
Malam pun tiba sekitar pukul 09.00 Wib Laras dan Mita sampai di kost yang lokasinya sekitar 1 Km dari perusahaan tempat dimana mereka magang.
“Huhhhhh untung aja kita berangkat hari ini, coba kalo besok kita ke sini capeknya bukan lagi,” ucap Mita.
“ Iya Mit, betul juga ya usulan si Deva, bisa – bisa remuk badan kita, baru nyampe langsung masuk ke tempat magang,” jawan Laras.
“Sudah – sudah jangan kebanyakan ngobrol dulu, Sini bantuin angkat barang – barang kalian , biar bisa istirahat kita,” sahut Papanya Mita.
“ Siap Pak Boss,” jawab Mita dan Laras dengan kompak.
Mereka pun segera bergegas untuk mengangkat barang- barang bawaan mereka dari dalam mobil, yang namanya anak gadis bepergian serasa pindah rumah, karena banyaknya barang yang dibawa mereka berdua.
“Mita, Laras, ini kalian mau pindah rumah atao gimana, banyak amat barangnya,” tanya Papa Mita.
“ Ishhhhh papa, namanya juga anak gadis ya wajarlah banyak bawaannya,” jawab Mita.
“Iya om, bener tuh yang dibilang Mita,” Sambung Laras yang turut mendukung atas jawaban Mita.
“Iya dehhhhhh,,,,,, Intinya kalian berdua senang itu aja udah cukup untuk Om,” Jawab Papa Mita.
Waktu terus berjalan butuh waktu kurang lebih setengah jam untuk memindahkan semua barang mereka dari mobil. Setelah itu satu persatu dari mereka menuju kamar mandi, untuk membersihkan badan karena ingin segera beristirahat.
Mita dan Laras selesai mandi sekarag giliran Papanya Mita untuk mandi.
“Eh Laras kamu dah kabari ibu ????,” tanya Mita.
“Blom Mit, nih aku baru mau nmbil Handphone untuk menelpon ibu,” Jawab Laras.
“Baguslah, buruan telpon takutnya ibu khawatir nanti ujungnyaibu ngak bisa tidur satu malaman kalo kamu lupa,” ucap Mita.
“Iya Mitaaaaaa,,,, segera dilaksanakan,” Jawab Laras.
Drt........ drtttt........ drt........... “ Suara Telpon genggam Ratih berdering”.
Telpon dari Laras
“Assalamu’alaikum Nak,” jawab Ratih dengan semangat setelah melihat nama yang tertera di layar hp nya yang sedang berdering,.
“Waalaikumsalam buk, buk Laras dan Mita udah nyampe di kost nih,” ucap Laras.
“Alhamdulillah nak, kalian aman kan disepanjang perjalanan tadi?,” tanya Ratih.
“Aman kok buk, semua aman terkendali, ibu lagi apa nih sekarang?,” jawab Laras bertanya balik kepada ibunya.
“Ibu ngak ngapa-ngapain kok, ibu sudah di kamar lagi baringan,” jawab Ibunya Laras.
__ADS_1
“Ibu udah makan malam kan buk??,’’ tanya Laras yang khawatir ibunya lupa untuk makan malam.
“Udah nak, tadi ibu di tunggu in sampai habis makan saman Rio,” jawab Ratih meyakinkan Laras.
“Syukurlah kalo ibu udah Makan, bu udah dulu ya, Laras pengen istirahat dulu capek banget nih bu,” ucap Laras.
“Iya iyaaaa,,,, nakkk,,,, kalian istirahat aja dulu besok kan harus bangun pagi- pagi mau magang kan,” jawab Ibu.
“heheheheh iya bu haruss lebih pagi lagi,” ucap Laras.
“Iya lah nakkk,,,, semangat untuk kalian berdua,” jawab ibunya Laras.
“Baiklah bu, ibu juga jaga kesehatan ya di sana, besok pagi Laras telpon lagi ke ibu,” ucap Laras.
“Iya nak, selamat beristirahat, Assalamu’alaikum,” jawab Ratih.
“Waalaikumsalam ,” balas Laras yang kemudian mengakhiri panggilannya kepada ibunya.
Krekkkkkkkk......
Suara pintu kamar terbuka.
“Laras udah nelpon ibu belom nak?,” tanya papanya Mita.
“Udah om, baru aja selesai ngobrol bareng ibu,” jawab Laras.
“Siap papa, papa juga istirahat ya,” jawab Mita.
Malam pun berlalu disambut suara kicauan burung-burung yang bersahutan ditambah sura kokok an ayam yang saling berbalas-balasan membuat pagi semakin semangat.
Laras dan Mita bersemangat dihari pertama mereka magang di perusahaan besar seperti mimpi mereka berdua, Laras yang bangun pertama lagsung memasak sarapan untuk mereka sementara Mita dibangunkan dan disuruh oleh Laras untuk mandi duluan sedangkan dirinya di dapur dulu.
“Ngak apa-apa nihhh aku duluan mandi,” tanya Mita.
“Udah nga apa-apa, biar sama- sama cepat selsai, kamu selesai mandi sarapan udah siap,” jawab Laras.
“Baiklah kalau begitu,” ucap Mita.
Tak lama bersiap mereka berdua sudah siap untuk segara berangkat menuju perusahaan, dengan mengenakan pakaian yang casual mereka berdua terlihat sangat elegan.
“Nahhh kalian berdua sudah siap, yukkk papa antar, tapi seklaian aja nanti papa balik ke Jakarta,” ucap papa Mita.
“ Hmmm baiklah pa, yuk Laras kita berangkat sekarang aja,” jawab Mita sambail mengajak Laras untuk segera berangkat.
Sekitar 3 menit dari kost mereka pun tiba di PT. Manjur Jaya perusahaan yang mereka impikan selama ini.
__ADS_1
“Selamat pagi mbak, ada yang bias dibantu,” tanya seorang satpam perusahaan dengan nama Udin yang sudah terjahit rapi di seragam kebanggannya sudah sigap berdiri di depan perusahaan menyambut kedatangan para karyawan.
“Oh iya pak kita mahasiswa dari Jakarta yang mau magang di perusahaan ini, kita mau laporan pagi ini pak,” jawab Laras dengan menjelaskan maksud dan tujuan mereka berdua.
“Ohhhh mahasiswa magang, yaudah kalian temui aja mbak may, biasanya laporannya ke dia,’’ ucap pak Udin.
“Hmmmm ruangannya disebelah mana ya pak???,” tanya Mita.
“Kalian tinggal jalan lurus aja ruang ke 4 nanti ada namanya kok di depan pintu langsung masuk aja,” jawab Pak udin.
“Ohhh iya pak trimakasih ya,” ucap Laras.
Mereka berdua pun melangkan kakinya untuk pertama kali di Pt itu, dan langsung menuju ruangan yang sudah dujelaskan oleh pak Udin kepada Mereka Berdua.
Tok…. Tok…. Tok…..
Suara ketukan pintu
“Yaaaa ,,, Masukkkk,,,,” Suara sahutan dari dalam ruangan.
“Permisi mbak kita berdua mahasiswa yang kemarin mengirim surat permintaan magang mbak,” ucap Mita.
“Ohhh,,, baiklah silahkan duduk dulu,” Jawab May.
Melihat ekspresi May yang agak angkuh membuat mereka berdua terdiam
“Kalian mahasiswa dari mana???,” tanya May.
“Kita dari Jakarta bu, ini kita mau laporan untuk bisa mulai magang di perusahaan ini,” jawab Laras dengan terbata-bata.
“Hmmmm,,,, iyaa baiklah,, kalau magang di perusahaan ini, berarti kalian saya anggap karyawan sementara disini, jadi kalian wajib mematuhi peraturan- peraturan yang ada diperusahaan ini,” Ucap May dengan tegas.
“Iiiii iya buk, Siap, kita berua siap mengabdikan diri di perusahaan ini,” jawab Mita dengan spontan.
“Baiklah mari ikuti saya, saya akan menunjukkan dimana tempat kalian dan memberi tahu kalian apa saja yangh bisa kalian kerjakan di perusahaan ini,” ucap May.
Mendengar kalimat- kalimat itu perasaan Mita dan Laras sangat bahagia karena walaupun wajah agak judes mereka diterima dan diberlakukan baik oleh May, orang yang pertama mereka temui di perusahaan itu setelah satpam tadi hehehehehe.
Pagi yang bersahabat membuat mood lebih baik untuk melakukan aktifitas di tempat magang itu.
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
...Bersambung...
...Jangan lupa Like, Vote, Komentar...
__ADS_1
...Dan berikan Bintangnya...
...Terimakasih...