
"Haekal , carlos.. dad mau bicara" ucap opa
Keduanya segera nenghadap ke arah pemimpin keluarga ivander itu
"Mengenai keluarga Fernando, kasihan mereka. bisakah ijinkan Gogo menjadi pewaris mereka?" tanya opa. haekal mendengus
"Dad tau dia sejak dulu menyukai istri haekal"
"Lepaskan masalah pribadi, walau bagaimanapun si tua bangka itu sahabat dad sejak dulu. kasihan kalau dia tak punya penerus. kami melalui banyak masalah bersama sama sejak muda hingga pencapaian hari ini" bujuk opa
setelah pembicaraan satu jam akhirnya haekal menyerah dan membiarkan opa memutuskan , carlos juga membiarkan sang opa memutuskan karena carlos memang anak yang patuh
"go buatlah design sebuah komplex mansion dengan 8 mansion berdekatan, kami berencana mau membangun mansion berbarengan.. dan satu arena permainan anak anak out door indoor.. berapa lama bisa selesai?"
"tiga bulan opa" jawab gogo, opa mengangguk paham
"lalu nengenai kembar , apakah bisa keempat putramu tinggal di itally bersama opa dan dad mu saat kalian kembali ke jakarta? opa tak mau mereka kekurangan kasih sayang saat kecil dan menjadi nakal. sementara saat ke jakarta 5 tahun pertama kamu akan sangat sibuk sekali dengan dunia barumu" ucap opa
opa menjelaskan panjang lebar selama satu jam pada carlos dan akhirnya carlos mengerti dan bersedia
"Gogo setuju tinggal membicarakan dengan rara dulu ya opa" ucap carlos , hatinya berat tapi semua penjelasan opa sangat masuk akal demi kebaikan anak anaknya kelak .
"Baiklah opa tunggu jawabannya besok" carlos mengangguk paham
opa segera berlalu menemui fernando , haekal mengurus beberapa pekerjaannya melalui virtual di jakarta sekaligus mempelajari sistem baru carlos di eropah
volcano sedang mendata semua perusahaannya dan perusahaan istrinya untuk di serah terima kepada rara melalui carlos dan menyusun team yang akan dia pergunakan membantu carlos kedepannya
carlos melanjutkan pekerjaannya sampai jam lima sore akhirnya mereka pulang bersama untuk makan malam di mansion
clara, vyora , wanda dan oma seperti biasa mengurus makanan sehat buat keluarganya dan rara mengurus laporan keuangan perusahaan mereka . nenek lain bermain bersama cicit mereka yang menggemaskan itu
__ADS_1
"Honey masih sibuk?" tanya carlos saat masuk kamar. rara segera mematikan laptopnya dan menghampiri carlos
menerima tas, jas, dasi suaminya . menuangkan kopi yang sejak tadi sudah ia seduh lalu menyediakan pakaian ganti carlos di sofa
"Honey.. cuaca dingin diluar, aku menginginkanmu" bisik carlos "mandilah bersamaku" pintanya. rara mengangguk meskipun ia sudah mandi
carlos senang memiliki istri yang patuh, tidak neko neko dan selalu mendampinginya tanpa protes. baginya rara adalah berkat Tuhan yang luar biasa dalam hidupnya
Akhirnya mereka mandi selama satu jam lebih , tidak bisa terlalu lama karena sebentar lagi jam makan malam. pintu kamar akan di gedor para nenek untuk makan bersama
usai mandi carlos memeluk istrinya dan membawanya ke ruang makan untuk makan malam bersama. patrick dan vyora belum muncul. mereka meminta rara memanggil orangtuanya
saat mau mengetuk pintu kamar, terdengar teriakan ayah ibunya "Fast honey fast" rara langsung memasang wajah datar dan segera turun kembali
"kita makan saja jangan tunggu papi mami, nanti rara antar makan malam mereka ke kamar, nonno" ucap rara datar lalu mengambilkan makanan buat suaminya . carlos hanya tertawa membuat yang lain paham
tepat setelah mereka selesai makan malam. rara naik ke atas membawa makan malam dan meletakkan di depan pintu kamar ayah ibunya. di dalam masih terdengar teriakan orangtuanya. rara kembali memasang wajah datar dan kembali ke kamarnya
"Kalau gitu kita juga menguji KB ku, apakah bisa jebol atau tidak ya" pinta carlos yang tanpa aba aba langsung menyerang istri kecilnya
carlos menyelesaikan dua ronde lagi dengan istrinya dan rara terkapar lemas . badannya serasa remuk
"Mau coba lima ronde?" tanya carlos. rara mencubit pinggangnya "Nanti tulangku rontok" carlos tertawa . ia segera menarik tubuh istrinya kedalam pelukannya
carlos menceritakan tentang plan opa mengenai 4 putra mereka, awalnya rara keberatan berpisah dari anaknya tapi setelah carlos memberi pengertian padanya. akhirnya rara setuju . mereka segera tertidur pulas
dikamar lain haekal juga menyelesaikan dua babak dengan istri kecil kesayangannya karena cuaca amat sangat dingin. ia membutuhkan istrinya itu untuk menghangatkan tubuhnya
Dikamar sebelah vyora merengek rengek "Hubby sudah empat babak. badanku serasa hancur. dibawah sangat perih. aku juga lapar" ucap vyora lirih. patrick tertawa
"Supaya kau tak meninggalkan suami perkasamu ini" godanya "Heh mana mungkin aku mau sama orang lain selain patrick aldebaran. cucupun sudah lima . tugasku hanya mengurus suami tampan dan cicit tampanku"
__ADS_1
patrick segera membersihkan diri dan mengenakan pakaiannya lalu keluar kamar. ternyata sudah ada makanan tersedia didepan kamarnya dan ada memo dari rara
"Makan yang banyak mih, biar adik rara bisa cepet lahir" patrick terbahak bahak membaca memo itu dan mendorong troly makanan masuk ke kamar
patrick sangat senang dengan mansion ivander. semua orang sibuk urusan masing masing dan tidak mencampuri urusan satu sama lain. semua sangat pengertian dan itu terjadi sejak ia remaja sampai sekarang . dan kamar yang ia pakai sekarang adalah kamarnya sejak remaja dulu. oma selalu meminta maid membersihkan kamarnya dan kamar haekal selama mereka di luar rumah
di mansion ayahnya sebenarnya sama. semua sibuk urusan masing masing tapi yang tersisa hanya dia dan maid jadinya sangat sepi. mungkin sekarangpun akan begitu sepi bahkan semakin sepi
dan orangtuanya akan berduaan menikmati kesepian mereka seperti saat dia kecil dulu.
♡♡♡♡♡♡
hari ke sembilan di itally semua kerjaan carlos sudah rampung
sisa tiga lagi yang harus ia tangani perusahaan ex-volcano, ex-wanda, ex-fernando yang sudah menjadi miliknya dan istrinya . membutuhkan waktu lagi menyusun kinerja kedua perusahaan itu tapi carlos harus tanggung jawab semuanya.
Carlos harus menjalani pelatihan bela diri bersama rara, lazarus dan harley selama 3 hari di markas CN dan disinilah mereka berada
Mereka dipaksa bertarung dan bertarung, menjalani pelatihan khusus dalam bertarung dan mengasah skill mereka. tiga hari mereka di kurung disana
hari keempat, opa, haekal, nonno, patrick datang ke markas menjemput mereka sekalian menjajal ilmu mereka
Haekal dan patrick yang menunjukkan pertarungan team pada mereka. ratusan team elite di kerahkan menyerang dua senior itu secara brutal dan tanpa ampun. tapi mereka mengalahkan semua dengan tenang dan mudah
harley, lazarus, carlos, rara menatap tanpa kedip. bagaimana ayah mereka menghajar titik lemah musuh dengan mudah membuat mereka terbaring di lantai. cara menghadapi lawan bersenjata dengan tangan kosong
setelah memberi penghormatan pada semua pimpinan mabes CN. mereka bergegas kembali ke mansion. "kita bulan madu ke venice dua hari mau?" tanya carlos . rara mengangguk senang. itu kota romantis yang ia ingin kunjungi
keduanya segera melapor pada haekal mau ke venice tapi dilarang "Kalian baru pelantikan serah terima, banyak yang mengincar keselamatan kalian. lain kali saja ya. apa kalian mau jalan jalan di jaga ratusan pengawal? itu bukan bulan madu tapi piknik" ucap opa.
akhirnya carlos dan rara yang dasarnya patuh pun segera menyetujui dan memilih jalan jalan di dalam kota itally saja . para tetua itu senang sekali dengan kepatuhan keduanya
__ADS_1