
Patrick pun memulai pembicaraan di ruangan vip itu
"Anak anak ada beberapa hal yang mau saya bicarakan malam ini kepada kalian semua"
S6, Helix, Vyora, Clara mulai menatap dengan serius kearah patrick
"Perkenalkan, beliau berdua adalah Tuan Haekal Ivander, Nyonya besar Clara Leovarnost. CEO dan Wakil CEO CDI Group, Ivander Group, LeoVarnost Group, Diego Group, HI Group"
Ricko, Yeriko, Nath dan lazarus terkejut sekali mendengar ucapan dari patrick, mereka memang tinggal di kota kecil tapi di dunia ini tak ada orang yang tak mengenal Suami istri ivander
"Dulu saya adalah asisten pribadi sekaligus sahabat dari Tuan besar ivander, beliau membuka usaha di kota awan, lalu saat berkembang pesat dan maju, beliau menyerahkan semua asetnya di kota awan kepada saya , memberikan kehidupan yang layak pada saya dan anak istri saya. jadi apa yang saya miliki hari ini adalah milik Tuan Ivander.."
" Saya dan keluarga saya sangat berhutang budi pada keluarga Ivander, kalaupun beliau meminta apa yang saya miliki termasuk nyawa saya, saya akan nenyerahkan padanya tanpa syarat"
"Carlos adalah keponakan tunggal Tuan Nyonya Ivander, seperti yang kalian ketahui baru kemarin pagi 20 Juli menikah dengan putri saya, mereka sudah di jodohkan sejak lahir dan saling mencintai sejak kecil sampai dewasa"
"Kedepannya saya dan istri saya akan menyerahkan aset dan usaha kami untuk dikelola oleh carlos dan rara, saya hanya ingin hidup tenang di hari Tua saya dan istri saya"
"Bukan berarti carlos memanfaatkan harta saya atau harta rara dalam pernikahan ini, itu tak benar. Kalian tau benar Carlos adalah anak yang tegas dan tidak menerima bantuan pihak wanita. Selain itu Carlos pribadi memiliki harta yang jauh melebihi harta saya , bahkan hartanya adalah harta pribadi diluar kekayaan dari Keluarga Ivander"
"Sebaliknya sayalah yang seharusnya malu meminta carlos bekerja keras mengelola semua usaha yang saya miliki dimana saya yang menerima hasilnya tanpa melakukan apapun"
"Saya kembalikan pembicaraan pada Tuan Besar Ivander"
patrick menutup pembicaraan yang sangat mengejutkan tujuh pemuda pemudi di depannya itu
"Selamat malam semua , Saya tak mengenalkan diri saya lagi karena tadi sudah di perkenalkan patrick"
"Saya langsung ke inti masalah, Carlos adalah keponakan tunggal saya, kedepannya dia yang akan mengelola aset dan perusahaan saya dan istri saya di kota langit dan kota kecil sekitarnya, intinya carlos adalah perwakilan saya dan istri saya. semua keputusannya adalah keputusan kami berdua"
"Adapun usaha kami disini adalah universitas CDI, perumahan CDI, Ruko CDI , anak cabang CDI Group, i-Hotel, i-cafe, i-restoran, dan masih banyak lagi"
"Saya dan istri menganggap carlos adalah anak kandung kami jadi jangan heran kami memintanya memanggil kami dad dan mom. sama seperti sejak dulu patrick dan vyora meminta carlos memanggil mereka papi mami"
"Mengenai putra tunggal saya yang masih di italia, akan kembali mengelola usaha dan aset kami berdua di jakarta dan negara maupun kota lainnya saat waktunya tiba dan hal ini tak ada hubungan dengan carlos"
"Saya harap kedepannya kalian berlima bisa membantu carlos dan rara dalam pengelolaan usaha yang di pimpin mereka di kota langit dan kota sekitar"
"carlos adalah pemuda yang sangat berbakat, masa depan dan karir kalian akan cerah mengikuti carlos. lagipula kami keluarga ivander tak akan menyianyiakan orang berbakat.. apa kalian paham"
"Paham Tuan" jawab mereka serempak
"Satu yang kalian ingat, tiada maaf untuk penghianat, bila itu terjadi maka saya sendiri yang akan menghabisi orang yang menghianati carlos dan rara"
__ADS_1
"Baik Tuan" jawab mereka serempak
"Kedepannya Ricko, Helix, Yeriko akan menjadi asisten pribadi Carlos, Nath akan menjadi asisten pribadi rara, Lazarus akan menjadi kepala team keamanan .. saya akan memberikan pasukan pengawal khusus dari italia untuk kamu pimpin"
"Tugas utama kalian adalah memastikan keselamatan, keamanan carlos dan rara. singkirkan hama yang mengganggu. Membantu pengelolaan usaha Carlos selama di kota Langit dan sekitarnya"
"Jangan coba coba menghianati carlos dan rara atau kalian akan MATI, ditangan saya" tegas haekal dengan suara dingin, auranya sangat menyeramkan
"Siap Tuan, kami akan berusaha semaximal mungkin" Jawab Helix "Kami juga" ucap mereka serempak
"Rara buka Group whatsapp berjudul Langit CDI team, invite 11 orang disini kedalamnya"
"Baik dad" ucap rara sopan dan segera menjalankannya perintah mertuanya itu
"Hari rabu jam 19:00 saya akan mengundang semua divisi managemen di kota langit ke kantor carlos untuk serah terima jabatan management kota langit pada carlos dan rara, kalian semua wajib hadir, meeting hari ini sampai disini" tutup haekal dingin
"Siap Tuan" jawab mereka serempak lagi
"Saya ingin menunjukkan sesuatu pada kalian" Haekal menekan ponselnya dan mengirim pesan pada seseorang. layar TV Lebar menayangkan sebuah video sebanyak dua kali
Helix, Ricko, Lazarus, Yeriko, Nath sampai melotot menonton Tayangan itu
"Brengs -ek"
lazarus membanting meja karena emosi sementara ricko dan yeriko mengepalkan tangannya . mereka berdiri dengan emosi karena tayangan akhir adalah carlos lari dari cafe dan dikejar 8 orang lalu video berhenti karena cctv cafe tak menjangkau kejadian lanjutannya
"Kapan kejadiannya carlos?" tanya lazarus marah
"Tadi malam"
"Bukannya kalian nikah kemarin?" tanya nath pada rara
"Nikahnya pagi, gogo dikeroyok tadi malam" jawab rara "Beraninya H4" umpat nath kesal
"Tuan, ijinkan saya akan mengurus orang ini, saya mengenalnya" pinta lazarus
"Duduklah, kendalikan dirimu" perintah haekal, tapi dia senang melihat kesetiaan sahabat putranya itu. mereka pun duduk kembali
video kedua mulai di tayangkan, video dilahan parkiran, dimana delapan orang itu menghina dan mencoba mengeroyok carlos. mereka semakin emsi menontonnya
tapi di lanjutan video membuat mereka tercengang, haekal sampai meringis melihat aksi kejam carlos pada adiknya dan team.
"Benar benar keturunan ivander" batinnya
"Rasakan/mampus/ mereka pantas dihajar" umpat tiga pemuda sahabat carlos bersamaan , mereka memeluk carlos dengan bahagia
__ADS_1
"Kau memang terbaik" puji lazarus merangkul carlos, carlos tertawa bersama sahabatnya
"Siapa yang jaga kacamatamu bro?" tanya yeriko sambil terbahak bahak
"Aku" jawab rara dengan wajah datar
"Kalian sepertinya paham sekali pertarungan carlos sampai tau dia menitipkan kacamata, berarti carlos sering bertarung ya?" tanya rara dingin.
enam orang menatap mereka dengan wajah datar seolah meminta penjelasan atas pertanyaan rara
"emm nggak, kamu kan tau carlos pendiam dan tukang tidur, dia bertarung dengan siapa?" jawab lazarus gugup
"Kamu bohong zaza, kalau bohong aku tak mau bicara denganmu lagi " ancam rara dingin, lazarus bergidik
"Kemarin dulu, di kelas, felix menyerang carlos, jadi carlos membalas memukulnya sampai muntah darah, sebelum carlos membalas, ia menitipkan kacamata kesayangannya padaku" yeriko yang menjawab, rara melotot
"Pulangnya Felix mengajak H4 itu bergabung menghancurkan sepedanya sampai ringsek. carlos kesal tapi mereka malah mengeroyok carlos, carlos menitipkan kacamatanya lagi padaku. jadilah mereka berempat babak belur di hajar carlos dan mereka berempat muntah darah" imbuh yeriko
rara melotot menatap carlos , carlos hanya diam saja. "kenapa aku tak tau?" tanya rara dingin
" dari kecil gogo tak akan memukul orang kalau tidak di ganggu nak" bela clara "dia hanya bertarung kalau diganggu" clara tak mau anaknya bertengkar dengan menantunya
"lagipula kenapa mereka begitu bodoh, sudah di hajar dikelas masih maju saja usai pulang sekolah" tanya vyora tak habis pikir "sudah gitu kemarin masih mengantar diri untuk dihajar" vyora memijat pelipisnya
"Mungkin mereka menganggap percobaan, satu lawan satu kalah, di coba satu lawan empat lalu satu lawan delapan" jawab patrick. clara, vyora dan sahabat rara mengangguk setuju
rara menatap carlos tajam, suasana jadi canggung, akhirnya rara mendengus
"sayang aku paling tak suka berkelahi, kau tau aku hanya suka tidur dan kerja, mereka duluan memukulku, kalau aku tak membalas aku yang akan babak belur. jika tadi malam aku babak belur, pulang ke rumah dad dan mom akan menghajarku habis habisan" carlos mencoba menjelaskan pada istri kecilnya
"jelas.. pasti daddy kalian akan menghajarnya kalau ia sampai bodoh mengantar diri di hajar orang" jawab clara "tak ada keluarga ivander dipukuli gratis.. apa kau mau suamimu di hajar orang sampai babak belur" tanya clara, rara menggeleng
"kalian duduklah" perintah haekal tegas , mereka segera duduk ke kursi masing masing
"Helix kedepannya saya tak mau ada hal seperti ini lagi, kalau terulang aku akan mengubur gank adikmu dan keluarga kalian hidup hidup" ucap haekal dingin penuh intimidasi
"Baik Tuan , kejadian ini tak akan terulang lagi" jawab haekal sopan dan takut
"Dan kalian .. kedepannya jaga carlos baik baik, kalau tak terdesak jangan biarkan carlos bertarung, aku tak mau dia sampai membunuh orang"
"Baik Tuan" jawab mereka serempak
"Pastikan tak seorangpun tau dia adalah keponakan saya, kalau ada yang tau berarti itu dari mulut kalian yang ada di ruangan ini"
semua mengangguk paham
__ADS_1