
Ujung Hari- hari dengan suasana yang masih dengan suasana magang tidak terasa sudah sampai dipenghujung pekan, Laras yang sudah berjanji untuk pulang sekali dalam seminggu karena ibunya sendirian di rumah mereka.
Pagi itu tepat dihari Jum’at tiba- tiba ponsel Laras berdering.
“Kring ,,,,,, kring,,,, kring,,,,,” Suara ponsel Laras
“Halo Bu,,,,” Jawab laras yang melihat nama ibunya yang tertera dilayar ponsel miliknya.
“Halooo nakk,, kamu sudah di tempat magang yaaa??,” tanya Ratih ibunya Laras.
“Belum bu,, ini Laras lagi siap- siap kok, ada apa ya bu??,” Jawab Laras yang sembari membverikan pertanyaan kepada ibunya.
“ Ohhhh ibu kira sudah berangkat nak,,, ibu Cuma mau nanya , apa kamu akan pulang minggu ini??,” Tanya Ratih.
“Iya buu,, Laras akan pulang kok, Laras soalnya Laras juga sudah kangen juga sama ibu,” Jawab Laras.
“Ow baiklah nak.,,, ibu Cuma mau nanya itu aja kok nak,, kalian semua sehat kan nak??? ,” tanya Ratih.
“Alhamdulillah sehat bu, Ibu juga sehat kan??,’’ Laras kembali bertanya kepada ibunya.
“Sehat Nakk,,, Cuma ibu kangen aja sama kamu kok,” Jawab Ratih.
“Sabar bu,, besok juga aku akan pulang kok, aku juga udah ngak sabar pengen ketemu ibu,” balas Laras.
“Yaudah kamu siap- siap gihhh,,, nanti kamu telat lagi untuk ke tempat magangnya,” ucap Ratih.
“Baiklah bu,,, kalau begitu udah dulu ya bu, Assalamu’alaikum,” jawab Laras mengakhiri telpon dari ibunya.
“Krekkkkkkkkkkkkkk,” suara pintu Kamar mandi terbuka
“ Siapa yang menelpon Rassss??,” tanya Mita.
“Owhhh itu tadi ibu menelpon, katanya ibu kangen udah ngak sabar pengen ketemu,” Jawab Laras.
“Ya iya lah,, ibu pasti sidah kangen banget, kan ibu ngak ada teman disana niiihh juga kita udah satu minggu disini,” ucap Mita.
“Iya juga sihhhh,,, ngak terasa waktu begitu cepat berlalu,” jawab Laras.
“Iya juga sih Rasss, ya udah buruan kamu siap- siap biar kita berangkat nih,” Ucap Mita yang takut juga kelamaan untuk berangkat ke tempat magang.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Dirumah Rio, pagi itu terasa berbeda karena ada mamanya Rio yang berkunjung ke rumahnya pasalnya pagi itu Rio ,elihat diatas meja makan sudah tertata rapi sarapan yang siap untuk disantap, biuasanya Rio terbiasa makan di rumah hanya masakan yang disediakan para pekerja rumahnya, sementara pagi itu sarapan kali ini disiapkan oleh mama tercintanya.
__ADS_1
“Rio,,,,,,, ayo cepat sarapan ,” Panggil Siska.
“Iaa ma Rio akan menuju kesana sekarang,” jawab Rio sambil teriak dari kamarnya.
Beberapa menit kemudian Rio keluar dari dalam kamarnya, dengan pakaian yang sudah begitu rapi menuju ke ruang makan menemui mamanya.
“Hmmmm wangi banget nihhh anak mama,” ejek Siska terhadap putranya itu.
“Ihhhhh apa an sih ma, biasa aja kali maaaaa,” balas putranya.
Perlahan sarapan itu pun disantap oleh Rio dengan lahapnya, karena siska pagi itu memasak makanan favorit putranya itu.
“Hmmmm Lezattttt banget nihhhh,, rasanya ngak berubahhh masih seperti biasa kao mama yang masakin,” puji Rio atas masakan yang sudah dihidangkan mamanya.
“Ya iya lahhhhh,,, mama pasti ngak bakal lupa masakan kesuakaan kamu nak, dari kecil mama selalu masak masakan ini untukmu,” jawab Siska.
“baiklah ma, Rio berangkat kerja dulu, Rio takut telat,” ucap Rio.
“Iya nakkk,, kamu hati- hati yaa nak,” ucap Siska.
“iya ma,,,, siap,” jawab Rio sambil berjalan menuju parkiran mobilnya.
Perlahan mobilnya berjalan keluar dari rumah menuju kantornya, tak lupa juga ia singgah ke rumah ibu Ratih untuk men cek kondisi ibu Ratih yang di tinggal Laras karena magangnya. Itu juga sudah menjadi rutinitas Rio selama seminggu ini.
“tok,,,, tok,, tok,,, ,” suara ketukan pintu di rumah bu Ratih.
“Iyaaa sebentar,” jawab bu Ratih dari dalam.
“ krekkkkkk,,,,,,,,,,,” suara pintu terbuka.
“Ehhh nak Rio,” ucap Ratih sambil kaget melihatnya pagi- pagi sudah datang melihatnya.
“Iya bu,, ibu baik- baik aja kan??,” tanya Rio.
“Iya nak, ibu baik- baik aja kok, emangnya kenapa nak” jawab Ratih.
“Ngak kok bu, Rio mau ke kantor nih, tapi sekalian lihat ibu, apa ada keperluan yang sudah habis,” ucap Rio.
“Ngak nak, semuanya masih lengkap ngak ada yang kurang, kan semalam nak Rio belinya banyak banget, sebulan ini sepertinya sudah tercukupi nak,” jawab Ratih
“ heheheheh ibu ini bisa ajaaaa, ya udah kalau memang ngak ada yang kurang Rio berangkat sekarang ya bu, takut telat ,” ucap Rio mengizin untuk segera menuju kantornya.
“Iya nak ngak apa- apa, kamu hati- hati yaaa,” ucap Ratih.
__ADS_1
“Iya bu, makasih.” Jawab Rio yang sembari melangkah meninggalkan rumah Ratih.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Sampai di tempat magang Laras dan Mita hampir telat ke perusahaan
“Hey Laras dan Mita cepat kesini,” panggil May.
“Iya mbak ada apa??,” tanya Mita.
“Kaliah kok bisa hampir telat seperti ini, biasanya kalian paing cepat sampai ke kantor??,’’ tanya May.
“Iya mbak tadi di kost mandinya agak lama, soalnya air di kost mati lama banget tadi baru hidup mbak,” jawab Mita yang ngeles.
“Hm hm hm beneran nihhhh Ras??,” tanya May kepada Laras.
“Iiiiii iya mbak,,, beneran kok apa yang dibilang sama Mita,” jawab Laras.
“ Owhhh baiklah besok jangan seperti ini lagi yaa, untungnya pak Windra belom nyampe,” ucap May.
"Huhhhh untung aja pak Windra belom sampe," Laras berkata dalam hati dan merasa lega setelah mendengar itu dari mulut mbak May.
“Iya mbak, siap besok kita usahain datang lebih awal mbak,” ucap Laras.
“Iya mbak kita akan datang lebihhhhh awal,” sambung Mita.
“Hmmmmm baik lahhh,,, sana cepat ke ruangan kalian,” titah May.
“Siapppppppp mbakk May yang cuantikkkkkknya luar biasa,” ucap Mita sambil berlari menarik tangan Laras menuju ruangan mereka.
Tok,,, tok,,,, tok,,,,, “ Suara ketukan pintu
“Krekkkkkkk, Laras langsung membuka pintu dam berkata” ini kantor Mita bukan rumah, ngapain juga ketuk – ketuk pintu segala, lagian ini ruangan kita kan bukan ruangan atasan,” sahut Laras.
“Hehehehehe iya juga yaaaaa,” jawab Mita sembari menggaruk kepala atas kekonyolannya sendiri.
“Ya udah buruan gihhh masuk, tugas kita sudah menumpuk tuhhh,” ucap Laras.
“yukkkkkkk mari kita selesaikan“ jawab Mita dengan semangatnya.
...Bersambung...
...Jangan lupa Like, Vote & Komentar...
__ADS_1