gapapa, ledekannya ga ngaruh" jawab carlos datar "naik sepeda hemat bbm"
"lagian nanti aku naik motor dikejer cewe cewe, letta cemburu lagi" smua terbahak bahak menatap rara yang wajahnya langsung merona
"makanannya kalo mau dipanasin ada microwave di belakang, tuang sendiri ke piring , sajikan sendiri" ucap carlos sambil mengacak rambut rara, ia mengangguk
"Mau masak nasi, beras dan rice cooker dibelakang" rara mengangguk
"Kau suka membuat orang terkejut bah" ledek yeriko. mereka mengangguk
lazarus ricko yeriko naik kekamar carlos. berbaring di karpet dan ranjang. lazarus mengamati beberapa poto kemenangan dan piala serta piagam mate, inggris, basket, it, basket, taekwondo, karate, fisika, kimia dimasa lalu. semua wajah di tutupi tapi lazarus tau itu carlos karena ada namanya
ada sebuah poto ukuran 5R di bingkai kecil, sepasang pria bule dan wanita bule yang sangat cantik dan tampan dan ada anak kecil di tengah mereka. wajah sang pria sangat tampan sedikit mirip carlos
lazarus memilih diam karena melihat temannya tak mau membahas kepribadiannya sendiri
pinta lazarus tiba tiba pada carlos yang duduk menghadap laptop . carlos menatapnya datar , lalu mengangguk dan melanjutkan game online nya
"remukkan rusuknya bro" kata yeriko semangat, mereka sedang main game online dengan ricko
"nanti rusukku yang diremukkan dia" jawab carlos sambil tertawa
"woi makanan sudah siap, makan woi" teriak nath dari bawah
"10 menit, nanggung uda mau off" teriak ricko .
akhirnya dua cewe itu naik ke kamar carlos dan duduk di lantai beralas karpet dan bermain dengan ipad mereka
usai 10 menit pertandingan game berakhir, team mereka menang, mereka segera turun menikmati makan siang mereka
usai makan nath dan rara membersihkan meja makan dan peralatan dapur , sementara cowo yang lain kembali naik kekamar main game kecuali carlos
"Carlos lantai atas sebelah conecting mau di apain?" tanya rara pelan
"Muridku minta belajar musik, jadi orangtua mereka akan bawa piano atau keyboard dan gitar kesini" jawab carlos "aku rencana jadiin itu ruang musik mereka
"bagus banget ya ruangannya"
__ADS_1
"Aku masih nyicil beli beli isi rumah, nunggu gajian nanti aku beli isi rumah.. lagian barang tukang belum pada di keluarin"
rara mengangguk paham
"Ga kesepian disini?" tanya rara
"Sejak dulu biasa sendiri, jadi lebih suka sepi daripada berisik"
"carlos itu ruang yang mau di jadiin ruang musik sekalian jadiin ruang main game donk. pas bosen kita bisa nongkrong" pinta ricko tanpa mengalihkan tatapan dari ponsel
"Baik tapi nunggu gajian. duitnya belum ada" jawab carlos . mereka mengangguk
"Taruh karpet aja, lebih hemat" kata rara
"Anything" jawab carlos mengusap kepala rara "mungkin aku sediakan sofa bed aja sama karpet kalo uangnya cukup" rara mengangguk
"kemarin uang menang lomba, aku beli bass sama gitar ajarin aku boleh?" tanya rara
"gitar ga usah, nanti punya muridku uda tiga. kalo beli lagi menuhin rumah"
"ok beli bas aja" jawab rara
"sabtu minggu boleh nongkrong disini ga?" tanya lazarus
"boleh asal makanan, minuman bawa dari rumah masing masing, beresin barengan" kata carlos. mereka mengangguk
"suek nyaman aku disini dhe" kata ricko.
"Sama aku juga" imbuh lazarus
"cupu lu nyaman ga?" tanya yeriko.
"Nyaman .. tempatnya bagus banget"
"ini bukan komplex rsss papimu?" tanya nath. rara mengangguk
"mending kamu minta dua, terus minta design sama carlos trus jadiin camp belajar kita" saran nath "depan atau sebelah rumah ini juga boleh"
"aku bilang dulu sama papi" kata rara tersenyum menatap lazarus . lazarus mengangguk
"Design ruang main game, ruang belajar, ruang musik, ruang santai, ruang makan ra" kata lazarus
"ih zaza banyak maunya" kata rara manja mencubit pinggang lazarus
lazarus tertawa dan langsung mengusap kepala rara dengan sayang. carlos membuang muka melihat pemandangan itu dan berubah dingin
"woi CLBK" teriak nath.
lazarus hanya tertawa. rara menatap takut pada carlos . carlos hanya memasang wajah dingin dan tak berniat menatap rara sama sekali
__ADS_1
"Sebentar lagi muridku mau less, bubar ya" ucap carlos dingin. mereka segera bersiap turun setelah membereskan kamar carlos