PERJODOHAN GOGO Dan RARA

PERJODOHAN GOGO Dan RARA
Bab 56 - Cerai


__ADS_3

"Tuan Bill , anda disini?" tanya Helix


"Kau mengenalnya?" tanya carlos


"Ya Tuan Muda, Jersey corp bergerak dibidang textile, tiga minggu lalu jersey corp mengajukan kerjasama mau distribusi sprei dan gordin ke hotel dan rumah sakit naungan official kita . Tuan Bill CEO dati Jersey Corp"


Opa mengirimkan pesan kepada seseorang dan menonton drama didepannya


"Tuan Muda Jersey Katakan ada apa tadi? kenapa anakku bisa terluka?" tanya carlos pada bill , wajahnya sangat dingin


"Ma-maaf.. mengenai anak anda terluka, saya sungguh tak tau Tuan Muda, Saat saya masuk. Perawat anda sedang menyerang istri saya, jadi saya bertarung dengannya" jawab Bill gugup


"Katakan Nyonya Muda Jersey , apa yang terjadi" Ucap Carlos dingin


"Anak anda melukai anak saya, saat saya masuk tentu saya marah. tapi perawat anda langsung menyerang saya dan kebetulan suami saya masuk" ucap honest angkuh


"Suster maria katakan ada apa tadi" perintah carlos


"Saya minta maaf , saya lalai tadi meninggalkan tuan nona kecil di play ground. saya pulang sebentar mengambil bekal makanan yang sudah di sediakan nyonya besar vyora. karena ada hilda saya kira tak apa"


"saat saya kembali, tuan nona kecil sudah terluka, dan nyonya muda menyerang Tuan nona kecil" jawab maria dengan wajah pucat


"tadinya saya mau langsung membunuhnya, tapi saya tak mau membuat tuan nona kecil terkejut. ditambah nona kecil menangis ketakutan, saya memilih menenangkan nona kecil dulu, tapi nyonya muda jersey sepertinya belum puas, ia terus menerus berusaha menyerang tuan kecil dom padahal sudah di halangi pengawal, saya dan hilda. itulah penyebab tadi dia berkelahi dengan hilda. dia kalah dan saat hilda mau menendangnya, suaminya masuk dan malah ikut menyerang hilda"


bill hampir ngompol mendengar ucapan maria, ia menatap istrinya datar. sekarang semua menatap honestine


"bagaimana anda melukai anak saya nyonya muda?" tanya carlos "saya tidak melakukannya" jawab honestine angkuh


"Ricko... " carlos memberi kode , ricko mengerjakan sesuatu . tiba tiba layar TV lebar menayangkan kejadian di play ground dari awal sampai akhir beserta suaranya


semua orang membeku melihat bagaimana anak honest menyakiti baby c, sampai honest ikut serta menyakiti tiga anak itu juga


seisi ruangan hening mencekam. ponsel bill berdering , bill menatap carlos , carlos mengangguk . bill mengangkat panggilan


"halo jhon.."


"......"


"Apa.. bagaimana bisa?"


"....."


"Apa yang terjadi? kenapa saham turun, kenapa investor dan pemegang saham menarik dana tiba tiba dan klien membatalkan kerjasama?"


"...."


"Apaaaaa, tuan besar ivander yang memerintahkan?"


"....."


bill meletakkan ponsel dengan gemetar, carlos menatap ayahnya datar, haekal malah menatap ayahnya. ayahnya malah duduk tenang seolah tak terjadi apa apa

__ADS_1


"apa yang kau lakukan honest, kenapa selalu membuat masalah? kali ini kau memukul keturunan ivander. kau akan jadi gembel setelah ini dan aku akan dipernjara" ucap bill frustasi sambil menjambak rambutnya sendiri


"Kalau kau memenjarakan dia, mungkin aku bisa memohon tuan besar ivander menyelamatkan perusahaanmu" ledek abuelo dengan tatapan menghina


tiga kakek itu segera keluar keluar ruangan dengan perawat mereka menuju kantor carlos


baby C sudah bermain lagi, pipinya sudah di oles salep oleh oma ivander .


"Apa mereka sudah mati?" tanya oma ivander menatap suaminya datar "setengah mati" jawab opa sambil berbaring di pangkuan istrinya di sofa panjang sambil mendudukkan dea di perutnya


"papih bagaimana pelakunya?" tanya vyora pada abuelo


"mereka sudah bangkrut dan segera masuk BUI, ivander sudah mengurusnya" jawab sang ayah, vyora hanya mengangguk. ia tau yang tuan besar punya kekuatan seperti itu.


****


"Jadi bagaimana pilihan anda Tuan, Tuan besar rollington tadi berkata mau memberi anda pilihan... anda akan memenjarakan istri anda dan anda bisa melanjutkan usaha anda. hidup bahagia bersama anak anda atau anda akan bangkrut, anak istri jadi gembel dan anda di penjara?" tanya helix


"Kau..!!!" bentak honest, helix menatapnya datar


"Aku memilih nemenjarakan istri saya, saya yang akan ajukan gugatan karena ia sudah menyakiti anak di bawah umur, setelah itu akan menemui Tuan Muda.. atas semua yang terjadi saya minta maaf .. saya pamit dulu Tuan Muda, Tuan Besar" bill bergegas keluar ruangan


"Hubby.. Hubby kau tak bisa begitu padaku" honest mengejar suaminya


"Bagaimana tak bisa, sudah cukup kau membuat masalah selama ini dengan kesombonganmu, kalau aku dipenjara ayahku akan mati, tak ada yang mengurus perobatan jantungnya. ayahku lebih penting daripada kamu. sepanjang hari selain foya foya dan mencari masalah apa yang kau bisa?" tanya bill tajam


"Bagaimana bisa kau melukai penerus ivander, kalau aku tak memenjarakanmu, kau tetap akan mati atau cacad di tangan mereka, apa kau paham?" tanya bill


"Baik.. aku akan melayangkan surat cerai padamu.. kau bisa pergi. biar aku yang menanggung ini semua" jawab bill


DEGGG


hati honest mendenyut nyeri, baru kali ini suaminya setuju menceraikannya


"ingat baik baik, kau dipenjara paling hanya lima tahun dan bisa pulang kembali setelahnya, tapi kalau kau memilih cerai. kau akan menjadi gembel karena aku sudah bangkrut tak punya harta apapun untuk di bagikan padamu, syukur syukur kau tak ditemukan oleh ivander "


honest lemas seketika dan bertekad untuk segera pergi membawa perhiasannya, memulai hidup baru mencari laki laki kaya lainnya


"kita ke J Resto" perintah bill pada supirnya


"Baik Tuan"


Bill mengirimkan sejumlah pesan pada ibunya, dia mengulur waktu tiba di rumah agar ibunya bisa membantunya melakukan beberapa hal sebelum mereka tiba


usai makan, bill menerima pesan ibunya bahwa pesan bill telah selesai di kerjakan . bill segera mengajak anak istrinya pulang


"pelayan ambilkan nota" pinta bill, sesaat pelayan datang membawa nota dan mesin merchant. bill menyerahkan kartunya


"maaf tuan ada kartu lain? yang ini tak dapat di gunakan" bill memberikan 3 kartu hasilnya semua tak dapat digunakan. pihak bank sudah memblokir semua kartunya


"Berapa makanan saya nona?" tanya bill "satu juta dua ratus ribu tuan"

__ADS_1


"honest aku menbawa uang tunai 500 ribu, bayarkan dulu sisanya nanti aku akan menggantinya" pinta bill


"kau menyuruhku membayar?" pekik honest tak percaya "kau bisa tak membayar kalau kau mau cuci piring disini" jawab bill datar. sambil mengumpat akhirnya honest menyerahkan 700ribu pada pelayan, akhirnya mereka bergegas pulang


"aku akan pergi sekarang" honest segera masuk ke kamar mengambil koper dan menyusun baju bajunya. total ada tiga koper sangat besar dan 5 kardus super besar terisi barangnya


"kau benar akan meninggalkan aku sendirian menanggung ini? kau nemikirkan nasib anak anak setelah ini?" tanya bill


"kau dan orangtuamu yang menginginkan anak, aku tak pernah menginginkannya. setelah ini aku akan mencari lembaran baru dengan suami kaya" ucap honest.


honest berjalan ke lemari perhiasannya, ia tak menemukan perhiasannya. ia bergegas ke brankas dan membukanya, tapi brankas juga kosong


"bill kemana perhiasanku?" tanya honest


"oh aku sudah meminta anak buahku menjualnya, dan sudah di gunakan membayar deposit rumah sakit untuk perawatan ayahku" jawab bill tenang


"kau gila hah? kau menjual barang milikku tanpa ijinku. kenapa kau seperti itu?" teriak honest. bill mencibir. hilang sudah perasaannya pada istrinya


ia menelpon seseorang "bawa masuk ke kamarku" dan seorang maid membawakan tas koper kecil lalu membukanya di lantai. tampak sedikit pakaian lusuh disana


"kau datang tak membawa apapun ke rumah ini, bagaimana bisa milikmu? isi koper itu yang kau bawa ke rumah ini saat kau tiba. itu milikmu" ucap bill santai


honest berteriak kalap dan memukuli bill. bill hanya menatapnya nanar dan menggelengkan kepala


"apa yang kau lakukan?" teriak seseorang yang baru membuka pintu kamar mereka


"i ibu.." ucap honest


PLAKKKK PLAKKKK


dua tamparan mendarat di pipi honest


"suamimu bangkrut dan kau mau pergi padahal ini semua ulahmu, dan sekarang kau memukuli putraku?" tanya nyonya besar jersey


honest diam sambil memegang pipinya yang terasa perih akibat tamparan mertuanya.


"bill biarkan dia pergi. ibu ada sisa uang 10 juta, semua kartu sudah di blokir. berikan lima juta sisanya bisa buat makan anakmu beberapa hari. ibu akan cari kios kecil untuk berjualan kecil kecilan demi memperpanjang biaya hidup kita" sang ibu menyerahkan seikat uang merah pada bill . bill mulai menyisihkan uang untuk bekal istrinya


"apa lima juta? tak bisa aku mau 9 juta. aku membutuhkan biaya untuk pergi dari kota ini sebelum keluarga ivander menemukanku" ia merebut uang merah itu dan menghitung 10 lembar, ia letakkan di ranjang


"bagaimana makan anakmu kalau kau membawa 9 juta?" tanya mertuanya "itu bukan urusanku, kalian yang nenginginkan anak itu bukan aku" jawab honest


honest memesan pick up secara online. ia mau pulang ke desa air , sebuah desa kecil kelahirannya. dimana ada rumah mungil milik orangtuanya berada


TOK TOK TOK


"Tuan ini dokumen yang anda butuhkan" ucap seseorang saat bill membuka pintu kamar, bill menerimanya dan menutup pintu


"Tanda tangani surat cerai ini agar kau bebas mencari suami baru kelak" bill menyerahkan map itu, dengan cepat honest menandatangani lalu meminta maid memindahkan barang nya ke pick up yang sudah tiba


__ADS_1


__ADS_2