Pernikahan Fatamorgana

Pernikahan Fatamorgana
Sindiran Rere / Mamanya Ricky


__ADS_3

Pagi itu,,, Ibu Ratih terbangun dari tidurnya, kemudian ia segera menyiapkan sarapan pagi untuk mereka berdua. lalu setelah mentari pagi mulai memancarkan cahayanya ia pun segera membangunkan putri itu, karena masih ada pertemuan di kampus yang harus ia hadiri.


Ibu Ratih pun segera menuju kamar Laras dan langsung membangunkannya.


"Larass... Larass.... Bangun nak ini udah jam berapa nanti kamu telat," ucap ibu Ratih dari balik pintu kamar Laras.


"Iya,,, iyaa bu,, ini Laras sudah bangun kok, dan segera ke mandi," sahut Laras dari dalam kamar.


Tak menunggu waktu lama Laras beranjak dari tempat tidurnya dan segera menuju kamar mandi, dan bersiap- siap untuk ke kampusnya. Ia sudah bertekad harus bisa mengejar wisuda dalam beberapa bulan ke depannya.


"Krekkkkk "suara pintu kamar Laras terbuka


Dan ibu Ratih mendengar suara itu dan spontan berbalik badan.


"ehhh anak ibu dah cantik banget nih, yukkk langsung sarapan aja biar ngak telat ke kampusnya," ajak ibunya Laras yang khawatir putrinya itu akan telat.


"Baikk bu,, ibu juga sini kita sarapan bareng kalo gitu," jawab Laras.


Dan mereka berdua pun mulai makan sarapan yang barusan di masak oleh bu Ratih, dengan lahapnya mereka berdua menyantap itu semua.


" hm hm hm ,,,, bu kalau begitu Laras berangkat dulu ya, ibu baik-baik di rumah, kalau ada apa-apa segera kabari Laras," ucap laras yang hendak berangkat ke kampus.


"iya iya iya nak, kamu tenang aja ibu baik-baik aja kok kalau di rumah ," sambung Ratih.


Ibu Ratih pun bergegas mengantarkan putrinya itu ke depan rumah sembari menunggu angkutan yang akan membawa anak nya itu menuju kampus.


Tiba - tiba suara telpon genggam laras berdering.


" kring,,,, kring,,,, kring,,,, " dengan volume yang lumayan kuat


"***,, Mita ada apa, tumben pagi - pagi nelpon ngak biasanya ???," jawab Laras terhadap temannya itu.


"Hey Larasssss,,,, nanti abis dari ngampus temani aku ya??? ," ajak Mita terhadap Laras


"kemana ituuuu???," Jawab Laras kembali

__ADS_1


"Ada sesuatu yang harus ku beli ke Mall dan aku ngak ada teman, biar kamu izin kian ke ibu kita agak pulang telat," balas Mita yang memberi tahu keinginan nya.


"Ooohh iya iyaaa baiklah, ini aku langsung bilang ke ibu," ucap Laras.


"baiklah sampe ketemu d kampus," jawab Mita sembari mematikan panggilan telepon itu.


"itu telponnya Mita ya nak??," tanya ibu nya Laras.


"iya bu, jadi begini, Mita mau beli barang di Mall trus dia ngak ada teman, jadi minta Laras buat nemenin dia," jawab Laras dengan menceritakan tujuan telpon Mita.


"Oh iya nak, ibu kira ada perlu apa pagi-pagi dia nelpon seperti itu," balas Ratih yang lega setelah mendengar kabar itu.


"Jadi nanti Laras pulangnya agak telat ya bu, Laras pergi sama Mita dulu," jawab Laras.


Setelah Laras minta izin ke ibunya, Ratih pun langsung menyetujui permintaan putri nya itu, dan beberapa menit kemudian Taxi Online yang di pesan Laras pun tiba dan ia segera berangkat menuju kampus, namun sebelumnya ia pamitan dahulu kepada ibunya.


Tak lupa sebagai seorang anak yang berbakti langsung menyalami dan memeluk ibunya itu, barulah kemudian ia melangkah menuju mobil yang sudah menunggu dirinya.


sesampainya di kampus di tempat biasa dekat parkir kampus sahabatnya Mita sudah berdiri di sana menunggu kedatangan Laras. Lalu Laras pun langsung menemui Mita.


"Hay Mit, sudah lama menunggu ya?," tanya Laras


"baiklah yuk buruan masuk," ajak Laras


Mereka berdua pun melangkah menuju ruangan dan di tengah jalan Laras bercerita bahwa ia mempunyai target beberapa bulan ke depan harus wisuda, namun Mita juga mengatakan hal yang demikian. Mereka mempunyai tujuan yang sama yaitu mengusahakan secepatnya wisuda dan bisa membahagiakan orang tua.


Beda halnya di keluarga Jacky, Rere selalu bertanya kepada Ricky siapa perempuan yang akan segera ia jadikan istri, sebab usia Ricky sudah terbilang agak berumur namun ia juga belum memiliki keturunan, dan Rere mengatakan kalau bisa ia ingin sekali menggendong cucu di usia nya yang sudah mencapai kepala lima itu.


Namun Ricky masih enggan untuk membicarakan masalah pernikahan karena ia juga belum membicarakan masalah tersebut dengan Meike. sementara di pikiran Ricky belum tuntas masalah kedekatan Laras dengan Rio, ia masih belum mendapatkan jawaban yang seperti dalam hatinya.


Ia ingin memperjelas masalah hubungan mereka berdua tapi ia sendiri tidak tau bagaimana cara untuk memulai.


"Ma Ricky berangkat dulu ya," ucap Ricky yang ingin pergi ke perusahaan.


" Iya nak,,, jangan lupa pesan Mama," sahut Rere yang mengingatkan putra nya itu.

__ADS_1


"Haduhhh iyaaa deh ma," jawab Ricky sembari menepuk jidatnya setelah mendengar jawaban dari mamanya.


"Hati-hati di jalan ya nak," sambung Rere yang mendengar langkah kaki Ricky semakin menjauh.


setengah jam pun berlalu Ricky sampai di perusahaan dan langsung menuju ruangannya yang berada di lantai sembilan, dengan memasuki lift agar tak membuang waktu secepatnya ia bergegas.


Sampai pada ruangan itu dengan semangat membuka pintu, ternyata di dalam ruangan sudah ada Meike yang menunggunya.


"Lohh,,, angin apa yang sudah membawa mu sepagi ini sudah kemari??," tanya Ricky yang masih terheran-heran


"Hm hm hm emang ngak boleh yaa, aku berkunjung ke kantor kekasih ku sendiri," jawab Meike dengan nada nada manjanya.


"Eitssss boleh dong, cuma karna baru ini kamu datang sepagi ini makanya aku kaget sayang," ucap Ricky sembari menepuk kedua bahu Meike.


"Nih aku juga bawa in kamu sarapan, pasti kamu belum sarapan kan di rumah?," jawab Meike dengan bungkusan yang ia bawa untuk Ricky.


"Ohhh tau banget ya, kekasihku ini kalau pacarnya belum sarapan," ucap Ricky menggoda Meike.


Meike segera mengeluarkan bekal yang ia bawa untuk dimakan mereka bersama, didalam ruangan yang cukup luas dan suasana yang romantis, di sisi lain membuat Ricky mengingat kenangan bersama Laras, dimana Laras dahulu juga sering membawa Ricky makan siang bahkan hampir setiap hari kerja.


Mengingat kenangan itu membuat ia menjadi melamun, dan lupa kalau di depannya sekarang ada kekasih nya Meike yang membawa sarapan untuk dirinya.


"Hey mas,, kamu kenapa melamun sih," ucap Meike dengan suara pelan.


Namun itu tak kunjung menyadar kan Ricky.


"Mas Ricky,, ," ucap Meike untuk kedua kalinya dan langsung spontan menyentuh tangan ricky.


Barulah ia bereaksi


" Eh ada apa ya ?," tanya Ricky yang kaget dari lamunannya.


"Aku tanya kenapa kamu melamun, apa yang sedang kamu pikirkan," jawab Meike yang penasaran hal apa yang membuat Ricky menjadi melamun seperti itu.


...Bersambung...

__ADS_1


...Jangan Lupa Like, Vote & Komentar yang positif...


...Terimakasih ...


__ADS_2