
He Xun melangkah ke dalam Ilusi Alam Keajaiban tanpa keraguan karena kepercayaan diri yang dia miliki.
He Xun merasa mual dan merasa bahwa dirinya sendiri tampak seperti berada di atas lautan. He Xun terlempar dan berputar putar sebelum akhirnya menghantam sesuatu yang keras.
Buk !!
He Xun menghantam ke batu dan membuka matanya dalam lalu menyadari bahwa dirinya sendiri sedang dalam memeluk batu besar yang berlumut.
"Uh, sakit sekali. " Keluh He Xun dengan tidak sadar sebelum akhirnya berdiri dan melihat sekitarnya yang dipenuhi dengan rumput yang hijau.
"Kalian semua akan disini selama 3 hari beruturut turut yang sama dengan 3 jam di dunia luar. Gelang ditangan kalian akan menunjukkan jumlah monster yang telah kalian bunuh. " Ucap suara yang sangat besar dan bergema.
He Xun melihat gelang bercahaya di tangannya dan tampak acuh tak acuh ketika melihat angka "0" di gelang itu.
"Ini sangat luar biasa, apa yang harus aku lakukan ? Pinggang ku sakit karena menghantam batu, apakah sebaiknya aku duduk disini dan menunggu ? Lagipula masih ada 2 hari lain. " Ucap He Xun dengan santai dan menyandarkan kepalanya di batu besar itu.
Angin segar dan sejuk dan hamparan rumput yang empuk benar benar menjadi tempat yang sangat idaman sekali.
He Xun berbaring dengan santai dan memejamkan matanya sebelum akhirnya mendengar suara dengusan binatang.
He Xun segera membuka matanya sebelum akhirnya melihat ada sebuah rakun yang memiliki tubuh jauh lebih besar dari manusia.
Sangat tinggi tapi He Xun tidak takut, dengan kekuatannya maka apa yang akan membuatnya takut disini ?
Rakun itu mengeluarkan raungan kecil padanya dan He Xun memanggil Pedang Naga Petir. Pedang Naga Petir muncul di tangannya.
"Mungkinkah ini adalah Rakun berbulu emas ?" Gumam He Xun sambil mengingat ngingat.
Lalu meloncat ke belakang rakun untuk melihat punggung rakun yang penuh dengan bulu emas yang bercahaya.
Ternyata benar benar Rakun Berbulu Emas ! Jika sesuai dengan yang dibacanya dibuku, maka setiap monster akan memiliki sesuatu yang disebut dengan inti Monster.
Mirip seperti dengan Dantian jika untuk manusia, tapi karena ini adalah monster maka disebut inti monster.
Inti monster bisa digunakan untuk meningkatkan kulrivasi, menyuling obat atau bahkan membenruk senjata.
Semakin tinggi kultivasi pemilik inti monster maka semakin baik kekuatannya. He Xun mengamati Rakun Berbulu Emas di depannya.
__ADS_1
Tingkat 5 Tahap Prajurit Perunggu
Sebagian besar orang akan mati jika bertemu dengan Rakun berbulu Emas ini, betapa kejamnya sekte ini.
He Xun menarik Pedang Naga Petir dari sarungnya dan bersiap untuk bertarung, bahkan Rakun Berbulu Emas pun juga telah siap dan mengangkat kedua cakarnya tinggi tinggi.
"Pukulan Cakar Naga : Bagian 1!" He Xun melompat.
ke depan dengan pedang ditangan kanan.
Rakun Berbulu Emas berusaha menjangkaunya dengan cakarnya yang tajam dan mematikan tapi He Xun segera menangkis nya dengan Pedang Naga Petir miliknya.
Tingg !!
Suara dentingan dari kedua besi tampak terdengar dengan jelas dan membuat bulu kuduk berdiri, bisa dilihat dengan jelas bahwa cakar Rakun Berbulu Emas bahkan sekuat dengan pedangnya.
Tidak kalah sama sekali !
He Xun menekankan lebih banyak tenaga pada pedangnya, He Xun melempar sarung pedangnya ke tanah dan memegang gagang pedangnya dengan kedua tangan.
"Pukulan Cakar Naga : Bagian 2 !!" He Xun kembali meraung dan menyerang Rakun Cakar Naga.
Walaupun jika melihat dari kekuatan maka He Xun bisa menang dengan mudah, tapi ini tidak semudah yang dibayangkan.
Nyatanya, ini bahkan sangat sulit, terlihat bahwa kekuatan mereka setara. Karena itulah ada yang disebut dengan Pengalaman.
Melewati satu atau dua tahap bukanlah hal yang mustahil selama memiliki pemahaman yang cukup. Sebaliknya, jika memiliki kekuatan yang sangat besar maka akan sia-sia dia jika pengalaman tidak mencukupi, sama seperti dirinya ini.
He Xun melompat beberapa kali dan mengambil kesempatan berulang kali, lengannya telah tergores dan menjadi luka terbuka.
Tapi, bukan berarti dia kalah. Karena, Rakun Berbulu Emas bahkan tampak lebih mengenaskan. He Xun mendorong pedangnya ke depan dengan langkah seringan kapas.
He Xun memutar pedangnya dengan ujung menghadap jantung Rakun Berbulu Emas, He Xun mendorong semua tenaganya yang tersisa pada kakinya dan mendorongnya untuk maju dengan cepat.
Creshhh !!
Mereka terlalu bertarung selama lebih dari 50 gerakan dan He Xun telah kelelahan, ini adalah pertarungan paling melelahkan yang dimiliki olehnya saat ini.
__ADS_1
Pedang Naga Petir miliknya menembus jantung Rakun Berbulu Emas dan Rakun raksasa itu jatuh ke tanah yang menimbulkan getar yang luar biasa.
Bummm !!
Bahkan pohon pohon yang ada di sekitar mulai bergetar, He Xun menghindari untuk sesaat dan memastikan bahwa pohon tidak tumbang.
Jika pohon tumbang maka itu akan menjadi sumber masalah baginya. He Xun menggali Inti monster milik Rakun Berbulu Emas lalu menyimpannya di dalam Cincin Dimensi.
Setelah itu, He Xun kembali memungut sarung pedang Naga Petir yang telah dilempar nya tadi dan menyimpan Pedang Naga Petir lagi.
He Xun mengeluarkan bubuk obat lalu menaburkan nya di atas luka terbuka di lengan bagian atas di sebelah kanan miliknya.
He Xun mendesis ketika rasa perih menghampiri dirinya tapi tidak mengeluarkan teriakan apapun, Jika mendengar dari apa yang dikatakan oleh buku.
Maka, dikatakan bahwa cakar Rakun Berbulu Emas memiliki racun yang akan membuat korbannya tertidur selama 12 jam.
He Xun tiba tiba merasa bahwa dirinya mulai mengantuk, sepertinya efek dari racun mulai bereaksi.
Matanya kabur dan matanya berair, He Xun jatuh dan memeluk batu dengan erat, seolah olah itu adalah hartanya yang berharga.
13 jam kemudian
Bangun lebih lama daripada yang dikatakan dan He Xun sangat bersyukur bahwa masih bangun dengan tubuh yang utuh bukan dengan tubuh yang terpisah atau berada di dalam perut monster.
He Xun benar benar tidak bisa melakukan persiapan apapun karena serangan dari racun Rakun Berbulu Emas cukup kuat.
Tapi, sekarang He Xun baik baik saja. Dengan istirahat bahkan membuatnya tampak lebih semangat, tulisan angka di gelangnya telah berubah.
"1"
He Xun memandang dengan puas dan siap untuk berburu monster di sekitar sini tidak berniat untuk mencari terlalu jauh.
Setelah beberapa saat, He Xun melihat sebuah monster lain dan karena takut akan mengejutkan monster itu kabur karena ketakutan, He Xun pun melakukan hal yang sangat memalukan, terutama untuk seorang kultivator.
Yaitu, memanjat pohon
He Xun saat ini berdiri di atas dahan pohon dan memeluk dahan pohon seolah olah dia adalah seorang monyet.
__ADS_1
Untungnya, tidak ada yang bisa melihat ini kecuali He Xun sendiri. He Xun sangat pandai dalam hal panjat memanjat, jadi jangan ragukan dia dalam hal ini !