
Namun tetap saja perasaan Ricky belum tenang , dia masih kepikiran dengan sikap Laras yang agak berubah hari ini.
Malampun tiba, Laras dengan santainya menikmati malam di taman, Laras tak ingin mengambil pusing mengenai jalan hidupnya, dia ingin bahagia di hidupnya, tapi apa boleh buat, semua sudah terlanjur akan hubungannya dengan suaminya yang mempunyai kekasih.
Laras pun tak ingin bisa menarik perhatian suaminya, sebab hati suaminya itu masih di isi oleh wanita lain, sementara Laras tidak mempunyai itu, jangankan kekasih teman berbagi suka duka saja tidak ada.
Tiba-tiba mama mertuanya datang
"Laras kamu ngapain bengong sendiri disini," tanya mama.
"Gk kok ma, Laras cuma ingin sendiri saja, menikmati malam denga melihat bintang-bintang diangkasa," jawab Laras.
"Eh Laras mama mau tanya sesuatu, boleh," tanya mama mertuanya.
"Boleh dong ma, mama mau nanya soal apa," jawab Laras.
"Tapi kamu jangan tersinggung ya," pinta mertuanya itu.
"Insyaallah gk ma," jawab Laras.
"Ini masalah Ricky dengan Meike, apa kamu gak merasa sakit hati," tanya mama lagi.
"Oh kalau masalah itu, ya terserah mas Ricky saja, toh saya juga gak mau disebut wanita perebut kekasih orang, Meike kan sudah lama menjalin hubungan dengan mas Ricky," ucap Laras.
"Iya memang betul, tapi kan sekarang kamu itu istrinya, gak bisa juga Ricky seenaknya kek gini," sahut mama.
"Sudah lah ma, jangan bahas itu lagi, Laras gak mau terlalu ambil pusing mengenai masalah ini, kalau itu membuat mas Ricky bahagia silahkan di lanjut," ucap Laras.
"Tapi kan ," jawab mama dengan kesal.
"Sudah ma, mama jangan terlalu mikirin ini semua, Laras juga semampu Laras akan bertahan,kalau nanti Laras gak kuat pasti Laras langsung ngomong ma," tegas Laras.
"Baiklah kalau memang keputusan mu seperti itu," jawab mama.
Memang benar Laras ini idaman semua orang, kok bisa-bisanya Ricky gak melihat ini semua, tapi sebenarnya kasihan juga melihat Laras yang setiap hari harus melihat suaminya dengan kekasihnya, semoga saja Laras bisa bertahan dengan Ricky.
Sampai Laras di dalam kamar, dia melihat tidak ada Ricky di dalam, Laras pergi keluar kamar untuk mencari Ricky, ternyata Ricky tengah asik bertelepon dengan Meike , melihat Ricky sedang berbicara Laras tak mau mengganggu, Laras memilih untuk segera beristirahat, karena dia harus bangun pagi-pagi untuk membuat sarapan.
Selesai satu setengah jam, Ricky juga sudah menutup telepon Meike dan beranjak ke kamar, Ricky yang melihat Laras diatas ranjang membuat ia berpikir lagi, "apa aku sudah keterlaluan ya kepada Laras, dia kan sekarang istriku, tetapi aku belum pernah membuat dia merasa mempunyai seorang suami," gumam Ricky sambil memandang Laras yang sedang tertidur.
__ADS_1
...🍁🍁🍁🍁🍁...
Pagi hari Laras sedang menyiapkan sarapan, papa dan mama Ricky membahas tentang perilaku anak mereka terhadap menantunya.
"Pa menurut papa kita harus gimana nih," tanya mama.
"Gimana apanya sih ma," jawab papa.
"Itu lo pa , si Ricky , dia kan sudah punya istri tetapi masa masih berhubungan dengan Meike, bahkan hampir tiap hari wanita itu kemari, Laras juga pasti sakit hati dong pa sebagai seorang Istri," jelas mama dengan kesal.
"Ahhh kok mama baru bilang sekarang, udah gak benar itu yang dilakukan Ricky, pantesan dia gak mau mimpin perusahaan papa, memang gak pantas kalo berpikinya masih seperti ini, masih ke kanak-kanakan," jawab papa menggerutu.
"Nah itu pa, mama sudah ingatin dia, tapi dia gak mau dengarin mama, katanya dia masih mencintai Meike GK bisa digantikan dengan Laras," ucap mama.
"Iya dia mencintai Meike oke lah, tapi masalahnya dia gak menghargai istrinya, itu yang membuat papa go habis pikir," jawab papa dengan kesal campur emosi.
"Iya kalau kekasih Ricky itu lebih baik dari Laras, ini malah gak bisa ngapa-ngapain selain menghamburkan uang, kalau mama kehilangan Laras mama gak tau lagi dah harus ngapain," sahut mama.
"kita gak akan kehilangan Laras ,papa akan ngomong ke Ricky," jawab papa.
Tok,,tok,,tok,,,
Melihat papa yang masuk Ricky segera berdiri dan mengajak papanya duduk di sofa yang ada di kamar.
"Ada apa pa, kok tumben ke kamar Ricky," tanya Ricky.
"Papa mau nanya, apa benar kamu masih berhubungan dengan Meike,"tanya papa balik ke Ricky.
"I iya pa, Ricky masih berhubungan dengan Meike, karena hati Ricky sudah tertambat oleh Meike pa," jawab Ricky.
Haduhh bisa gawat nih,, kok papa bisa tau sih, ini pasti Laras yang ngadu, gak mungkin mama," gumam Ricky.
"Ya sudah kalo kamu masih berhubungan dengan Meike , silahkan kamu ceraikan Laras," ucap papa dengan emosi.
"Tapi pa itu juga gak mungkin, apa kata orang kalau Ricky cerai sekarang kan baru aja nikah pa, papa jangan bercanda deh," jawab Ricky.
"Itu bukan urusan mereka, kamu juga, buat apa kamu pertahanan pernikahan mu, sementara kamu tidak bisa menghargai istrimu sendiri, buktinya kamu masih berhubungan dengan wanita asing," ketus papa.
"Gak bisa pa, untuk saat ini, Ricky tidak bisa menceraikan Laras," jawab Ricky.
__ADS_1
"Putuskan Meike, akhiri hubungan mu dengan wanita itu, kamu sudah menjadi suami sah Laras, sampai kapan Laras akan menderita kamu buat??, wajar kamu bilang belum siap meneruskan perusahaan, kalau sikapmu masih seperti ini, sampai kapanpun papa tidak akan pernah menyerahkan perusahaan itu kepadamu, paham," ucap papa yang sudah emosi dan langsung meninggalkan kamar Ricky.
Ricky yang mendengar ucapan papanya membuat ia berpikir, kenapa semua orang tidak ada yang suka melihat hubungannya dengan Meike, kenapa Laras yang selalu dibela.
Keluarga yang lagi menikmati sarapan tiba-tiba.
Tok,,, tokk,, tok,,, suara ketukan pintu.
Tanpa basa basi ternyata Meike langsung masuk, dan dia tau masih jam sarapan, Meike menuju meja makan.
"Morning all,,,,,, apa kabar semua," teriak Meike dengan semangatnya.
"Pagi juga," hanya Ricky yang menjawab.
Laras yang melihat wanita itu datang lagi membuat hatinya kembali membara.
Mama Ricky juga sudah merasa sangat terganggu.
Papa juga sudah tak ingin melihat wanita itu.
Kemudian dia melihat Laras yang duduk dimeja makan bersama keluarga, sementara dia taunya Laras itu cuma seorang pembantu dirumah Ricky.
"Hey kamu,,, Kamu Laras kan???,"
"Iya Nyonya," jawab Laras.
Mendengar Laras yang memanggil Meike dengan panggilan nyonya membuat hati papa penuh tanya, tapi papa diam saja dan memilih mendengarkan semua, agar papa tau yang sebenarnya terjadi di rumah itu.
"Kamu sana ambilkan saya piring saya juga mau sarapan disini, terus kamu kan pembantu di rumah ini kenapa kamu ikut makan di meja makan bersama keluarga," ucap Meike.
Mendengar itu papa .....
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
...Bersambung...
...Jangan Lupa Like, Vote & Komentar yang membangun...
...Tetimakasih...
__ADS_1