PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )

PESONA BUNGA SURGAWI ( Season 1 )
51. Balas Dendam


__ADS_3

He Xun mendorong murid itu ketika tidak waspada dan jatuh dari lantai dua lalu masuk ke dalam kolam ikan milik Sekte Awan Ringan.


Lebih tepatnya , ada lantai bawah tanah jadi ketika memasuki Sekte Awan Ringan, mereka secara tidak langsung akan berdiri di lantai dua.


Itu adalah fakta yang semua orang mengetahuinya dan He Xun sendiri memandang murid yang jatuh dari lantai dua dengan senyum puas.


Masalah apakah hidup atau mati tergantung keberuntungan dari murid itu, He Xun telah memberikan kesempatan pada orang itu.


Dengan jatuh di dalam air akan meminimalisir cederanya, tapi siapa yang tahu jika murid itu tidak bisa berenang dan pada akhirnya tetap meninggal ?


He Xun hanya memberikan kesempatan, apakah kesempatan yang diberikan digunakan dengan baik atau tidak, bukanlah urusan He Xun.


Apa yang diperdulikan oleh He Xun adalah agar tidak ada penghalang dalam rencana balas dendamnya.


He Xun melangkah ke dalam dan kebetulan melihat Yuan Qi yang sedang buang air kecil di tempat taman.


"Tidak menyangka bahwa akan bertemu dengan Senior Yuan disini. " Ucap He Xun dengan senyum lembut.


Ketika Yuan Qi yang tidak menyadari bahwa ada pergerakan di belakangnya langsung terlonjak ketika mendengar suara He Xun.


Yuan Qi langsung menarik celananya dan bersiap untuk memarahi nya sebelum akhirnya terdiam ketika melihat penampilannya.


"Apakah Senior Yuan mengingat ku ?" Tanya He Xun lagi.


"Kau ! Qi Rongbai !" Ucap Yuan Qi dan He Xun menggelengkan kepalanya dengan santai.


"Qi Bairong, bukan Qi Rongbai. Tampaknya Senior buta huruf dan tidak bisa membedakan namaku, aku agak kecewa tapi karena Senior mengintatku maka aku akan melupakan ini. " Ucap He Xun.


Tanpa aba aba dari Yuan Qi, pria itu langsung menarik kerah pakaian He Xun dengan wajah yang sinis dan marah.


"Akhirnya aku bisa menangkapmu dasar pengkhianat ! Aku akan mendapatkan jasa besar dengan berhasil membawa penjahat besar sepertimu !" Teriak Yuan Qi dengan bangga.


Tapi, He Xun telah tertawa ringan dan tampak tidak terganggu dengan kata kata yang Yuan Qi , bahkan tampak senang, seolah olah itu sesuai dengan harapannya.


Pada saat ini, bahkan Yuan Qi telah menjadi gugup dan bingung dengan reaksi He Xun yang bertentangan dengan reaksi orang normal.


"Yuan Qi , apakah kamu ingat dengan He Jiang ?"Tanya He Xun dengan senyum dingin.


He Xun menarik topengnya dan menutupi wajahnya, orang orang banyak mengatakan bahwa wajahnya sama persis dengan ayahnya.


Yuan Qi yang mendengarnya tampak tersambar petir dan He Xun dengan jijik mendorong Yuan Qi mundur.


Yuan Qi melepaskan cengkraman nya pada He Xun dan He Xun mengibaskan pakaian yang disentuh oleh Yuan Qi seolah olah itu adalah penyakit menular yang berbahaya.


"Kau.... kau... kau adalah putra He Jiang ?!" Tanya Yuan Qi dengan terkejut.

__ADS_1


"Itu benar, namaku He Xun, berumur 15 tahun saat ini. Ini artinya sudah 15 tahun berlalu sejak kamu membunuh ayahku. Mari kita lihat , berapa umurmu saat ini ? 29 tahun ?" Tanya He Xun dengan senyum dingin.


"Ah salah, bukan 29 tahun tapi 35 tahun. " Ucap He Xun mengejek.


"Apakah kau pikir kau bisa mengalahkan ku ?! Pada saat ini nasib mu tidak akan berbeda dengan ayahmu !" Ucap Yuan Qi dan menarik pedangnya, berusaha untuk menusuk He Xun.


Tapi, He Xun menghindari dengan mudah dan memasang wajah menghina.


"Lihatlah, kemampuan mu telah menurun dibandingkan kamu berumur 20 tahun ketika pada saat itu. " Ucap He Xun dengan santai.


"Aku menolak percaya bahwa aku tidak bisa mengalahkan mu, dasar bajingan kecil !" Teriak Yuan Qi dan berusaha untuk menerjang nya.


He Xun hanya menyeringai dan menendang pedang Yuan Qi dengan penuh tenaga, Yuan Qi terdorong mundur dengan keras dan menabrak tiang.


Lalu kembali berdiri tapi pedangnya telah terbelah menjadi dua. He Xun berjalan mendekat dan Yuan Qi memandang He Xun dengan waspada.


"Pada saat ini, aku akan membayarkan dendam dari 15 tahun lalu. Kamu akan aku buat sampai sampai bahkan orang tuamu tidak akan bisa mengenalimu lagi. " Ucap He Xun dengan senyum manis dan mencengkram dagu Yuan Qing.


Lalu mendorongnya ke belakang dan Yuan Qi hanya terkulai dengan lemas tanpa bisa melawan, Yuan Qi kembali berdiri dan berusaha untuk membunuh He Xun,tapi He Xun telah menendang dada Yuan Qi terlebih dahulu sampai pria itu terbatuk batuk darah.


He Xun memukul Dantian Yuan Qing dengan kuat sampai sampai Yuan Qing memuntahkan darah yang memenuhi mulutnya.


"Sekarang, kamu tidak lebih dari manusia biasa yang tidak berdaya. Bagaimana menurutmu ?" Tanya He Xun.


"Membunuhmu ? Bukankah itu terlalu mudah, tentu saja kita akan bermain main terlebih dahulu. " Ucap He Xun dengan senyum bahagia.


He Xun membuat Yuan Qing cacat, mulai dari tidak bisa berjalan, tidak bisa bergerak, tidak bisa berbicara, tidak bisa melihat, hanya bisa berbicara.


He Xun tidak berniat membunuh Yuan Qi karena membiarkan musuhnya hidup lebih buruk dari kematian bahkan membuatnya lebih bahagia.


"Lihatlah, kamu sekarang hanyalah sampah. Dantianmu hancur, kamu tidak memiliki tangan atau kaki. Kamu tidak bisa melihat dan kamu tidak bisa berbicara. Apakah kamu bahagia dengan perasaan ini ? Aku akan membiarkan mu hidup dan ketika gedung ini dibakar maka kamu harus menikmati nya dengan baik. " Ucap He Xun dan menepuk nepuk kepala Yuan Qi dan berjalan pergi.


He Xun membantai setiap orang yang ditemuinya sampai akhirnya melihat sebuah ruangan yang dijaga dengan ketat dan menyadari bahwa itu adalah ruang harta milik Sekte Awan Ringan.


He Xun menyelinap dan membunuh penjaga ruang harta dengan satu pukulan agar tidak menciptakan keributan.


Lalu masuk ke dalam, ketika masuk ke dalam ruang harta itu, He Xun tampak terdiam dengan kilauan Emas yang menyakitkan mata.


Di depannya, ada lebih dari 10 Juta Tael Emas ! Dia bisa hidup dengan tenang selama 3 generasi dengan jumlah uang sebanyak ini !


He Xun menyimpan semuanya dengan semangat lalu, senjata tidak akan ditinggalkan olehnya, saat ini Cincin dimensinya telah penuh oleh barang, sulit untuk memasukkan benda lain.


Setelah membersihkan ruang harta, He Xun berjalan ke gudang pangan dan merasa bahwa akan membakarnya, tapi memikirkan lagi bahwa ada begitu banyak orang yang terbantu jika dia memberikan pangan ini kepada orang yang membutuhkan membuat He Xun ragu.


He Xun mengambil Cincin Dimensi dari saku pakaiannya dan mulai menyimpan seluruh pangan dan membakar bangunan itu.

__ADS_1


Api dengan cepat menjalar dan He Xun tidak berniat untuk membiarkan seorangpun pergi. Ketika ingin keluar, ada 12 Tetua dengan 1 Ketua dan 1 wakil ketua.


"Kau pembunuh yang dengan angkuhnya memasuki sekte kami !" Ucap Senior Yi.


"Ah, Senior Yi pasti tidak ingat denganku lagi. " Ucap He Xun.


Ketika mendengar suara He Xun maka mustahil bagi Yi Feifei untuk tidak mengingat nama He Xun.


"Qi Bairong !! Kau bajingan kecil, berani beraninya mendatangi kami, bahkan membuat keributan disini ! Karena kamu telah membuat keributan disini maka jangan harap bisa kembali dengan utuh !" Ucap Yi Fei Fei dengan murka.


"Yi Fei Fei, kamu begitu cantik, kenapa tidak bersikap lebih lembut ? Oh ya, daripada memanggilku sebagai Qi Bairong, maka kamu lebih baik memanggilku sebagai He Xun. " Ucap He Xun dengan bangga.


"He Xun ? Putra He Jiang yang dibunuh oleh Yuan Qi ?!" Tanya tetua lain yang bernama Lian Fang.


"Tetua Lian Fang benar benar memiliki wawasan yang luas, benar bnar pintar. Itu memang aku, He Xun, Putra He Jiang !" Ucap He Xun dengan penuh penekanan.


"Aku menebak bahwa kamu datang kemari untuk balas dendam bukan ? Kami mendengar bahwa Klan He sendiri telah dilenyapkan dalam semalam, apakah itu ulahmu juga ?" Tanya Xing Yuliang.


Xing Yuliang adalah seorang pria bertubuh tinggi dengan pedang besar yang dihiasi oleh cincin besi yang akan mulai berbunyi ketika dia membunuh orang lain.


"Xing Yuliang, kamu benar benar pintar. Aku datang kemari untuk membalas dendam pada kalian dan masalah pembantaian Klan He memang di lakukan oleh ku. " Ucap He Xun.


"Kamu begitu kejam pada keluarga mu sendiri, benar benar tidak tahu diri. " Cibir Yi Fei Fei.


"Aku telah memberikan mereka kesempatan dan pada akhirnya mereka masih tidak mengakui kesalahan mereka. " Ucap He Xun dengan dingin.


"Apa yang kau lihat benar belum tentu benar di mata orang lain ! Kamu adalah orang yang egois dan tidak memikirkan orang lain !" Ucap Yi Fei Fei.


"Itu benar, aku egois dan serakah. Aku memang tidak mengerti dengan pikiran orang lain, tapi apa yang menurutku benar maka itu adalah benar dan aku akan membuat orang merasa bahwa apa yang aku pikir benar, memang benar. " Ucap He Xun dengan senyum sinis.


"Benar benar seorang pemuda yang pemberani, sayang sekali bahwa kamu harus tewas disini. Aku mendengar bahwa kamu memiliki Bakat Surga dan lonceng di pinggang mu itu seharusnya adalah Dimensi Alam Ilusi Keajaiban kami. " Ucap Xing Yuliang.


"Kata kata Ketua Sekte Xing ini agak salah, sejak kapan Sekte Awan Ringan menjadi Tuan dari Dimensi Alam Ilusi Keajaiban ?" Tanya He Xun dengan menantang.


Pedang Naga Petir telah terangkat di tangan kanan nya sementara tangan kirinya berada di bawah ,


bersiap untuk menahan serangan.


"Bagaimanapun ini milik kami, jika Tuan Muda He tidak ingin menyerahkan nya maka maafkan kekasaran kami. " Ucap Xing Yuliang sebelum akhirnya menyerang He Xun dengan ganas.


He Xun tidak berani meremehkan serangan yang diberikan oleh Xing Yuliang. Bagaimanapun kekuatan mereka setara dan Xing Yuliang memiliki lebih banyak pengalaman membuat Xing Yuliang lebih unggul.


Tapi, He Xun menolak untuk mengakui ini dan percaya bahwa dengan tekadnya yang gila maka dia akan bisa mendapatkan apapun yang dia inginkan.


"Pukulan Cakar Naga : Bagian Delapan !" Teriak He Xun.

__ADS_1


__ADS_2