
RS CDI
Ruangan suite
Rara sudah di bawah ke kamar rawat inap, sementara carlos mendaftarkan dokumennya, dokumen rara dan menyerahkan nama bayinya pada petugas rumah sakit untuk pembuatan akte lahir anaknya
caldinez Davis ivander
calvinus Dennise ivander
clara menyerahkan black card milik suaminya dan menggesekkan dikasir. seharusnya itu tidak diperlukan untuk pemilik rumah sakit, biaya persalinan rara akan dibebankan pada pengeluaran rumah sakit tapi haekal ingin membayarkan untuk cucunya
Carlos menemani rara bermalam di rumah sakit, dua ibunya pun segera pulang sesuai permintaan rara dan carlos
□□□□
sabtu
25 Juli
CDI hospital
Jam 06:00
kamar rara di isi oleh 10 orangtua beda generasi, mereka khawatir dan cemas tapi semua menampakkan wajah tenang sekali
"semangat sayang, sebentar lagi putra kita berhak melihat dunia yang indah" bisik carlos sambil mengecup seluruh wajah istrinya
tak lama rara di dorong ke OK (operatie kamer) carlos menemaninya dan terus menguatkan istrinya, meski hatinya sangat khawatir sekali
"aku mencintaimu" bisik carlos , rara mengangguk. team medis mulai bekerja
***
Didepan ruang Ok, 10 orangtua sangat khawatir sekali, mereka duduk tak bersuara sama sekali, para suami hanya memeluk istri masing masing
mengingat dulu saat clara melahirkan carlos, ia koma selama 3 bulan akibat pendarahan. selama 3 bulan grandma leovarnost dan oma ivander yang menjaga carlos dan clara
itulah alasan haekal tak pernah menginginkan istrinya hamil lagi, ia melakukan operasi vasektomi diluar sepengetahuan siapapun. sekarang menantunya sedang bertaruh nyawa melahirkan cucunya. ia kembali mengingat kenangan masa lalu
****
__ADS_1
Carlos keluar ruangan operasi , 10 orangtua itu langsung mengejar ke arah carlos.
"Bagaimana rara?" tanya mereka smua
"rara baik baik saja, sekarang masih belum siuman efek bius , nanti akan di antar ke kamar" jawab carlos dengan wajah pucat
"Puji Tuhan" semua menghembuskan nafas lega
"Bagaimana cucu mom?" tanya clara
"Dua dua laki laki, sangat tampan dan sehat, nanti di bawa dokter anak menemui kita" jawab gogo
"Puji Tuhan" serempak lagi mereka menghembuskan nafas lega
"Keluarga nyonya Tamara Aletta Ivander" panggil dokter
tampak dua dokter, dua perawat yang menggendong dua bayi
"Nyonya muda dalam keadaan baik , operasi sukses. sebentar lagi saat predur kesehatan didalam selesai, Tuan Nyonya dapat menemui pasien di ruang kamar rawat inapnya" icap dokter obgyn dan menatap dokter anak
"Bayi pertama laki laki, lahir dengan sehat dan lengkap. berat 6,5 kg panjang 69cm , golongan darah RH Null"
perawat menyerahkan pada carlos, carlos menggendong, berdoa dan menciumi putranya, mengambil poto selfie lalu menyerahkan pada ayahnya dulu, dan bergegas menatap dokter
" Bayi Kedua laki laki, lahir dengan sehat dan lengkap. berat 7,1 kg. panjang 68cm , golongan darah RH Null"
sementara bayi pertama tadi sudah di susul oleh yang lain untuk di doakan
"selamat Tuan Muda dan selamat juga buat para Tuan Besar"
"Terima kasih dokter" ucap mereka serempak , dokter segera masuk kembali ke OK menyelesaikan urusan mereka
perawat membawa kembali baby twins ke ruangan bayi khusus milik pemilik rumah sakit. dan sekeluarga itu segera menyusul ke kamar rawat inap rara
□□□□
rara sudah siuman dan sudah diperiksa dokter, carlos duduk disampingnya dan menggenggam tangannya
"Siapa nama anakmu go?" tanya haekal
"caldinez Davis ivander dan calvinus Dennise ivander dad. panggil saja baby dav dan baby den" jawab carlos.
"putramu tampan sekali go, satu mirip haekal satu mirip patrick" puji oma "terima kasih oma"
__ADS_1
"ya mereka memang tampan" puji yang lain
"akhirnya ada bagianku di wajah cucuku" ucap patrick, semua terbahak bahak . kebahagiaan menyelimuti keluarga itu
****
Hari ke 7 baby dav dan baby den lahir
Siang ini rara sudah bisa pulang setelah diperiksa dokter
sementara jam 6 pagi, opa oma leovarnost sudah duluan tiba di rumah sakit
"Go siang rara sudah bisa pulang, grandpa sudah melunasi semua tagihan" ucap grandpa leovarnost "nanti minta momy-mu avoid deposit administrasi kartu dad-mu"
"Baik, Terima kasih grandpa" ucap carlos dan grandpa bersamaan
carlos memang tak membayar tagihan sebab 10 orang itu selalu berdebat dan berebut ingin memiliki arti sendiri bagi baby twins , carlos dan rara merasa tak perlu terlibat didalam perdebatan lagi daripada nanti semua malah merajuk
jam 09:00
masuklah 8 orangtua beda generasi, abuela menggendong baby dam. ia tak punya anak laki laki, ia sangat menyukai baby dam
grandma leovarnost segera menyambar baby dom dari gendongan clara , dia juga tak punya anak laki laki, beberapa hari ini dia sangat dekat dengan baby dom
sementara opa ivander menggendong baby dea, mereka tak punya anak dan cucu perempuan, begitu memiliki cicit yang wajahnya duplikasi opa ivander, haekal, dan carlos, ia sangat bahagia.
baby dea serasa memiliki kontak batin dengan buyutnya, dia menempel sekali dengan buyutnya itu. dia serasa menemukan becking yang akan memenuhi permintaannya yaitu es krim kesukaannya.
sementara grandma leovarnost menimang baby dav, abuela menimang baby den
"tampan sekali semua cicitku" ucap oma ivander
Seorang dokter jaga masuk memeriksa tensi, suhu, dan keadaan rara. karena rara wakil CEO, akan lebih di perhatikan tiap 2 jam sekali ada dokter memeriksanya kecuali ia tidur
"Carlos, kau disini?" tanya sang dokter. carlos memasang wajah datar. "Nyonya Muda Tamara adalah wakil CEO disini, apa hubunganmu dengannya"
"Dia istriku" jawab carlos dingin, sang dokter tersentak
"apa? kau sudah menikah? jangan bercanda carlos" sambil menyambar lengan carlos dan memeluknya
melihat sang dokter bergelayut manja dilengan carlos, clara melirik pada perawat dan maid. mereka langsung membawa kelima baby C keluar ruangan di dampingi beberapa pengawal
haekal melirik harley si kepala pengawal. dua pengawal segera menyeret sang dokter dan menghempaskannya ke lantai
sebagai pewaris tunggal keluarga besarnya, sejak kecil ia sudah dididik dengan baik di depan publik. ia sadar kamera ada dimana mana. jadi dia tak bisa melakukan tindakan extreme pada perempuan karena konsekuensinya adalah rusaknya nama baik keluarganya. lain hal kalau pelaku menyakiti langsung keluarganya. mungkin carlos bisa langsung melenyapkan nyawanya.
__ADS_1