
sampai di kamar rara segera kekamar mandi membasuh wajah, menyikat gigi dan mengenakan piyamanya lalu menuju ranjang dan masuk ke selimut
"maafkan aku" bisik carlos
rara memejamkan mata dan memunggunginya , carlos menariknya dalam pelukannya
"perutku kram, aku mau cari posisi nyaman" kata rara dingin lalu kembali memunggungi suaminya
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
jam 05:00
rara menumpahkan isi perutnya ke closet sampai tubuhnya lemas semua. susah payah bangkit dan membersihkan diri.
lalu berbaring di sofa dan mencoba memejamkan matanya karena kepalanya pusing. sampai akhirnya ia terlelap kembali di sofa
jam enam gogo bangun, ia menemukan istrinya berbaring di sofa. carlos segera mengangkat tubuh istrinya ke ranjang lalu memesan bubur untuk istrinya, ia bergegas membersihkan diri
usai mandi ia membangunkan rara, menyuapinya bubur lalu memberi obat dan vitamin
"aku merindukan papi dan mami, minta supir mengantar kami ke kota awan ya" pinta rara lemas . carlos menatapnya dalam
"kau menghindariku? tak perlu kau yang pergi, biar aku yang pergi" ucap carlos
"Baiklah. kita bicara pada orangtua kita. kau bisa pergi kemanapun kau mau, aku juga akan kembali ke kampung halamanku bersama anak anak ke spanyol grandpa dan grandma menantiku disana"
carlos menutup mulut mungil itu dengan mulutnya. ia tak kuat lagi mendengar kalimat istrinya yang selalu ingin berpisah tiap ia melakukan kesalahan.
ia mulai memberi sentuhan demi sentuhan pada istri kecilnya, awalnya memang istrinya meronta ronta tapi berakhir dengan olah raga panas sebanyak dua kali pagi itu.
carlos akhirnya paham apa yang dimaksud haekal kemarin sore , masalah rumah tangga harus diselesaikan di ranjang
__ADS_1
ia memeluk istri kecilnya yang terbaring kelelahan itu dengan erat "maafkan aku, aku mencintaimu, dan tak akan melepaskanmu kecuali aku mati" carlos mengecupi kening istrinya
🧸🧸🧸🧸🧸🧸
Senin pagi
Notaris hadir ke kantor Heaven. Haekal, Carlos, Fernando, Caldwell sudah duduk manis di kantor carlos
"Bacalah isi kontrak mengenai pembangunan twin building ini dulu Tuan, setelah Tuan memahami baru kita tandatangani" ucap adnan memberikan dua dokumen pada kedua calon kliennya , keduanya membaca teliti lalu mengangguk . mereka menandatangani kontraknya
"Ini adalah kontrak kedua mengenai interior design gedung, Tuan bacalah dulu, jika Tuan sudah memahaminya maka silahkan tanda tangan" imbuh adnan sambil nenyerahkan dua dokumen pada calon klien, keduanya kembali membaca teliti, lalu menandatangani kontrak
"ini adalah dokumen jual beli ruko CDI Luxury Tuan, ada sebagian masih dalam masa sewa, sudah tertera semua keterangan dalam dokumen, dalam maximal 2 tahun seluruh kunci sudah di serahkan pada anda" adnan kembaku menyerahkan dokumen
"Kalau saya ingin melanjutkan rental bagaimana? sementara waktu belum saya pergunakan sementara kalau tidak buka pintu ada denda 2 juta per bulan per ruko" tanya caldwell "kami masih akan sibuk mengurus gedung kami"
"kalau begitu anda bisa lanjut merentalkan pada perental sebelumnya Tuan" jawab carlos "anda bisa menyerahkan pada management heaven mengurus property anda . aiko akan mengurus seluruh ruko anda dengan baik, tapi menggunakan management heaven akan di kenakan fee 15% dari laba bersih"
caldwell dan fernando kembali menandatangani dua dokumen jual beli itu
"Ini dokumen jual beli Ruko CDI The Palace Tuan, berupa rangka" Adnan menyerahkan dua dokumen berisi 100 surat sertifikat kepemilikan ruko, mereka kembali membaca dan menandatangani
"Ini dokumen kontrak interior dan isi bangunan CDI The Palace dengan Hacata Langit Design Office Tuan" adnan kembali menyerahkan dokumen pada keduanya dan setelah membaca teliti, keduanya menandatangani dokumen itu
"Saya permisi dulu, besok saya akan menemui Tuan Tuan disini" Notaris segera mengambil kembali semua dokumen setinggi setengah meter itu dan berangkat kembali ke kantornya
"Berikan bank account australia dan canada-mu haekal, aku akan meminta bagian ke uangan memindahkan dana sekarang"
"tulis alamat emailmu disini, aku kirim ke emailmu" haekal menyerahkan ipadnya, mereka segera memasukkan alamat email mereka . haekal segera menekan menu send
Dua klien itu segera menelpon seseorang melalui ponsel mereka untuk memproses pembayaran
__ADS_1
"Carlos kapan proses design CDI The palace?" tanya caldwell
"Setelah transaksi selesai, Saya akan meminta Ricko menemui Uncle, Uncle bisa memberitau ruangan apa dan konsepnya pada Ricko, saya akan membaca laporannya dan mengabarkan pada uncle" keduanya nengangguk mendengar penjelasan carlos
"carlos kau tak bercita cita menjadi anak angkatku? aku tak punya keturunan, aku sangat menyukai bakatmu" tanya fernando "kelak perusahaanku disini akan membeli systemmu, kau bisa mengelolanya"
"Apa kau gila? anakku hanya satu" tanya haekal tegas "ia bahkan belum mewarisi usahaku sudah mau kau suruh mewarisi usahamu" carlos tertawa
"aku sangat menyukai anakmu" dengus fernando, haekal hanya melirik sinis
"Baiklah kalau begitu, sembari menunggu dana di proses oleh orang saya. Sebaiknya haekal menemani kami sarapan" sindir fernando "mungkin dalam satu jam dana baru bisa masuk ke rekeningmu, tapi anak buahku sudah memprosesnya"
"Baiklah ayo kita jalan" ajak haekal santai, ia segera berdiri
"kenapa kau tak membawa pengawal kesini? kau tak takut di todong orang?" tanya haekal mengejek
"Ada anakmu disampingku dan aku tinggal di rumahmu, anak buahmu sudah menjaga anakmu, apa anak buahmu akan diam saja melihat terjadi sesuatu denganku?" fernando membalas pertanyaan dengan pertanyaan , haekal tertawa sambil mengajak dua teman lamanya ke cafe
sejam kemudian mereka kembali ke kantor
"Carlos dana mereka sudah masuk 23.9T dan 4T kerekening mommy di Bank Central Australia dan Bank Canada" haekal menginfokan pada carlos. "Baik dad"
"Yeriko, Ricko ke kantorku ya" carlos menutup airphone , 3 menit keduanya sudah tiba
"Kita menangani proyek pembangunan CDI The palace, block 2 dan 3 di beli Tuan Fernando dan Tuan Caldwell. Layani permintaan ruangan kedua Tuan Ini, berikan laporannya padaku" perintah carlos "Baik Tuan Muda"
"Silahkan Tuan ke Ruang Meeting" yeriko dan ricko mengarahkan mereka ke ruang meeting berdesign cafe . mereka memuji ruangan itu
haekal dan clara segera bersiap kembali ke jakarta dengan jet pribadi mereka , helix dan adnan mengantar mereka ke bandara karena transaksi sudah selesai
__ADS_1