
Iya loo mas, katanya dari teman SMA nya, berarti kaya banget tuh teman pembantu kamu," jawab Meike.
Dan Ricky semakin terdiam sebab dia sebagai suami belum pernah memberikan apapun kepada Laras, dia hanya memberikan luka dari pertama kejadian itu.
"Oh iya lah sayang, kalo itu dari temannya, tapi maaf kali ini aku belum bisa keluar buat nemani kamu," ucap Ricky.
"Kok gitu sih, masa gak bisa sayang," jawab Meike dengan merengek.
"Lah kamu kan tau ini hari pertama aku kerja, jadi gak mungkin dong aku pergi seenaknya," ucap Ricky.
"Ya tapi kan, ini perusahaan papa kamu sayang masa gitu aja gak boleh, jelas dong gak bisa, aku juga harus menjaga nama baik papa diperusahaan ini," jawab Ricky.
"Baiklah kalau begitu, tapi besok bisa kan, sialnya sorenya aku bakal balik ke luar negeri," pinta Meike.
"Besok besok aja kita bahas ya sayang, aku usahakan bisa keluar besok," jawab Ricky.
Yang kebingungan apa bisa keluar atau tidak, papa kan susah di rayu sekarang," gumamnya.
"Yasudah aku balik dulu ya sayang bye," ucap Meike dengan mencium pipi Ricky.
Teman se kantor Ricky melihat wanita itu, sebagian juga sudah tau kalau wanita itu adalah kekasihnya Ricky. padahal temannya semua datang ke acara pernikahanya dengan Laras ,membuat mereka bertanya-tanya, kenapa Ricky masih berhubungan dengan wanita itu,sementara dia sudah memiliki seorang istri bak bidadari.
Ricky yang baru kerja harus lebih bisa kompeten di pekerjaan nya, kalau dia berbuat seenaknya, otomatis papanya akan malu.
Sementara Laras yang hanya tamatan SMA sikap dan cara kerjanya sangat ulet, ya walau itu masih pekerjaan rumah sih, tapi rencana Rio akan menguliahkan Laras dengan sistem pertemuan jarak jauh, agar Laras suatu saat bisa kerja untuk dirinya sendiri.
kring,,, kring,,,,
"Halo Laras kamu dimana ini, aku ada berita bagus," ucap Rio.
"Biasa mas aku dirumah ,emang ada apa mas," tanya Laras.
"Baiklah nanti sore kita ketemu di taman ya," ucap Rio.
"Oh baiklah mas," jawab Laras.
Mas Rio mau ngomong apa sih, keknya perlu banget, emang dia punya rencana apalagi sekarang, gumam Laras.
Mudah-mudahan Laras mau, dan Laras suka dengan rencana ku ini, ucap Rio dalam hati.
Sore pun tiba.
__ADS_1
"Laras aku sudah di taman ya," Chat dari Rio.
"Baiklah mas aku juga sudah di jalan,menuju ke sana," balas Laras.
Sampai Laras di taman ,dia sudah melihat Rio dengan ekspresi yang bahagia, membuat ia bertanya apa yang akan disampaikan oleh Rio.
"Ada apa sih mas, kok kelihatannya senang banget," tanya Laras.
"Mulai besok kamu sudah bisa masuk kuliah, aku tidak ingin melihat kamu terus-menerus di sakiti suamimu, nanti setelah lulus kamu bisa kerja dimana saja kamu mau," ucap Rio.
Mendengar ucapan Rio Laras merasa sangat senang, mimpi dia untuk kuliah terkabul, walaupun bulan suaminya yang menguliahkan, tapi tetap saja mana mungkin Laras menolak , ia akan menggapai mimpinya kembali.
"Kamu serius mas, kamu gak bercanda kan," tanya Laras.
"GK Laras aku serius, aku sudah mendaftar dan berbicara dengan pihak kampusnya,"jawab Rio.
"Terimakasih mas, aku akan belajar segiat mungkin, aku akan capai mimpi-mimpi ku," ucap Laras sambil memeluk Rio.
Rio yang terkaget untuk pertama kalinya Laras memeluk Rio, mungkin karena ia bahagia banget mendengar tawaran Rio.
"Eh Laras nanti ada yang liat lo, masa istri Ricky meluk seorang perjaka," ledek Rio.
"Untuk pertemuan kamu itu bisa setelah kamu selesai pekerjaan rumah, habis itu langsung berangkat nke kampusnya saja ya," ucap Rio.
"Berarti masih bisa menyelesaikan pekerjaan dirumah, d an mas Ricky berangkat ke kantor baru ke kampus," tanya Laras.
"Siap tuan putri pas banget gak salah lagi," jawab Rio dengan senyum tipisnya.
"Baiklah mas, besok aku akan ke kampus, baiklah mas, ada lagi yang mau kita bicarakan, karena sudah sore juga mas," tanya Laras.
Gak ada lagi kok, kita bisa pulang sekarang," jawab Rio.
Apalagi yang mau dibicarakan Laras, dengan kamu memelukku hari ini sudah menjadi kebahagiaan tersendiri untuk ku, aku sudah merasa cukup dengan hal ini,semoga besok-besok kamu sering melakukan itu,gumamnya Rio sambil senyum licik.
Laras yang mendengar kabar bahagianya, dia tidak berhenti untuk senyum, dan melakukan semua pekerjaan rumahnya dengan semangat, karena ia akhirnya merasakan yang namanya kuliah, tapi Laras tidak memberitahu kepada siapapun termasuk keluarga suaminya,dan ibunya, ia menyembunyikan ini karena suatu saat akan menjadi kejutan untuk mereka semua, ucap Laras dalam hati.
Dimalam harinya suami, papa mertua Laras kembali dari kantor.
"Laras kamu apa kabar hari ini," tanya suaminya.
"Ya seperti biasa ,aku baik-baik saja mas," jawab Laras, yang heran akan suaminya itu,tumben dia menanyakan kabar ku biasanya gk pernah, gumam Laras.
__ADS_1
"Baguslah kalau begitu, aku akan mandi dulu," ucap Ricky.
"Baiklah ,aku akan menyiapkan makan malam dibawah," jawab Laras.
Tidak begitu lama Ricky selesai mandi, dan ketika ia membuka lemari pakaian, tidak sengaja ia membuka lemari Laras, dan betapa kagetnya ia melihat barang-barang Laras semua brended dan gak ada harga murah, paling kecil harga baju Laras dua juta lima ratus an.
Sejak kapan Laras punya barang mewah seperti ini, kenapa aku tidak pernah tau,apa jangan-jangan mama kali ya yang membelinya, soalnya kan Mama sayang sekali dengan Laras, gumamnya tanpa curiga kepada siapapun, memang betul mamanya suka sekali dengan menantunya, sehingga membuat Ricky todak curiga terhadap Laras, sedangkan ia sendiri tidak pernah memberikan kebahagiaan kepada Laras, yang ada di otak dan hatinya cuma Meike,,, Meike,,, dan Meike.
Makan malam pun dimulai, Laras yang selalu bahagia terlihat dari pancaran wajahnya, sedangkan Ricky banyak pikiran sebab Meike akan pulang ke luar negeri, dan hatinya belum bisa ia buka untuk Laras.
"Laras kelihatan bahagia sekali, ada apa ini," tanya mama mertua Laras.
"Ya Laras kan selalu bahagia ma, hari-hari harus dijalani dan dinikmati ma, kalau tidak akan seperti neraka kalau tidak bisa menikmatinya dunia ini," jawab Laras dengan santainya.
"Lah Ricky itu kamu kenapa lagi, kok wajahnya kusut begitu gak ada semangatnya," tanya mama kepada Ricky.
"Ricky sedih aja ma, besok Meike akan balik ke luar negeri," ucap Ricky.
Mendengar itu Laras yang lagi minum tiba-tiba.
Uhukkk uhukkk uhukkkk,
Laras terbatuk mendengar itu.
"Jadi karena Meike kekasihmu itu balik kamu menjadi sedih mas," tanya Laras.
"Ia kamu senang kan, kalau dia kembali ke luar negeri," jawab Ricky.
"Hahahaha maaf mas, gak ada hubungannya denganku, ada atau tidaknya dia disini kan sama saja, tetap saja aku tak pernah kau anggap istri, jadi ya aku aman-aman saja," ucap Laras dengan santainya tetapi maknanya sudah merobek hati Ricky.
selanjutnya.
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
...Bersambung...
...Jangan Lupa Like, Vote & komentar yang membangun...
...Terimakasih...
...🙏🙏🙏🙏...
__ADS_1