
Mendengar itu papa yang ingin teriak menahan emosinya, karena mama sudah memberikan kode, untuk sabar dulu, nanti mereka selesaikan semua.
"Baik nyonya," jawab Laras yang menuruti perintah Meike.
Sementara Ricky, suami Laras itu tidak bisa berkutik, dan membiarkan istrinya itu berperan pembantu dihadapan kekasihnya itu.
"Ini nyonya silahkan," ucap Laras sambil meninggalkan meja makan, dan kembali ke dapur, dia menahan emosi yang sudah membara.
Kemudian tanpa sadar Mama mengikuti kemana Laras pergi, dan melihat Laras yang tengah menangis.
"Sampai kapan aku bisa menahan ini semua, sampai kapan aku kuat melihat suamiku bersama wanita lain, Sampai kapan,,,,,,," teriak Laras.
Mama mertua yang mendengar itu tidak kuat menahan air matanya, karena mama juga sadar kalau mama diposisi yang sama, mama juga akan melakukan hal yang sama, bahkan menurutnya Laras itu sudah terlalu kuat, menerima ini semua.
Selanjutnya papa menemui mama mertuanya.
"Ma tolong jelaskan semua ucapan mereka tadi,"pinta papa.
Mama yang masih belum menceritakan semuanya kepada papa, terpaksa mengatakan apa yang di tutupi selama ini.
"Begini pa, ketika Meike datang untuk pertama kalinya ke rumah, Laras sudah tau itu semua, tapi Laras tidak ingin melihat Ricky gagal kencan dengan Meike akhirnya, Laras mengaku sebagai pembantu dirumah kita," jawab mama.
"Apaaaaaa Laras mengaku sebagai pembantu," sahut papa yang merasa terkejut.
"Iya pa," jawab mama.
"Terus Ricky diam saja???, mendengar istrinya mengaku seperti itu," tanya Papa.
"Iya pa, Ricky hanya diam," ucap mama.
"Keterlaluan, Ricky benar-benar sudah keterlaluan, papa gak bisa membiarkan ini semua," jawab papa.
Ketika itu Laras yang merasa butuh teman curhat kembali dia menghubungi Rio.
"Mas,kamu dimana bisa datang ke taman yang kemaren," ucap Laras di dalam chat.
Melihat pesan dari Laras, Rio langsung berangkat tanpa memikirkan pekerjaan lagi.
"Baiklah aku segera menuju ke sana," balas Rio.
Hanya butuh waktu lima belas menit, Rio pun tiba ditaman itu. dan lagi-lagi melihat Laras menangis.
"Laras,,,, Laras,,,, kamu kenapa lagi," tanya Rio.
__ADS_1
"Mas Ricky massss,,,, pagi ini wanita itu datang lagi ke rumah, pas kami lagi sarapan, dan aku, aku diusir wanita itu," jawab Laras.
"Loh kok bisa dia mengusir kamu, kan kamu istri sahnya Ricky, harusnya kamu dong yang mengusir dia," tanya Rio yang dengan heran.
"Waktu pertama kali datang wanita itu ke rumah, mas Ricky memberitahu ku, tapi melihat dia yang begitu mencintai wanita itu aku mengaku sebagai pembantu di rumah Ricky, makanya aku bisa ter usir mas," jawab Laras sambil menangis.
"Sudah sudah Laras kamu jangan menangis lagi, kamu harusnya memberitahu yang sebenarnya kepada wanita itu, sampai kapan kamu seperti ini terus," ucap Rio.
"Tapi mas, kalau aku memberitahu semuanya nanti hubungan mereka hancur mas, aku gak mau itu terjadi," jawab Laras
"Lebih baik begitu, dari pada kamu tersiksa terus seperti ini," sahut Rio dengan penuh kekesalan.
Rio merasa kesal, sebab orang yang di cintai selalu disakiti oleh suaminya itu, padahal Laras sudah tau kalau Ricky tidak mencintainya, sebaliknya Laras juga tidak sadar kalau Rio sebenarnya ada maksud lain terhadapnya.
"Laras sudah ya, kalau itu keputusanmu, tapi kamu sampai kapan terus seperti ini, kamu juga berhak untuk bahagia Laras," ucap Rio dengan penuh kasih sayang.
"Iya mas, aku juga paham kok, aku juga tidak tau sampai kapan bisa bertahan kalau seperti ini terus ," lirih Laras.
"Udah kamu sana balik aja kerumah, gak enak nanti kalau ada yang ngeliat kita, terus mama mertua kamu juga akan mencari," ucap Rio.
"Baik lah mas, kalo begitu aku pamit ya, terimakasih sudah datang, terimakasih sudah mau mengerti terhadap ku mas," jawab Laras.
"Sama - sama Laras , mas juga senang kok bisa membantu, setidaknya kamu gak merasa sendiri," ucap Rio.
Melihat Laras dengan bola mata yang masih bengkak, mama mertuanya pun menemui Laras.
"Kamu kenapa Laras kalau ada masalah kamu cerita ke mama," tanya mama.
"Gak ma Laras gak apa-apa Laras baik-baik saja kok,"jawab Laras yang tidak ingin melihat mama mertuanya juga ikut sedih.
"Mama ngerti kok, pasti ada rasa sakit hati, kamu gak bisa menutupi itu dari mama, mama juga perempuan pasti mama tau persis bagaimana perasaan kamu saat ini," ucap mama.
Seketika itu Laras memeluk mama mertuanya itu. Ia maa Laras gak tau apa Laras kuat jika terus seperti ini.
Laras juga punya hati dan batas kesabaran ma, ucap Laras.
Mendengar ucapan Laras itu, mama mertuanya yakin kalau Laras sudah sangat menderita, makanya Laras bisa bicara seperti itu, disisi lain mama mertuanya gak rela kalau Laras berpisah dari anaknya, sebab Laras yang begitu baik, cantik, dan multitalenta susah dicari.
"Iya Laras yang sabar ya nak, tapi kamu jangan pergi, mama gak mau kehilangan kamu,"pinta mama mertua Laras.
"Laras gak pergi kok ma, Laras akan menemani mama terus disini," ucap Laras.
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
__ADS_1
Disalah satu cafe area kota.
"Mas terimakasih ya sudah membelikan semua ini untuk ku, aku makin sayang dehh sama kamu," ucap Meike dengan genitnya.
"Iya sama-sama sayang," jawab Ricky.
"Eh mas kamu kapan sih ngelamar aku, masa kita pacaran- pacaran terus sih," tanya meike.
Ini yang membuat Ricky semakin bingung mau menjawab apa, sementara dia sudah menikah tanpa sepengetahuan Meike.
"Oooohh Kalo itu, secepatnya sayang, tapi kan kamu juga belum selesai kuliahnya, selesai dulu baru kita bicarakan ya sayang," ucap Ricky dengan alasan yang tepat menjawab pertanyaan Meike.
"Baik lah, tapi kamu janji ya akan menunggu ku sampai selesai,"ucap Meike .
"Janji sayang, aku akan menunggumu, ya udah yukk sudah sore kita baik sekarang ya," ajak Ricky.
"Ya sudah ayok mas," jawab Meike.
Meike yang seharian shopping dengan Ricky belanjaan yang serba mewah dan branded, tertotal ratusan juta, padahal untuk istrinya sendiri sepotong kemeja pun tak ada, istrinya dibelikan oleh mamanya Ricky.
Ricky yang tidak bekerja tapi sudah bisa berfoya-foya dengan kredit card dari papanya, dia yang beristri justru seharusnya mencari pekerjaan bukan hanya bisa menghamburkan uang dari papanya.
Sampai dirumah Meike.
"Sayang gak mampir lagi," tanya Meike.
"Oh gak usah sayang sudah sore banget, lain waktu ya," jawab Ricky.
"Baiklah kalau begitu, kamu hati-hati dijalan ya sayang," ucap Meike yang langsung mendaratkan sebuah ciuman di pipi Ricky.
"Terimakasih sayang," kamu juga langsung istirahat ya, aku pergi dulu bye sayang, ucap Ricky
"Bye Sayang," teriak Meike.
Sesampai Ricky dirumah ...
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
...Bersambung...
...Jangan Lupa Like, Vote, & komentar yang membangun...
...Terimakasih...
__ADS_1
...🙏🙏🙏...