Pernikahan Fatamorgana

Pernikahan Fatamorgana
Berburu Oleh-oleh


__ADS_3

Sore itu...


Suara kenderaaan yang lalu lalang terdengar begitu ramai menandakan jadwal pulang sudah tiba Laras dan Mita bersiap-siap untuk kembali ke Kost.


“Mit kerjaan mu masi banyak ngak????’’ tanya Laras.


“Nih bentar lagi, tinggal sedikit lagi kok, sabar yaa “ Jawab Mita sambil senyum menatap Laras.


“Okayyy lanjut, aku juga masi beres-beres nih,” ucap Laras sambil garuk kepalanya.


“hm hm hm hm cepat beres- beres mau kemana nihhhh??? Tanya Ibra teman satu ruangan dengan mereka.


“ ngak kemana-mana kok Ib, pengen ke kost aja, pengen cepat istirahat,” Jawab Laras.


“Kok tumben nihhh nanya- nanya!!! Ada angin apa ini,” Sindir Mita terhadap Ibra.


“Iya tuhhhh ada angin sepoi-sepo nihhh berhembus,” ledek Tari dengan senyumannya.


“Yahhh ngan kok, kan Cuma nanya, emang salah????,” jawab Ibra sembari bertanya kembali.


“Ya ngak salah sihhh,, Cuma kan kaget aja tiba-tiba nanya seperti itu tadi,” sambar Tari dengan ketus.


“ya udah dehh terserah kalian aja mau ngomong apa, gw ngak peduli,” ucap Ibra lagi dengan senyum licik terhadap Tari.


waktu tak terasa berlalu Mita akhirnya selesai mengerjakan tugasnya dan segera beres-beres meja kerjanya.


“udah nih Ras, kita Balik sekarang yukkk,” ucap Mita terhadap Laras.


“Yaudah ayokk,” jawab Laras


“Hmmm ngak mau diantar sama mas Ibra nih kalian berdua,” ledek Tari.


“Dihhhhh apa an sih mbak, kita masi bisa jalan kok, kan kost kita dekat,” jawab Mita.


“ Mmmmm iyaaa ,,, mau diantar ngak ih kalian berdua??,” Tanya Ibra.


“Udah mas, Makasih kita jalan kaki aja, lagian dekat begini ngak perlu diantar Mas,” sahut Laras dengan manarik tangan mita keluar dari ruangan itu.


“Kita duluan yaa Mbak, Mas,” Teriak Mita karena sudag terlanjur ditarik oleh Laras.


Mereka pun bergegas keluar dari perusahaan dan menuju kost mereka,


“Ehh Mit ada angin apa yaa kok tiba – tiba mas Ibra bertanya seperti itu, jadi tanda tanya dehh,” ucap Laras.


“Iya juga sih Ras, atau Jangan jangan....,” jawab Mita sambil senyum senyum ngak jelas terhadap Laras.

__ADS_1


“Jangan jangan apa sih Mit, ngomong yang jelas dong, aku ngak ngerti,” ucap Laras.


“ Ya.... jangan jangan mas Ibra naksir kali sama kamu,” tegas Mita.


“Ihhhh Mita ngomong apa sihhh, jangan ngawur deh,” jawab Laras.


“ sipa yang ngawur sih Laras, kan kenyataannya seperti itu dari pertama kita masuk ke perusahaan itu kan mata Ibra sudah tertuju kepada dirimu yang super cuantikkk ini,” jawab Mita dengan meyanjung sahabatnya itu.


“Mmmmmm mulai dehhhh jangan berlebihan Mit, aku ngak ngerasa seperti itu kok, lagian aku kan udah ada Mas Rio,” Jawab Laras.


“ Hehehehe iya iya dehhhh, kalian kan ngak terpisahkan,” ucap Mita sambil tertawa.


“ dah yukkk buru ke Kost, udah ngak sabar pengen baringan capek banget ngejar- ngejar target hari ini,” jawab Laras.


“ Okayyyyyy setuju banget, aku juga ngerasa capekkk bangettt ,” sambung Mita.


“Gimana besok kita balik ke Jakarta ???,” Tanya Laras.


“Ya udah ayok, lagian kita kan dah janji ke ibu kalo kita bakal balik seminggu sekali,” jawab Mita yang juga pastinya kangen dengan orang tuanya.


“Yupssss beres besok pagi kita Otw,” ucap Laras.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


Laras yang dari semalam sudah tak sabar ingin balik ke Jakarta dan segera ingin membeli oleh- oleh mereka bangun lebih cepat dari biasanya, kembali mengambil kertas dan mencatat nama- nama yang akan dibelika oleh- oleh.


“Okayy list nya sudah selesai, yang pastinya ngak bakal lupa untuk tetangga juga, dan untuk beberapa hari dirumah tentunya.


“Ras kamu mandi duluan ya,” ucap Mita dari tempat tidur.


“Mitaaaaaaaaaa,,,,, yukkkk bangun biar cepat kita sarapan,” jawab Laras yang sudah terlebih dahulu bangun.


“Iyaaaa Rass iyaaa nih juga bangun,” jawab Mita.


Mita bangun dari tempat tidur sementara Laras keluar sebentar untuk membelikan sarapan mereka berdua.


Tok... tok.... tok.....


“Mit... kamu sudah selesai mandi belum??,” tanya Laras.


“Udah dong nih masih pake baju,” jawab Mita.


“Yukkk buru nih aku udah nyiapin sarapan nihh mumpung masi panas,” ucap Laras.


Mereka sarapn selang 30 menit berlalu, Laras mengambil handuknya yang terletak di dekat meja makan dan menaruhnya di tempat biasa mereka melatakkan barang, tiba- tiba ada pesam masuk ke Hp Laras.

__ADS_1


“Selamat pagi Laras, aku sudah dirumah menunggu kamu, jadi kan pulang hari ini,, Rio,”


Tak lama kemudian Mita datang ke dekat Laras dan membaca pesan tersebut


“Cie cie cie yang sudah ditunggu kekasih nihhh,” ledek Mita.


“Iya nihh Mit, mas Rio sepagi ini udah ke rumah aja,” jawab Laras dengan wajah malu- malu.


Mereka pun bergegas membawa barang bawaan dan tak lupa singgah di pusan perbelanjaan untuk membeli beberapa oleh- oleh untuk dibawa pulang.


Di depan kost sudah menunggu sebuah mobil Innova Biru lenkap dengan Supirnya.


“Silahkan mbak, saya akan mengantar kemana mabak mau pergi,” ucap Supir.


“Pak kami ingin membeli oleh- oleh bisa ngak bapak antar kami ke tempat pusat oleh- oleh daerah sini,” jawab Mita.


“Baik Mbak, Siap,,, !” jawab pak Supir.


Mereka pun masuk dan mobil perlahan mulai berjalan dengan santay, menyusuri kota yang padat ini, setelah 15 menit didalam mobil akhirnya mereka sampai di pusat oleh- oleh.


“Woww,,, Ras ini keren banget, aku pernah memesan dibelikan teman untuk ku tapi masa ia aku dikasi gantungan kunci, kan ngak lucu ceritanya, padahal disini banyak banget ragam pilihan souvenir nya, apalagi makanannya, aku pengen borong deh,,,,” ucap Mita terhadap Laras.


“Jadi kamu mulai dari yang mana nihhh???,” jawab laras.


“Kita ke toko itu saja, kaya nya lengap deh isinya,” Mita sambil berjlan menuju salah satu toko.


“Mit kamu bawa uang cash kan???,” tanya Laras.


“Iya Ras aku bawa kok, kartu juga aku bawa, kamu tenang aja Ras,” jawab Mita dengan santai.


“Aku mau belikan untuk semua orang yang ada dirumah dan juga para tetangga,” ucap Laras sembari tersenyum.


“aku mau beli ini, ini, ini, ituuu itu jugaaa, dan itu, kaya nya pasti enak dehhh, yang disana juga cantik – cantik juga,” ucap Mita yang jatuh hati kepada apa yang dia lihat di toko itu.


Laras yang melihat tingkah Mita hanya bisa geleng- geleng kepala, benar- benar kalau diajak shopping barang bawaannya pasti banyak banget apalagi ketempat sepert ini pasti semangat banget deh.


“Udah Ras aku dah capek baget kita rehat bentar di sana yukk, pegel banget nih kaki ku,” keluh Mita yang kecapekan.


“ini kartu debitnya aku tinggal sebentar ya, ucap Laras sambil melangkah untuk membayar beberapa barang yang belum diambil.


...Bersambung...


...Jangan lupa Like, Vote & Komentar...


...Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2