PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )
37. Sekte Awan Ringan


__ADS_3

He Xun terpanah dengan syarat nomor 5 , Bakat emas ? Apa yang disebut dengan Bakat Emas ini ? Apakah dia akan lolos ?


He Xun merasa ragu sebelum akhirnya menepuk orang di depannya yang bercerita dengan berapi api.


"Permisi saudara, aku berasal dari tempat yang sangat jauh. Bisakah kamu membantu ku menjelaskan tentang itu ?" Tanya He Xun sambil menunjuk kriteria nomor 5.


"Ah, kamu tidak tahu dengan tingkatan tingkatan bakat ?"Tanya orang di depannya dengan terkejut.


"Ya, aku datang dari tempat yang jauh dan di tempatku tidak jelaskan tentang tingkatan bakat. " Ucap He Xun dengan rendah hati.


"Ternyata seperti itu, biarkan aku menjelaskan. Jadi, bakat dijelaskan memiliki lima tingkat, sama seperti kekuatan kultivasi, itu ada perunggu, perak, emas, Langka, Luar biasa. Tapi, ada juga yang disebut dengan bakat Surga, itu hanya bisa dapat dihitung dengan jari tentang siapa yang sangat beruntung untuk mendapatkan Bakat Surga. " Ucap orang di depannya sambil menghela nafas kesal.


"Tidak tahu perbuatan baik apa yang dilakukan oleh orang itu di kehidupan lalu sampai sampai mendapatkan semua kebaikan itu. " Ucap orang lain menanggapi.


"Terima kasih atas penjelasan saudara ini, aku sekarang mengerti. " Ucap He Xun dengan ramah.


"Tentu saja, hanya hal kecil seperti ini , aku tidak akan pernah perhitungan untuk hal kecil. Ah ya, namaku adalah Li Yunzi. Siapa namamu ?" Tanya Li Yunzi.


"Namaku adalah Qi Rongbai. " Ucap He Xun menggunakan nama palsu.


Nama Ayahnya, He Jiang, di dalam Sekte Awan Ringan cukup terkenal sehingga tidak baik baginya untuk menggunakan nama asli, jadi dia menggunakan nama samaran.


"Marga Qi agak jarang disini, pantas saja kamu mengatakan bahwa kamu berasal dari tempat yang jauh. " Ucap Li Yunzi.


Lalu, tiba tiba ada seorang pria yang keluar, wajahnya ada sebuah tato harimau di setengah wajah, tampak sangat licik dan He Xun tidak menyukai orang ini bahkan dalam sekali lihat.


"Di dalam Sekte Awan Ringan, ada pembagian murid luar, murid dalam, dan murid inti. Ini adalah salah satu murid Dalam yang mendekati murid Inti. Namanya adalah Yuan Qi, namanya melesat setelah membunuh pahlawan dari kota Sebelah, Kota Yunhua. " Ucap Li Yunzi.

__ADS_1


Tiba tiba He Xun merasakan kebencian mendalam setelah mendengarkan nama ini, ternyata ini adalah musuhnya.


Yuan Qi.


Nama ini terus berulang di dalam benaknya, perasaan ketika melihat musuhnya terinjak akan membuatnya sangat bahagia.


He Xun secara tidak terduga tersenyum tipis dan pas saat ketika Yuan Qi menoleh ke arahnya.


"Apakah yang saudara Li maksud adalah He Jiang ?" Tanya He Xun dengan berapi api.


"Ya, itu benar ! Aku mendengar bahwa putra He Jiang datang kemari dan membuat keributan, sayang sekali bahwa aku tidak ada disana. " Ucap Li Yunzi dengan lesu.


"Tidak se menakjubkan yang dikatakan, aku juga kebetulan sedang duduk di sana pada saat itu. " Ucap He Xun dengan wajah acuh tak acuh seolah olah benar benar sedang menceritakan orang lain.


"Kamu melihatnya sendiri ?! Bagaimana dengan perawakan nya ?!" Tanya Li Yunzi dengan sangat semangat.


"Buruk, dia buruk dan pendek, mungkin hanya berada di bawah bahuku. Wajahnya buruk rupa dan tulang hidungnya miring, bahkan tubuhnya bau. " Ucap He Xun dengan wajah jijik.


"Itu telah di lebih lebihkan, aku melihatnya secara pribadi, dia membawa 3 orang murid. Sebaiknya Saudara Li segera menjelaskan ini kepada banyak orang agar tidak menyebabkan kesalahpahaman. Seorang mahkluk buruk rupa seperti dia tidak layak untuk semua perhatian ini. " Ucap He Xun dengan wajah yang sangat jijik.


Akhirnya, Li Yunzi pun dengan bodohnya percaya setelah mendengar kata kata He Xun yang penuh dengan kepercayaan.


"Sepertinya temanku itu membohongi ku lagi ! Dasar, aku akan memukuli nya setelah bertemu dengannya ! Saudara Qi tenang saja, aku Li Yunzi yang sangat mementingkan kebenaran akan menjelaskan berapa buruk nya orang ini. " Ucap Li Yunzi.


He Xun mengangguk dengan antusias, He Xun memang sengaja untuk mengaburkan citra dirinya sendiri di depan banyak orang lain.


Sebelumnya, dia telah dengan ceroboh menyebabkan dirinya dengan mudah terungkap. Sekarang, dengan bantuan dari Li Yunzi maka orang orang tidak akan bisa membedakan seperti apa rupanya.

__ADS_1


"Sekarang, kalian harus berbaris disini dan di batu ini akan menilai bakat kalian !" Ucap Yuan Qi dengan tidak niat.


He Xun secara samar samar melihat batu yang sederhana dengan cahaya yang berbeda beda, jika perunggu maka warnanya oren kecoklatan sementara jika perak maka berwarna perak.


Terus seperti itu, setelah 10 orang, masih tidak ada orang yang lolos ke tahap selanjutnya. Bahkan setelah melihat ini, He Xun merasa bahwa kecemasannya menjadi semakin meningkat.


Dan kepercayaan dirinya semakin menipis, apakah bakatnya bisa lolos ? Tidak perlu di atas emas atau bahkan Bakat Surga, hanya perlu bakat Emas.


Untuk lolos, setelah beberapa saat akhirnya ada yang mendapat Bakat Emas dan bisa masuk, tapi belum tentu bisa lolos ke penyaringan selanjutnya.


"Jika kalian merasa tidak percaya diri, maka pergi dan tidak perlu mengantri. Kami tidak perlu pengecut yang bahkan tidak memiliki kepercayaan. "Umpat Yuan Qi pada seorang pria gemuk di depan yang ketakutan.


"Sshtt, Saudara Qi. Bukankah menurutmu Yuan Qi ini terlalu kasar ? Bagaimanapun dia hanya Murid Dalam. " Ucap Li Yunzi dengan kesal.


"Ya mungkin karena dia merasa bahwa dirinya paling baik saat ini, disini. " Ucap He Xun, menekankan kata kata disini.


Kata katanya seolah olah mengejek Yuan Qi yang hanya bisa berdiri disini sebagai penguasa dan menekan mereka, tapi jika di tempat lain maka statusnya tidak lebih baik daripada seorang budak.


He Xun hanya tersenyum penuh makna, tidak tampak begitu antusias tapi tidak begitu acuh tak acuh, hanya terasa tepat dan tidak lebih atau kurang.


Li Yunzi , tanpa diduga duga diterima dan sekarang adalah gilirannya untuk menaruh tangan di batu bakat.


"Qi Bairong dari Utara. " Ucap He Xun lalu menaruh tangannya di atas batu bakat.


Tidak ada reaksi apapun dan Yuan Qi baru saja akan meludahkan kata kata kutukan sebelum akhirnya batu bercaya dengan sangat cepat dan berubah warna berulang kali sampai berubah menjadi warna biru dan terakhir adalah hitam.


Yuan Qi tampaknya terperangah dengan hal ini, lalu menatapnya sementara He Xun sendiri tidak mengerti dengan arti tatapan itu dan memahami bahwa itu bukan sesuatu yang baik.

__ADS_1


"Senior, apakah aku lulus atau tidak ?" Tanya He Xun dengan pura pura polos.


"Alat ini rusak, ayo ganti dengan yang baru. " Ucap Yuan Qi dan mengeluarkan batu pengukur lain.


__ADS_2