
Rio pun melangkah keluar dari rumah Laras, tak lupa ia membawa bingkisan yang diberikan oleh Laras dan ibunya juga ikut mengantar Rio ke depan rumah.
Sementara disisi lain jalan tanpa sengaja Ricky, mantan suami Laras melihat adegan itu yang membuat ia agak cemburu karena kedekatan orang tua dan Laras sendiri terhadap Rio yang dimana dulu ia tidak pernah mendapatkan hal itu.
Sebaliknya juga Laras tidak pernah mendapatkan perlakuan baik dari dirinya, dan kini Meike juga sudah menghindar dari Ricky karena kejadian yang ia sembunyikan dari Meike kekasihnya itu, membuat Meike berpikir untuk melanjutkan hubungan dengan dirinya.
Tanpa sadar ia langsung menginjak gas tanpa ragu, membuat mobil yang ia bawa sudah seperti di arena balap liar, mobil itu berjalan seperti tak terkendali menuju rumahnya.
Stttttttttttt,,,,,, suara dari Ban mobil yang di rem paku dari halaman rumah.
Dorrrrr....... plakkkkk suara pintu terbuka dengan bantingan.
“Suaraaaa apa ituuu ????,” tanya Rere yang kaget akan suara keras itu.
Dan perlahan dia melihat putranya masuk langsung ke kamar dengan tergesa – gesa.
“Ada apa sih Ricky kok sepertinya ada masalah besar??,” tanya Rere terhadap Putranya.
“hm ngak kok ma,” jawab Ricky dengan Ketus.
“Ngak mungkin ngak ada apa- apa, sampai kamu stress begitu,” jawab Rere lagi yang kurang percaya akan kata – kata putranya.
“ Tu lahh, tadi ngak sengaja Ricky ngeliat Rio di rumah Laras,” ucap Ricky dengan kesal.
“Lohhhh truss kenapa kalo Rio di rumah Laras???,” tanya mama Ricky denga heran.
“Ya ngak sih,” uccap Ricky sambil menunduk.
“Kamu cemburu????,” tanya mama nya.
“Ya ngak lahhhh, ngapai juga aku cemburu kita kan udah cerai” jawab Ricky ngeles.
Tapi naluri seorang ibu ngak pernah salah, dia sudah pasti tau kalau anaknya itu cemburu melihat kejadian itu, dan ia tidak menyangka setelah cerai justru putranya semakin jatuh hari kepada mantan menantunya itu.
__ADS_1
“Ricky kenapa lagi sih ma,” tanya Jacky papanya Ricky.
“Tuhhh anak kamu cemburu melihat Laras dekat dengan Rio,” jawab Rere.
“Dimana dia lihat ma?,” tanya Jacky yang masih penasaran dengan kejadian itu.
“Tadi Ricky pergi jalan, ngak sengaja lewat dari jalan rumah Laras, ehhhh pas dia lihat ada Rio ternyata di sana, diantar laras sama ibunya, Rio mau pulang,” Jelas Rere kepada Jacky.
“lahhhh sekarang kok cemburuan gitu, dulu jangankan dianggap ngomong aja pun ngak pernah, sekarang giliran udah pisah malah cemburu, aneh – aneh aja tingkah si Ricky ini memang,” jawab Jacky.
“makanya itu pa, mama juga heran, lagian akhir- akhir ini Meike juga jarang ya datang ke rumah,” ucap Rere.
“nahhh itu dia ma, papa juga tanda tanya ini, kok tumben Meike jarang berkunjung apa lagi weekend seperti ini,” jawab Jacky.
“betul banget tuh pa, nanti lah mama coba tanya Meike ada paa dengan mereka berdua,” ucap Rere yang juga ikut bertanya kenapa hubungan anaknya dengan Meike.
“ iya iya kamu coba tanya, takutnya besok dikantor kerja si Ricky jadi ngak fokus, gimana perusahaan bakal maju kalau karyawannya seperti Ricky ma,” jawab Jacky.
“salah papa sendiri kenapa terlalu memanjakan dia,” ucap Rere.
“Papa yang manja in atau mama???,” ucap Jacky memutar balikkan kalimat.
“ sudah ihhh,, ngak perlu deh saling menyalahkan, kita bahas baiknya kedepan itu bagaimana paaaaa, yang lalu jangn ungkit- ungkit lagi dehh,” ucap Rere terhadap suaminya itu.
“Hmmmm iya iyaaaa,,,, semoga saja pola pikir Ricky ini berubah, “ ucap Jacky sambil menghela nafasnya.
“Baiklah pa, mama ke belakang dulu masih banyak tuh kerjaan yang belom selesai,” ucap Rere yang ingin melanjutkan pekerjaannya sebagai ibu rumah tangga.
“Dulu pekerjaan seperti ini mana pernah aku kerjakan lagi, selama ada Laras dulu aku ngak pernah di bolehin buat kerja tapi sekarang semenjak Laras dan Ricky berpisah semuanya jadi kembali lagi ke awal, aku yang harus mengerjakan ini semua lagi, semoga saja suatu saat Ricky menemukan orang yang sama seperti Laras yang bekerja dengan Hati penuh keihlasan dan ngak milih – milih pekerjaan” gumam Rere dalam hati teringat akan hal yang biasa dilakukan oleh mantan menantunya itu.
Di rumah Rio
“maaa.... mama.... “ teriak Rio dari luar sampai ke dalam rumah.
__ADS_1
“Apa sihhhhh, kok teriak – teriak ??,” ucap Siska mama Rio yang kaget melihat ada barang yang dibawa putranya pulang ke rumah.
“itu kamu bawa apa??,” tanya Siska langsung sebelum Rio memberikannya.
“Ohhh ini nihh, oleh – oleh dari Laras dia bawa dari tempat magang, katanya ini langsung dibawa dari sana dan semoga mama suka katanya,” jawab Rio menjelaskan asal usul barang itu.
“Hm hm hm, belom apa – apa udah dikasi oleh – oleh nihhh calon mertua,” ucap Siska ngeledek Rio.
“ ihhh apa sih maaa,,, lagian kan Laras belom selesai kuliahnya, masi lama maaa,” jawab Rio membela diri.
“Yaaaaa palingan beberapa bulan lagi kann,,, emang kamu ngak sabar nihh,” ledek siska lagi.
“Udah akhhh,,,, Rio sabar kok,,, udah ya ma, Rio mandi dulu gerahh banget,” ucap Rio yang langsung meninggalkan ibunya
Ya begini lah yang namanya perempuan, kemana – mana pasti mikiri siapa aja yag mau bawa oleh – oleh, lagian nihh zaman sekarang sudah langka ini mah, ada anak gadis yang mau bawa oleh – oleh seperti ini, biasanya juga beli di toko sekitar rumah, tarok di pelastik udah gitu aja langsung di kasi.
“Semoga la Laras ini berbeda dengan wanita yang lain seperti yang diceritakan Rio “gumam Siska dalam hati.
Tanpa mengulur waktu siska membuka barang yang di berikan oleh laras Terhadapnya.
“Waaaawwww bagus banget, Laras kok tau selera ku ya, ini pas banget seperti yang aku inginkan,” ucap Siska dalam hatinya, ia juga merasa sangat senang akan oleh – oleh itu.
........................................................................
Tidak terasa kegiatan Laras dan Mita akan berakhir setelah beberapa saat selalu bolak balik dari rumah ke tempat magang mereka, dan pada akhirnya waktunya habis juga dan akan segera kembali ke rumah masing- masing dan meneruskan kuliah yang tinggal hitungan beberapa bulan lagi, mereka berdua akan segera menyandang gelar SH di belakang nama masing - masing.
Dimana itu yang sudah di impikan oleh Laras, setelah menempuh perjalanan hidup yang begitu rumit yang membuat ia semakin kuat, semakin sabar dalam menjalani hidup. Dengan cita – cita membahagiakan orang ibunya yang tinggal sendiri setelah sekian lama ditinggal oleh ayahnya.
...Bersambung...
...Jangan Lupa Like, Komentar & Vote...
...Terimakasih ...
__ADS_1