PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )
57. Kekasih Pertama


__ADS_3

He Xun mengumpulkan semua tanaman yang dibutuhkan olehnya di dalam Dimensi Alam Ilusi Keajaiban, disana benar benar ada ribuan tanaman langka yang tumbuh, benar benar menakjubkan !


Sangking semangatnya melihat tanaman tanaman langka, He Xun berjalan mundur mundur dan tidak sengaja menabrak sesuatu yang kenyal.


Ketika berbalik, wajah He Xun langsung salah tingkah , bagaimana tidak ? Punggungnya menempel di dada Sima Ying.


"Maafkan aku. " Ucap He Xun dengan buru buru dan tampak panik.


"Ehm, tidak apa apa. " Ucap Sima Ying sambil berdeham dan melihat ke arah lain.


"Sebentar, kamu mengatakan bahwa kamu adalah Roh Dimensi bukan ? Kenapa aku bisa menyentuh mu ?" Tanya He Xun dengan bingung.


Sima Ying memasang wajah penuh penghinaan seolah olah menghina pengetahuan He Xun yang terbatas.


"Aku adalah Roh Dimensi ! Bukan Roh gentayangan ! Roh Dimensi memiliki tubuh dan aku bisa keluar dari sini tapi tidak bisa terlalu lama. Aku adalah penjaga dan tidak bisa berlari dari tugasku terlalu lama. " Ucap Sima Ying dengan sebal.


He Xun yang mendengar ini tampak terperangah, apakah ada hal yang tampak unik ini ? Kenapa dia tidak pernah mendengarnya ?


Tapi, setelah dipikirkan lagi maka tidak ada gunanya bagi Sima Ying untuk berbohong padanya. Jadi He Xun hanya bisa mengangguk layaknya orang bodoh.


"Maafkan aku atas kekurangan ilmu yang aku miliki dan justru menyulitkanmu. " Ucap He Xun sambil menundukkan kepalanya dalam dalam.


"Kamu sekarang adalah majikanku, sikap dan tindakan mu saat ini tidak layak. " Ucap Sima Ying dan memprotes.


"Daripada menganggap sebagai Tuanmu, maka aku lebih menganggap bahwa kita berteman dan saling menghormati satu sama lain. " Ucap He Xun dengan senyum tipis dan bijak.


Sima Ying melihat senyum tipis He Xun dan tampak terpesona untuk beberapa saat, Sima Ying melangkah maju dan memeluk tubuh He Xun dengan erat.


He Xun yang tiba tiba dipeluk dengan erat oleh Sima Ying langsung kehilangan kata katanya untuk sejenak.


"Aku cemburu, aku kesal ketika melihatmu bersama dengan wanita wanita itu. Aku ingin kamu menganggapku. " Ucap Sima Ying sambil membenamkan wajahnya di dada He Xun.


"Ini..... kita baru bertemu beberapa kali, apakah kamu yakin ? Kamu tidak dalam keadaan mabuk,bukan ?" Tanya He Xun dengan tidak percaya.

__ADS_1


"Aku, Sima Ying tidak akan pernah salah ! Aku merasa bahwa kamu adalah orang yang paling cocok denganku !" Ucap Sima Ying dengan teguh.


He Xun merasa bimbang sementara jantungnya berdebar lebih cepat, siapa yang tidak menyukai Sima Ying ?


Dengan rambut berwarna perak dan wajah yang kecil dan juga mata yang bulat. Bibir yang tipis dan mungil, berwarna merah seperti ceri, sangat menggoda.


He Xun tidak bisa mengendalikan perasaannya yang aneh, ditambah lagi melihat kulit halus Sima Ying layaknya porselen dan kulit putih pucat milik Sima Ying yang sama putihnya dengan salju.


"Sima Ying, aku bertanya sekali lagi, apakah kamu tidak akan menyesal di masa depan ?" Tanya He Xun dengan suara yang sedikit serak.


"Aku, Sima Ying tidak akan pernah menyesali keputusan yang telah aku perbuat ! Aku juga tidak keberatan apabila kamu memiliki beberapa orang selir. " Ucap Sima Ying dengan bangga.


He Xun memandang Sima Ying dengan serius dan Sima Ying menatapnya dengan tatapan penuh harap.


"Kalau begitu, aku berharap kamu tidak menyesal di masa depan. " Ucap He Xun sambil berusaha untuk menyembunyikan senyum bahagianya yang tidak terkendali.


Sima Ying yang mendengar ini tampak terkejut dan menatap He Xun dengan tatapan tidak menyangka lalu langsung berlari memeluk tubuh He Xun dengan erat.


"Mulai sekarang kamu adalah kekasihku ! Cium aku !" Ucap Sima Ying dan langsung melompat ke atas tubuh He Xun.


Keduanya berciuman dengan panas, untungnya waktu di Dimensi berjalan lebih cepat atau jika tidak maka orang orang diluar akan menunggu untuk waktu yang lama.


He Xun dan Sima Ying berhenti sejenak lalu masuk ke dalam kediaman Sima Ying yang ada disana lalu melanjutkan aktivitas panas mereka.


Beberapa jam kemudian, He Xun penuh dengan keringat, Sima Ying sendiri tidak tampak lebih baik. Dengan tubuh yang berbalur keringat dan kedua lutut yang gemetar, tampak sangat menggoda.


Hanya Sima Ying yang tahu tentang berapa liarnya He Xun, mungkin di wajah, He Xun tampak sangat polos, tapi siapa yang menyangka bahwa kemampuannya berbeda dengan tampilannya.


Sima Ying tidak bisa bangkit dari posisinya saat ini dan He Xun berdiri lalu mengambil pakaiannya, dan memakainya dengan asal asalan.


Lalu, He Xun membantu Sima Ying, kekasih pertamanya, untuk memakai pakaian lalu He Xun menggendong Sima Ying ke sungai dibelakang kediaman Sima Ying.


Keduanya semula hanya berniat membersihkan diri, tapi siapa yang menyangka bahwa kegiatan tersebut berlanjut lagi ?

__ADS_1


Setelah itu, He Xun mengumpulkan tanaman dan keluar dari Dimensi dengan wajah yang berseri seri, siapa yang tidak berseri seri setelah memetik bunga dari seorang gadis cantik ?


"Jangan lupa untuk sering mendatangi ku, jika tidak maka aku akan sedih. " Keluh Sima Ying sambil memeluk leher He Xun.


"Hm, baiklah. Aku mengerti tentang ini, tenang saja, aku akan mengunjungi mu setiap minggu atau bahkan setiap hari !" Ucap He Xun dengan semangat.


"Baiklah kalau begitu, aku akan memegang janjimu. Jangan kecewakan aku. "Ucap Sima Ying lalu mengecup wajah He Xun.


He Xun ditatap oleh yang lain dengan tatapan bingung karena wajah He Xun merah dan rambutnya basah.


"Apa yang terjadi padamu ?" Tanya Yi Fei Fei dengan curiga.


"Tidak." Ucap He Xun dengan santai dan mengubah wajahnya lalu kembali menjadi tenang seperti biasanya.


He Xun mulai meramu untuk membuat Jimat Penekan Aura untuk ke empat siluman yang telah menolongnya.


Tangan He Xun sangat lincah dan tampak terbiasa untuk meramu obat obatan semacam ini, jadi bahkan dengan tangannya, He Xun bisa memperkirakan berat tanaman obat ditangannya, itu adalah hal yang istimewa.


"Apakah semua barang bagus ini kamu temukan di dalam Dimensi Alam Ilusi Keajaiban ?" Tanya Yi Fei Fei dengan penasaran ketika melihat tanaman obat yang dibawa pulang oleh He Xun.


"Ya, aku menemukan ini di dalam Dimensi. Apakah kamu tidak pernah melihatnya sebelumnya ?" Tanya He Xun dengan bingung.


Yi Fei Fei menggelengkan kepalanya dan menjelaskan bahwa ketika masih ditangan Sekte Awan Ringan, Dimensi Alam Ilusi Keajaiban selalu dipenuhi dengan kabur tebal dan tidak memiliki sesuatu yang berharga kecuali tempat yang baik untuk kultivasi karena Qi disana sangat tebal.


He Xun yang mendengar ini sendiri bingung karena apa yang dijelaskan oleh Yi Fei Fei, berbanding terbalik dengan apa yang dilihatnya di dalam Dimensi Alam Ilusi Keajaiban.


Apakah karena dia adalah Penguasa Dimensi ? Jadi dia bisa melihat semua harta karun di dalam Dimensi kuno tersebut ?


He Xun tidak mengambil pusing tentang hal ini dan akan menanyakan hal ini pada Sima Ying nanti, pada saat ini yang sedang mendesak adalah merendam liontin ke dalam ramuan ini secepat mungkin agar mereka tidak ditemukan oleh petugas Kekaisaran.


He Xun memandang sekitarnya dan merasa bahwa ada orang yang berjalan mendekati kamar tempat mereka menginap.


...----------------...

__ADS_1


...Jangan lupa Vote ya ! ...


__ADS_2