
Ketika sekelompok kultivator itu hilang, tangisan Xu Wei langsung berhenti dan ekspresi pria tua itu langsung berubah.
"Kirim orang untuk membunuh sekelompok kultivator itu secara diam diam. Dan untuk Xu Yuan, bakar mayat nya. " Ucap Xu Wei dengan dingin.
Nada nya sangat keras dan mantap, dan tidak menunjukkan tanda tanda seperti seseorang yang baru saja menangis.
He Xun yang melihat ini menggigit bibir nya dan merasa bahwa Xu Wei sebenar nya menyadari keberadaan mereka.
"Sepertinya, apa yang dikatakan oleh Xu Wei ini benar benar tidak bisa di percayai. " Ucap Baili Ruo Qing.
"Jadi kamu tidak percaya pada ku sebelum nya ?" Canda He Xun pada Baili Ruo asing dan pura pura memasang wajah penuh amarah.
"Jangan marah , bukan nya aku tidak percaya. Tapi, memang sangat sulit untuk mengaitkan nya dengan karakter yang kamu perkirakan sebelum nya. " Ucap Baili Ruo Qing dengan sedih.
He Xun yang melihat ini merasa kasihan dan berhenti untuk mengerjai Baili Ruo Qing.
"Baiklah, baiklah. Karena semua nya sudah terungkap, maka tidak ada guna nya untuk terus berada di sini dan menonton Xu Wei. Jika tidak, maka kita akan tertular akan kegilaan nya dan sikap tidak masuk akal milik nya. " Ucap He Xun sambil menatap Xu Wei yang masih berjalan jalan di bawah sana.
He Xun menarik tubuh Baili Ruo Qing dan langsung melesat menjauh dari sini , tidak baik untuk tetap di sini.
Setelah He Xun dan Baili Ruo Qing pergi, Xu Wei menatap ke atas aula milik nya di disana ada bolongan kecil.
"Pergi dan selidiki orang yang telah mengintip sejak tadi, aku ingin tahu apa motif nya. " Ucap Xu Wei dengan tajam.
"Tuan, ada yang mengintip ? Kenapa Tuan tidak mengatakan nya sejak tadi ? Mereka sekarang pasti sudah pergi. " Ucap penjaga itu dengan terkejut.
"Tidak ada guna nya mengeluh, sebaik nya kamu pergi dan mengejar nya sebelum itu terlalu jauh. " Ucap Xu Wei dengan nada yang tidak mau di bantah.
__ADS_1
Kata kata Xu Wei adalah keputusan akhir di sini, orang orang Klan Xu tahu dengan jelas kalau kesetiaan yang di miliki oleh Xu Wei pada putra nya adalah omong kosong besar.
Siapapun di dalam Klan Xu akan tahu dengan jelas bahwa , Xu Wei adalah karakter paling tidak bermoral di dalam Klan.
Di dalam Klan yang sangat besar ini, Xu Wei adalah pengendali nya. Tidak akan ada yang bisa mengendalikan keputusan akhir selain Xu Wei.
Xu Wei bisa berperilaku sebagai anjing yang jinak lalu menyimpan taring nya dalam dalam, menunggu waktu yang tepat untuk menggigit leher musuh nya.
Xu Wei telah memimpin Klan He selama 37 tahun, tentu saja dia tidak akan menjadi seorang idiot yang tidak berguna.
Jika tidak, maka dia akan di gulingkan sejak lama oleh orang lain, baik dari dalam Klan nya atau dari luar Klan nya.
Tapi, sayangnya tidak banyak yang menyadari kelicikan yang dimiliki oleh Xu Wei, mereka hanya percaya dengan apa yang ditampilkan oleh Xu Wei di depan umum.
Sangat sedikit orang yang bisa berpikiran jernih seperti He Xun dan menemukan bahwa semua ini adalah hal yang aneh, Xu Wei adalah rubah sejati.
Sementara di sisi lain, He Xun menyadari bahwa ada seseorang yang mengejar mereka. He Xun menyadari sepenuh nya kalau Xu Wei benar benar tahu akan keberadaan mereka.
Lalu masuk ke dalam pasar yang sangat ramai dan berbaur dengan begitu banyak orang bersama dengan Baili Ruo Qing.
Setelah menyadari bahwa diri nya telah tidak di ikuti oleh orang lain lagi, barulah He Xun kembali ke penginapan.
"Siapa yang mengejar kita tadi ? Kenapa kamu tidak mengatakan nya dengan jelas ?" Tanya Baili Ruo Qing dengan khawatir.
"Orang yang mengejar kita adalah orang orang dari Klan Xu, itu seharus nya adalah suruhan Xu Wei. " Jawab He Xun dengan wajah muram.
"Bagaimana kamu bisa tahu kalau itu adalah pekerjaan Xu Wei ? Kita sudah sangat berhati hati, kenapa masih bisa di ketahui oleh Xu Wei ?" Tanya Baili Ruo Qing dengan penasaran.
__ADS_1
"Aku selalu merasa bahwa kita selalu di awasi oleh Xu Wei sejak tadi , oleh karena itu aku membawa mu untuk pergi terlebih dahulu dari sana dan menjauh. " Ucap He Xun dengan serius.
"Ternyata seperti itu, Xu Wei itu benar benar tidak bisa di tebak, bahkan aku pun tertipu untuk hal ini. Sangat mengerikan ! Seberapa tebal bulu rubah nya ?" Keluh Baili Ruo Qing.
"Kamu seperti nya bisa membandingkan nya dengan milik mu, untuk melihat, milik siapa yang lebih tebal. " Canda He Xun.
"Aku pikir aku akan melakuka nya di masa depan. " Balas Baili Ruo Qing sambil tertawa ringan.
Sangat mengerikan untuk di kejar kejar seperti ini dan mereka untuk sejenak mengambil nafas lega lalu bertemu dengan banyak orang lain.
"Yi Fei Fei, Xiu Xi Yi, Liu Qing Xin, Lan Hua Yin, apakah kalian semua baik baik saja ? " Tanya He Xun dengan khawatir.
"Kami baik baik saja, kalian kembali terlalu lama membuat kami khawatir. Seandai nya kamu tidak kembali sebentar lagi maka aku akan pergi untuk mencari mu !" Keluh Yi Fei Fei dengan sebal.
Tuk
Tangan He Xun terangkat dan memukul dahi Yi Fei Fei dengan cukup kuat membuat gadis itu mengaduh kesakitan.
"Jangan membuat keributan, jadilah anak baik dan diam diam, jangan membuat aku kesulitan. " Tegur He Xun dengan serius.
"Baiklah, kamu terlalu keras pada ku. Padahal , aku hanya khawatir pada mu dan kamu memukul ku begitu keras. " Ucap Yi Fei Fei bermain drama, tapi Lan Hua Yin telah muak dengan drama Yi Fei Fei belakangan ini.
"Hentikan permainan drama mu ! Aku sudah bosan dengan semuanya, bagaimana dengan masalah Xu Yuan ?" Tanya Lan Hua Yin.
"Dia meninggal dan kami menyelidiki ayah Xu Yuan, Xu Wei. Dia adalah orang yang sangat berbahaya , aku benar benar menyarankan kalian untuk berhati hati di masa depan. " Ucap He Xun.
"Xu Wei adalah seekor rubah yang sangat berbahaya, dia licik dan penuh dengan tipu daya !" Ucap Baili Ruo Qing dengan penuh semangat.
__ADS_1
"Seluruh rubah memang sangat licik. " Lanjut Baili Ruo Qing.
"Bukankah itu sama saja dengan mengatakan diri mu sendiri sebagai orang yang licik ?" Tanya He Xun sambil menahan tawa.