
He Xun menatap Yi Fei Fei dengan tatapan tidak percaya,bagaimana mungkin gadis ini menjadi sangat berani ?
"Hmph ! Kamu seorang lelaki yang tidak bertanggung jawab !" Ucap Yi Fei Fei dengan kesal dan bangkit dari pangkuannya.
He Xun yang mendengar tuduhan ini menatap Yi Fei Fei dengan tatapan aneh, apa maksud kata kata ini ? Bukankah seharusnya yang mengatakan ini adalah dia ?
Jujur saja, He Xun merasa dirugikan, ciuman pertamanya dicuri oleh Yi Fei Fei. He Xun pernah mendengar bahwa siapa yang memiliki ciuman pertama mu maka itulah yang akan menjadi pasangan mu.
Bukankah itu berarti wanita gila ini harus menjadi istrinya ? He Xun merasa bahwa ini menjungkirbalikkan dunianya.
Keduanya keluar dari kamar He Xun dan kedua murid He Xun tampak terkejut dengan keberadaan Yi Fei Fei.
"Bibi Guru, kenapa kamu keluar dari kamar Shizun ?" Tanya He Yue dengan polos.
"Bibi Gurumu membantuku membalut luka, lihatlah tanganku ? Shizun tidak sengaja memecahkan gelas dan pecahannya menusuk ke dalam tangan Shizun. " Ucap He Xun telah mengambil alih situasi terlebih dahulu , takut bahwa ini akan berubah jika Yi Fei Fei yang menjawab.
Siapa yang tahu dengan apa yang dipikirkan gadis itu ? Kemarin sangat membencinya dan sekarang menciumnya, apakah ada seseorang yang bisa berubah begitu cepat ?
"Ah ? Apakah Shizun baik baik saja ?" Tanya kedua muridnya dengan khawatir.
"Tenang saja, lihatlah ketrampilan Bibi Guru kalian. Ini sangat baik. " Ucap He Xun dengan senyum tipis.
Mereka berempat makan di penginapan lalu He Xun dan Yi Fei Fei menggunakan topeng, mereka berniat untuk pergi ke Ibukota dan menaiki pedang Yi Fei Fei.
Tentu saja Yi Fei Fei yang mengendalikan, He Xun hanya melihat, karena He Xun belum pernah melakukannya.
"Apa kau yakin 1 pedang bisa menampung 4 orang ?" Tanya He Xun dengan pelan.
"Tenang, pedang ini, aku jamin tidak akan bergoyang walaupun menampung 10 orang. " Ucap Yi Fei Fei dengan bangga.
Mereka naik ke atas pedang Yi Fei Fei yang telah dilebarkan, He Xun memegangi kedua murid kecilnya dengan erat dan pedang mulai melaju.
Berbanding terbalik dengan yang dipikirkan He Xun bahwa mereka akan bergoyang goyang, ini sangat stabil, bahkan lebih stabil dibandingkan naik kuda.
Sepertinya, setelah ini dia harus mulai melatih kemampuan mengendarai pedang miliknya agar bisa bepergian jarak jauh dalam waktu singkat.
Setelah melihat mereka bertiga terbiasa, Yi Fei Fei memasukkan tenaga lebih banyak ke pedang dan pedang melesat lebih cepat.
__ADS_1
Dalam 3 jam, mereka sampai di Ibukota, He Xun melompat turun dari pedang lalu menyambut kedua muridnya , mereka telah sampai di Ibukota yang luar biasa megah.
Dimana semua bangunan mewah terbuat dari Emas dan perak, dihiasi oleh permata dan giok. Ini adalah kekayaan yang sebenarnya.
He Xun melihat bahwa orang orang berkerumun, He Xun mendekati dan melihat bahwa itu mengelilingi 4 orang yang sedang terikat oleh sebuah sulur anggur yang bercahaya.
Ketika melihat ke empat orang yang sedang diikat, He Xun langsung terbelalak dan menatap ke arah Yi Fei Fei.
"Yi Fei Fei, kamu bawa kedua muridku pergi dari sini." Ucap He Xun dengan panik.
"Apa yang akan kamu lakukan ? Jangan bilang kamu akan menerobos rombongan orang orang dan membawa siluman yang diikat ?" Tanya Yi Fei Fei dengan terkejut.
"Aku akan menyelamatkan mereka dan aku harus merepotkan mu untuk membawa kedua muridku menjauh dari sini, aku mohon. " Ucap He Xun dengan memelas.
He Xun tidak akan bisa melarikan diri apabila membawa kedua muridnya, Yi Fei Fei menatapnya dengan tatapan rumit.
"Keempat siluman itu memiliki kekuatan yang kuat dan akibat dari melindungi siluman adalah pemenggalan seluruh keluarga. " Ucap Yi Fei Fei memperingatkan He Xun.
"Demi mereka, aku tidak takut untuk menyerahkan nyawa ku. Bagaimanapun, aku bisaa berdiri disini , adalah berkat mereka. " Ucap He Xun dengan penuh tekad.
Melihat tekad yang dimiliki oleh He Xun , Yi Fei Fei merasa bahwa kata kata tidak akan berguna lagi jadi Yi Fei Fei mengangguk dan menggandeng kedua muridnya dengan erat.
He Xun menghela nafas lega dan melihat bahwa ada 3 penjaga Tingkat 1 Tahap Prajurit Perak yang menjaga keempat siluman yang menjadi penolongnya.
Kekuatan mereka berempat jelas jelas diatas ketiga penjaga ini, tapi sulur anggur itu telah melemahkan kekuatan mereka.
He Xun menendang tiga buah batu kerikil dan menghantam ke titik kesadaran dari ketiga penjaga. Para kerumunan menjadi ricuh sementara He Xun mengambil kesempatan ini untuk membawa pergi keempat siluman yang menyelamatkannya.
Setelah membawa ke rumah kosong yang berdebu, He Xun memotong sulur anggur yang mengikat keempat siluman cantik itu.
"Kenapa kamu menyelamatkan kami ? Kamu jelas jelas seorang manusia bukan ?" Tanya Baili Ruoqing dengan wajah yang lebih kurus.
"Lama tidak bertemu dengan kalian semua, aku senang karena bisa membantu kalian disini. " Ucap He Xun dan membuka topengnya.
"Kau, anak laki laki yang kami selamatkan di Kota Yunhua ! Dalam 1 tahun kekuatan mu telah meningkat pesat. " Ucap Baili Ruoqing dengan antusias dan mencubit cubit wajah He Xun.
"Aku senang bahwa kalian semua masih mengingatku, kalian semua sebaiknya menggunakan penyamaran. Bagaimanapun disini masih dalam kawasan penjagaan, lebih baik untuk pergi dari sini dengan segera. " Ucap He Xun dengan buru buru dan mengeluarkan beberapa topeng yang terikat di pinggangnya.
__ADS_1
Semuanya menggunakan itu dan pergi bersama He Xun, He Xun melihat sebuah tanda bulan purnama, tampak diukir dengan kasar di sebuah penginapan yang ramai.
He Xun memberi tanda dan mereka memasuki sampai lantai kedua. Di lantai dua, Yi Fei Fei dengan cadar telah menunggu mereka.
Mereka naik ke lantai tiga lalu masuk ke dalam kamar yang telah dipesan oleh Yi Fei Fei.
"Untunglah kamu melihat tanda yang aku ukir . " Ucap Yi Fei Fei dengan helaan nafas lega.
Tanda bulan purnama adalah tanda yang terukir di tangan Xing Yuliang, jadi He Xun bertaruh apakah ini tanda yang dibuat oleh Yi Fei Fei atau bukan.
Ternyata, taruhannya benar dan dia tidak menderita kerugian. He Xun menurunkan topengnya dan melihat sekitar dengan waspada.
"Perkenalkan ini adalah Yi Fei Fei, temanku. Sementara ini adalah penyelamat ku. " Ucap He Xun mengenalkan mereka satu sama lain.
Mereka saling berkenalan satu sama lain, Baili Ruoqing mulai menceritakan bagaimana asal mulai mereka ditangkap oleh para penjaga itu.
"Para penjaga sialan itu mengambil kesempatan dalam kesempitan, bahkan mencoba untuk melakukan kecurangan. Sangat hina !" Ucap Lan Huayin dengan geram.
"Jika kamu tidak datang, maka aku takut, kami hanya menyisakan nama. " Ucap Xiu Xiyi dengan datar.
Mereka saling bercerita satu sama lain dan He Xun tampak sangat senang karena bertemu lagi dengan keempat penyelamat nya.
Tiba tiba , pintu kamarnya diketuk dan He Xun membuat rencana kilat. Kedua muridnya disembunyikan dibawah ranjang, sementara keempat siluman berada di atas ranjang dan tertutup oleh tirai.
He Xun membuka pintu dengan pakaian yang terbuka dan menunjukkan otot perutnya yang gagah, sementara Yi Fei Fei bergelayut di tangan He Xun.
"Apa yang sedang kau lakukan ?!" Bentak He Xun dengan marah pada penjaga Kekaisaran yang ingin masuk ke dalam.
"Kamu menganggu kesenanganku !" Ucap He Xun dengan murka.
"Tuan, kami akan mengecek kamarmu untuk memastikan bahwa kamu tidak menyembunyikan siluman di dalam kamarmu. " Ucap Penjaga dengan datar.
"Tuan muda.... apa yang sedang terjadi ?" Tanya suara menggoda dari atas ranjang.
"Aduh, sayangku.... Ling'er ku yang manis, Tuan muda ini akan bermain denganmu lagi setelah pengganggu sialan ini pergi. " Ucap He Xun dengan nada yang lembut.
Penjaga mengecek sekitar dan melihat bahwa tidak ada yang aneh dan tidak berniat untuk menganggu kegiatan menyenangkan orang lain.
__ADS_1
"Terima kasih karena telah bekerja sama dengan kami. " Ucap penjaga itu dan pergi.
He Xun memastikan bahwa penjaga itu benar benar pergi barulah menutup pintu dan menghela nafas lega.