Pernikahan Fatamorgana

Pernikahan Fatamorgana
Hari Pertama Magang


__ADS_3

“Selamat pagi teman- teman, nih ada teman baru kita dari salah satu Universitas di Jakarta mereka berdua melakukan magang diperusahaan kita dan mulai hari ini mereka akan aktif seperti kita juga,” teriak May memberi pengumuman di ruangan perusahaan itu.


“Hmmmmm kalau ada teman baru, yaa lebih enaknya perkenalan dulu lahh,” teriak karyawan laki- laki di ruangan itu.


“Hmmmm baiklah, apa kalian siap memperkenalkan diri kalian?,” tanya May kepada Laras dan Mita.


“Siap mbak, kita siap kok,” jawan Mereka dengan kompak.


“Baiklah selamat pagi semuanya, perkenalkan nama saya Mita, dari Universitas Satya Bangsa Jakarta, Usia 20 Tahun terimakasih,” Dengan semangat Mita memperkenalkan dirinya.


Selanjutnya giiran Laras untuk memperkenalkan dirinya.


“Selamat Pagi semua, perkenalkan nama saya Laras, dari Universitas yang sama dengan teman saya, usia 20 tahun terimakasih,” ucap Laras yang merasa malu karena semua mata tertuju kepada Laras.


“Nah sekarang semua udah kenal mereka berdua kan, Tari tolong bawa mereka ke ruangan dan tunjukkan dimana meja mereka berdua,” titah May terhadap Tari.


“Siap mbak, mari ikuti saya,” ucap Tari sambil melihat ke arah Laras dan Mita.


Lalu Tari membawa mereka ke sebuah ruangan yang didalamnya ada empat buah meja yang sudah lengkap dengan peralatan kerjanya, mulai dari Komputer, alat tulis serta keperluan- keperluan lainnya.


“Untuk Laras kamu dimeja ke tiga ya, dan Mita di sebelahnya di meja empat,” ucap Tari.


“Baik mbak, terimasih sudah membantu kami,” ucap Laras terhadap Tari.


“Baiklah kalau begitu saya tinggal dulu ya, semoga kalian berdua betah diperusahaan ini,” jawab Tari.


“Amin, semoga ya mbak,” balas Mita.


Tari pun meninggalkan mereka berdua di dalam ruangan itu dan kembali melanjutkan aktivitasnya di ruangan lainnya.


“Huuuuuuuuuu ngak nyangka kita bisa masuk diperusahaan ini ya,, walau pun hanya magang,” ucap Laras.


“Iyaaa Rasssss,,, aku juga ngak nyangka bangettttt bisa di perusahaan ini,” jawab Mita sambil memeluk sahabatnya itu penuh kegirangan.


Krekkkkk..... suara pintu tiba- tiba terbuka.


“Selamat pagi mbak,” ucap mereka berdua dengan kompak.


“Ya,, selmt pagi juga, kalian karyawan baru disini???,” tanya seorang cewek dengan pakaian modis serta seoaru hak tingginya.


“Iya mbak, kita bukan karyawan kok, kita berdua anak magang mbak,” jelas Mita.


“Owhhhh iya lah,,, kita satu ruangan ya sekarang, kenalkan saya Riska, saya sudah ada 5 tahun bekerja disini,” ucap Riska.


“Oh iya mbak Riska, saya Mita dan ini teman saya namanya Laras,” sambung Mita memperkenalkan diri.


“ Baiklah nanti ada lagi satu orang teman kita disini, tapi ini cowok namanya Ibra, aslinya Ibrahim,” ucap Riska.


“Oh iya mbak, kalau ada yang bisa kami bantu jangan segan ya mbak nyuruh kita,” jawab Laras.


“Tenang saja kalau disini ngak ada sistem saling membantu Cuma kalau blom mengerti jangan malu bertanya, nanti biar kalian bisa mandiri, dan disini juga nanti pasti ada berkas untuk kalian masing-masing yang harus dikerjakan,” jelas Riska kepas Laras dan Mita.

__ADS_1


“Baik mbak kami mengerti,” jawab Laras.


Belum duduk dengan benar di meja masing- masing


Krekkkkk pintu terbuka lagi dan ternyata.


“Hayyyyyyy,,,,,, selamat pagi,” teriak Ibra seperti biasanya.


Ibra ngak tahu kalau ada orang- orang baru di ruangan itu, dan setelah melihat ada orang baru dia langsung terdiam dan tersipu malu.


“Hahahahahahahahahaha seketika Riska langsung tertawa terbahak- bahak melihat ekspresi Ibra yang langsung diam, makanya liat- liat dulu sebelum teriak, malu kannn???,” ledek Riska.


“Hmmmmmm iya nih,” jawab Ibra yang merasa malu sambil menggaruk kepalanya.


“Ini anggota baru kita di ruangan ini,” ucap Riska.


“Pagiiiiii kak Ibraaaa,” sahut Laras dan Mita secara bersamaan.


“Lohhhh kalian berdua kok tau nama saya???,” tanya Ibra yang semakin bingung.


“Iya mas, tadi sudah di kasi tau sama mbak Riska makanya kita langsung kenal, soalnya kan diruangan ini Cuma mas seorang laki-laki,” jawab Mita.


“Iya iyaaa,,,,, selamat bergabung dengan tim kami di ruangan ini,” balas Ibra.


Tidak terasa waktu sudah menunjukkan untuk istirahat siang semetara Laras belum sempat menelpon ibunya dirumah.


“Yukkk kita makan siang dulu,” ajak Riska.


“Iya Ibraaa kita semuaaaa ayokkk, makan siang bareng,” balas Riska.


“Iya mbak,” jawab Laras.


Mereka berempat pun keluar dari ruangan dan menuju restoran dekat PT itu.


“Haduhhhhh Mit, aku lupa untuk menelpon ibu nihhh,,, gimana ini pasti ibu udah nunggu dari pagi telpon dari aku, soalnya semalam udah janji kalu aku akan menelpon ibu sebelum berangkat,” ucap Laras yang khawatir tentang ibu yang menunggu kabar darinya.


“Yaudah buruan sekarang telpon,” titah Mita.


Drt..... drtt..... drt.... “ suara telpon Ratih berdering”


“Assalamu’alakum nak, ada apa???,” jawab Ratih.


“Waalaikumsalam, maaf bu, baru sempat nelpon tadi pagi Laras lupa soalnya kalau ada janji dengan ibu hehehehe,” Ucap Laras.


“Iya nakkk,, ibu ngerti kok, pasti karena semangatnya makanya semua jadi lupa,” Ledek ibu Laras.


“ Hehehehe makasih bu,,, ibu paling ngerti aku dehhhhh,” ucap Laras.


“Kalau itu jangan pernah ragukan, ibu pasti tau tentang anak ibu,” jawab Ratih.


“Ibu udah makan siang ini????,” tanya Laras.

__ADS_1


“Udah nak, baru aja ibu makan terus minum obat tadi,” jawab Ratih dengan semangatnya.


“Ohhhh bagus lah bu, kalau begitu,” ucap Laras.


“Kamu gimana udan makan belum nihh putri ibu???,” tanya Ratih.


“Belum bu, nihhh lkita lagi jalan ke resto dekat PT,” Jawab Laras.


“Iya iya nak,,,, kamu jangan telat- telat makannya, usahakan tepat waktu,” ucap Ratih kepada putri sematawayangnya.


“Siap buk boss, perintah akan dilaksanakan,” jawab Laras.


“Yaudah nak kalau begitu kalian lanjut aja dulu makan siangnya, telponan kan masih bisa ntar malam,” ucap Ratih.


“Iya bu, iyaaaa,,,,, kalau begitu kita lanjut dulu disini ya bu, Assalamu’alaikum,” jawab Laras dan mengakhiri telpon dengan ibunya.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


Tok..... tok..... tok......


Suara ketukan pintu


“ Permisi,,,,,,,, Assalamu’alaikum,” teriak Rio dari depan pintu rumah Ratih.


“Waalaikumsalam,,, siapaaaaa???? Tunggu sebentar,” sahut Ratih dari dalam rumah.


Krekkkkkk,,,,,,,,,, Suara pintu terbuka.


“Ehhhhh nak Rio,,, tumben siang kerumah ibu, biasanya kan sore,” ucap Ratih.


“Heheheh iya bu, kan aku udah janji nengokin ibu siang hari,nih buat ibu ” jawab Rio dengan tegas sambil tersenyum tipis dan memberikan kresek plastik.


“Lohhh,, ini apa nak,” tanya Ratih.


“Ibu buka aja sendiri, bukan apa- apa kok buk,” jawab Rio.


“Ohhhh buah tohhh nak, makasih yaaa ,” ucap Ratih terhadap Rio.


“Iya bu, gimana satu malam ini bu?,” tanya Rio.


“Yahhhhh langsung ibu merasa kesepian nak, yang sudah mulai terbiasa berdua lagi dengan Laras ehhhh sekarang harus terpisah walau sebentar,” jawab Ratih.


...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...


...Bersambung...


...Jangan lupa Like, Vote, Komentar...


...Dan berikan Bintangnya...


...Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2