PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )
72. Luka Ling Hua


__ADS_3

Anggota Xuanwu itu hilang dan semuanya kembali menjadi semula, semuanya berjalan seperti biasa lagi.


He Xun menarik pedang Naga Petir dan menebas dua orang yang mengikuti Xuanwu itu, lalu membawa yang lain pergi dari sana.


Baru saja akan memuji Ling Hua, Ling Hua telah jatuh ke dalam pelukan He Xun dengan hidung yang mengalirkan darah.


"Ling Hua !" Panggil He Xun dengan cemas ketika di dalam kamar penginapan.


"Tidak apa apa, aku baik baik. Aku hanya tidak terbiasa, aku hanya tidak terbiasa setelah lama tidak mengenakan kekuatan ku. Tidak mudah untuk mengirim Xuanwu itu. " Ucap Ling Hua dengan lemah lalu jatuh ke dalam pelukan He Xun.


He Xun menahan tubuh Ling Hua dengan penuh perhatian agar tidak melukai Ling Hua, He Xun meminta bantuan Yi Fei Fei.


Yi Fei Fei membantu Ling Hua untuk duduk sementara He Xun mengalirkan tenaga dalamnya untuk memukul titik akupuntur Ling Hua dadi belakang.


Ling Hua terbatuk batuk penuh darah berwarna gelap sementara wajah He Xun menjadi penuh kerutan, Ling Hua telah menderita luka dalam.


He Xun terus mengalirkan tenaga dalamnya dengan ekspresi serius lalu menatap ke arah yang lain, kekuatan Ling Hua sangat besar dan tidak terkendali.


Tidak hanya itu, Qi milik Ling Hua sangat liar dan berjalan berbalik dari yang seharusnya. Sehingga ini sangat aneh dan tidak bisa dimengerti.


He Xun dan yang lainnya menekan dan mengalirkan Qi ke dalam tubuh Ling Hua, setelah beberapa saat, Qi mereka bersatu didalam tubuh Ling Hua dan berusaha untuk menekan Qi Ling Hua yang memberontak.


He Xun dan yang lainnya terlempar mundur beberapa langkah karena tekanan dari Qi Ling Hua yang sangat kuat.


He Xun terbatuk batuk dan menangkap tubuh Ling Hua yang jatuh tanpa kesadaran, lalu mulai membaringkan Ling Hua di atas ranjang.


"Kondisinya saat ini masih sangat tidak stabil , tapi dengan perawatan secara berkala maka semuanya akan baik baik saja. " Ucap He Xun menilai kondisi Ling Hua.


"Ya, sepertinya dia terluka ketika ingin mengembalikan secara paksa Xuanwu itu. Pantas saja kekuatan orang itu sangat besar, ternyata dia adalah Binatang Suci. " Ucap Baili Ruoqing dengan keringat yang membasahi dahinya.

__ADS_1


He Xun menghela nafas dan menstabilkan Qi nya yang ikut kacau, akhirnya He Xun menyadari betapa berbeda nya kekuatan antara manusia dengan binatang Suci.


Yi Fei Fei sendiri tidak dalam kondisi yang baik dan tampak sangat buruk ketika berada dalam kondisi ini.


Yi Fei Fei kesulitan untuk bernafas, tampaknya karena kekuatannya paling rendah disini dan kedua murid He Xun tidak ikut jadi tidak terkena dampaknya.


Jujur saja, kekuatan dari Ling Hua sendiri telah membuat semua orang disini kecuali kedua murid He Xun menjadi kacau balau.


"Bagaimana ini ? " Tanya Xiu Xiyi.


"Semua orang harus beristirahat dan kita harus tidur, kalian pergilah dan menyewa 4 kamar lain disebelah. " Ucap He Xun sambil memberikan uang.


Semua orang mengangguk dan berjalan keluar kecuali Yi Fei Fei yang masih terduduk dengan punggung menyandar di dinding, tampak sangat menyedihkan.


"Apakah kamu bisa berdiri ?" Tanya He Xun dengan ragu dan membantu Yi Fei Fei untuk berdiri lalu berbaring di sebelah Ling Hua.


"Aku baik baik saja setelah tidur sebentar. " Ucap Yi Fei Fei.


He Xun duduk dan mengamati kedua wanita cantik yang tidur di atas ranjang, He Xun duduk di kursi yang dekat dengan kedua wanita itu, jadi apabila terjadi sesuatu maka He Xun bisa bergerak dengan cepat.


He Xun merasa menyesal bahwa dirinya terlalu menyedihkan dan tidak bisa memberikan yang terbaik.


Setelah duduk lebih dari 3 jam disini, He Xun merasa bahwa tububnya menjadi mati rasa, ketika dia berdiri, seluruh tulangnya berbunyi.


Ling Hua membuka matanya dengan pelan jadi He Xun langsung menghampiri gadis itu.


"Apakah kamu sudah merasa lebih baik ?" Tanya He Xun dengan khawatir.


"Tidak apa apa, aku baik baik saja. Maafkan aku , kalian semua pasti menderita bukan ? Qi ku memang terbalik dan tidak ada yang bisa mengobatinya. " Ucap Ling Hua dengan nada sedih.

__ADS_1


"Kenapa bisa begitu ? Apakah itu bawaan lahir ?" Tanya He Xun dengan ragu, apakah itu harus ditanyakan atau tidak.


"Hm, ini adalah bawaan lahir dan di dalam Klan Qilin Petir ku, tidak ada yang mengalami hal yang sama denganku. Mahkluk Suci seperti kami bisa melewati masa hidup semalam 10 ribu tahun atau paling pendek 5 ribu tahun. " Ucap Ling Hua.


"Tapi, aku dengan aliran Qi yang terbalik dan tidak normal telah membuat masa hidupku lebih pendek dibandingkan orang lain. Dikatakan bahwa jika aku sering menggunakan kekuatanlu maka aku akan meninggal setelah seribu tahun pertama ku. " Lanjut Ling Hua dengan helaan nafas.


"Mungkin ini sudah takdir, aku tidak bisa menyalahkan siapapun untuk ini. Tidak ada yang menginginkan hal ini, sekarang aku sangat ingin untuk kembali ke tempat asal ku tapi aku tidak bisa kembali. " Ucap Ling Hua.


"Kenapa begitu ?" Tanya He Xun.


"Karena, jika aku kembali maka aku akan terluka lebih parah dari ini. Dulu, aku hanya bisa mengandalkan Tuan untuk kembali ke tempat tinggal asal ku. " Ling Hua tersenyum pahit dengan sedih.


"Jadi, apakah aku sudah bisa membawa mu kembali ?" Tanya He Xun dengan cemas.


"Tidak, belum cukup. " Ucap Ling Hua.


He Xun merasa bahwa kepalanya akan pecah, awalnya dia merasa bahwa kekuatannya saat ini sudah sangat baik tapi setelah bertemu dengan Wei Qi atau keempat siluman, bahkan sekarang setelah bertemu dengan Ling Hua.


He Xun menjadi sadar bahwa kekuatannya saat ini sama sekali tidak ada artinya dari sesuatu yang disebut sebagai kultivasi apalagi puncak kultivasi.


He Xun merasa malu pada dirinya sendiri karena telah merasa bangga di masa lalu. Setelah itu, akhirnya He Xun tidur di kamar ini dengan dua wanita lain.


Sementara kedua wanita ini tidur di atas ranjang, He Xun dengan menyedihkan tidur di lantai yang dingin. He Xun merasa bahwa dirinya sangat lelah.


Selama ini, dia telah tidak tidur selama beberapa hari, bahkan jika mereka ingin pergi maka mereka harus tidur terlebih dahulu.


"Kalian berdua harus tidur dengan baik. " Bisik He Xun dengan sangat lembut dan tidak ada yang mendengar kata katanya.


He Xun tidak tahu kata katanya dimaksudkan untuk siapa, sayangnya He Xun tidak mengecek Dimensi Alam Ilusi Keajaiban dimana Sima Ying tampak sangat kacau.

__ADS_1


...----------------...


Hari ini sibuk banget, author enggak janji tapi kalau misalnya besok sempet bakal up lebih, maaf ya 🙏


__ADS_2