
...MATA MERAH SILUMAN MENERKAM BUMI...
......KEUNTUNGAN BESAR......
SEMINGGU penuh aku memikirkan hidupku, mencari uang tambahan untuk biaya sekolahku. Yah kamu tahu sendiri kan keadaan dunia sekarang ini yang terjangkiti dengan penyakit resesi global dimana-mana terutama di bidang ekonomi. Untuk itulah aku tidak mau putus sekolah, biarlah makan susah dan hidup susah yang penting pendidikan harus diutamakan agar nantinya aku mempunyai kemampuan di bidang yang aku senangi.
Hari pertama aku bekerja dan hari pertama pula pekerjaanku terbentur dengan studiku. Tiap pagi sebelum sinar matahari muncul ke permukaan menerpa wajahku aku berkeliling kota yogyakarta, satu demi satu aku datangi rumah-rumah warga yang tidak aku kenal. Akulah seorang kurir koran dan majalah yang setiap saat berkeliling menggunakan sahabat setiaku bendi namanya. Sebuah vespa butut yang aku beli dari teman sekolahku, kata mereka sih, barang siapa yang menaiki bendi dua puluh empat jam non stop dia akan mengantuk sepanjang hari begitu kata teman-temanku. Ya iyalah, siapa sih yang nggak ngantuk begadang seharian pikirku. Namun itu pikiran yang sadar. Ketika itu aku percaya saja ucapanya, aku tidak sadar dan langsung saja aku beli dengan agak mahal karena aku pikir si bendi membawa keberuntungan. Dua puluh empat jam aku lakukan untuk membuktikan perkataan temanku mengelilingi kota Yogyakarta. Namun karena aku tidak puas aku mampir saja ke kota Magelang. Ketika baru nyampe di kota Muntilan, mesin bendi mogok bahkan kedua bannya bocor di tambah ban serepnya juga kempes. Sial benar nasib yang kualami, pikirku. Memang kadang teman makan teman ya gini, sungguh tega mereka memberi informasi yang keliru, karena waktu itu aku belum paham soal mesin motor. Sudah begitu aku **** setengah mati, ternyata si bendi membawa sial. Tiap kali aku berjalan menyusuri kota Yogyakarta, selalu saja mogok dan paling sialnya lagi tiap satu bulan sekali aku sering ketilang sama polisi dengan bendiku ini. Bayangkan saja bisa bangkrut aku kalau begini. Tapi walau bagaimanapun bendi adalah kesayanganku, karena dengan bendilah aku bisa berdua-duaan dengan sahabatku yang paling cantik di sekolahku bernama Ajeng. Kita selalu berkeliling dan berdua-duaan di jalan malioboro sambil duduk di lesehan menikmati angkringan di sana jika sekolah kita sedang libur hari minggu. Kerennya kita sih lagi penjajakan TTM, teman tapi mesra gitu deh. Teman-temanku iri sekali kepadaku karena aku sering boncengin Ajeng jika pergi ke Sekolah. Mereka selalu tanya, resepnya apa sih. Aku jawab saja, bendi yang membawa keberuntungan. Aura bendi bisa menggaet cewek yang diinginkan. Mereka percaya saja dengan perkataanku. Temanku yang dulunya majikannya bendi mau menebusnya dengan uang sepuluh juta rupiah. Namun aku menolaknya mentah-mentah. Karena aku sudah terlanjur sayang sama bendiku yang setia menemaniku kemanapun tujuan yang aku inginkan. Bahkan aku sering berjalan-jalan dengan sahabatku yang paling cantik Ajeng dengan menaiki bendi. Mungkin ini bonusnya kali, membeli bendi mendapatkan sahabat yang baik hati. Kehidupanku bersama sahabatku yang aku cintai dan paling cantik teriringi sebuah lagu dari Group Band KLA yang berjudul YOGYAKARTA. (STOP. Dengerin Musiknya. PLAYLIST. NO. 8).
Kerja jadi kurir koran benar-benar menyebalkan. Sudah pendapatan tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Aku juga selalu kedinginan ketika pagi hari untuk mengantarkan majalah dan koran kepada para pelanggan di Yogyakarta. Buruknya lagi, aku sering ketinggalan mata pelajaran yang aku senangi. Maka aku putuskan untuk keluar mencari pekerjaan yang baru lagi. Istilah kerennya sih mengundurkan diri, daripada di PHK dan diomelin sama bos yang gajinya tidak seberapa. Ketika itu temanku di sekolah heran sama aku. Kenapa sekarang tubuhmu makin kurus, kemarin saja sudah kurus apalagi sekarang apa kamu cacingan. Dan kenapa juga kalau pagi-pagi datang ke sekolah wajahmu akhir-akhir ini pucat seperti zombie saja, kata temanku yang masih care sama aku. Wah ini suatu pelecehan dan hinaan yang sangat memalukan, masa sebagai anak SMK masih cacingan. Aku bantah saja kalau pagi hari aku mencari ayam kampung milik warga mau aku bakar, habisnya di rumahku nggak ada makanan sih. Wah dia malah tertawa dan ngeledek kalau aku sudah menjadi makelar ayam. Dasar sialan, begini nih kalau bukan ahli politikus, cari alasan saja salah apalagi bertindak pasti deh tambah runyam. Mulai kejadian seperti itu, dia malah memberikan aku sebuah cd miliknya RAN. Dia juga menyuruhku untuk selalu mendengarkan lagunya yang berjudul SELAMAT PAGI jika diriku masih setia menjadi kurir koran dan majalah. Katanya sih, agar aku lebih semangat bekerjanya. Tapi sayangnya aku sudah keluar, rasanya aku udah nggak betah deh kerja seperti itu. (STOP. Dengerin Musiknya PLAYLIST. NO. 9).
__ADS_1
Beruntunglah aku, walaupun dia ngeledek aku malahan dia ngasih pekerjaan sama aku. Dia tahu kalau aku ini kurir kertas yang tidak berguna bagi dirinya. Apaan tuh koran buang-buang pohon saja, tuh hutan banyak yang gundul gara-gara pohon itu dijadikan kertas untuk di buat koran. Ujung-ujungnya kan di buat bungkus untuk kacang rebus para pedagang yang jualan di alun-alun Yogyakarta. Ada benarnya juga sih, makanya dia nawarin aku menjadi penjaga warnet milik usaha papanya. Walaupun tiap malam aku begadang terus. Tapi ini lumayanlah dibandingkan pekerjaanku yang suram kemarin. Walaupun aku harus tiap malam jaga warnet yang selalu diriku menyapa dengan senyuman yang paling manis yang aku miliki untuk wajah-wajah baru para pelanggan. Aku masih mempunyai semangat bekerja terus ada kok, bahkan ide-ide gila selalu muncul. Mulai menjadi calo tiket pertandingan sepak bola, mengikuti multi level marketing yang di kejar-kejar deadline agar dapat downline biar bisa beli kapal pesiar sesuai janji di brosurnya. Sampai menerima jasa merakit komputer di rumah kesayanganku. Dari sekian pekerjaan yang aku geluti, yang paling asik dari pekerjaan yang aku sukai saat ini adalah menjaga warnet. Dengan menjaga warnet, aku bisa terkoneksi terus dengan dunia maya yang sering diriku mendapatkan wawasan dan informasi yang paling baru. Bahkan aku juga membuat blog pribadi loh, terus terang saja bukannya aku suka ngeblog. Namun, tujuanku adalah agar aku mendapatkan sponsor dari blogku untuk mendapat pendapatan tambahan saja.
Sebenarnya aku ingin sekali menjadi pedagang atau pengusaha. Namun aku suka berdagang yang aku sukai, yaitu menjual komputer baik aksesorisnya sampai peripheral dan sebagainya yang berhubungan dengan menjual komputer. Karena hal seperti ini adalah bidangku. Maka aku pun mencari modal untuk mendirikan kios baruku, mulai deh aku beraksi dengan menjual motor kreditku yang sudah lunas kemarin. Aku Juga berniat menggadaikan rumah kesayanganku ke bank untuk mencairkan pinjaman. Namun sayang, ketika aku ke bank untuk mengetahui sarat-saratnya. Pihak bank menolaknya katanya sih terbentur dengan umurku yang masih remaja, bahkan aku pun belum mempunyai KTP. Maka sejak saat itu aku sedikit agak putus asa. Bahkan ada di dalam hati kecilku berkeinginan untuk menjual rumah idamanku, namun aku selalu menepisnya. Beruntung sekali nasibku, ketika itu aku bersih-bersih di kamar ayahku karena mau aku renovasi sendiri. Mulai dari kasur aku bersihkan sampai meja dan lemari. Ketika aku membuka lemari ayahku, di situ tergeletak sebuah tabungan milik ayahku. Seketika itu juga aku buka dan ternyata di dalam tabungan ayahku ada uang enam puluh tujuh juta rupiah. Aku sangat senang sekali jika ayahku meninggalkan warisan berupa uang yang aku temukan tanpa sengaja. Di dalam lemari juga ada sebuah kotak hitam kecil yang tidak sempat aku buka entah isinya apa. Karena aku nggak peduli sama kotak itu, sebab aku telah menemukan uang yang sangat banyak untuk menjadikan modal usahaku nantinya. Pagi harinya, aku urus surat-surat penting ini. Mulai dari pajak tanah dan rumah juga tabungan ayahku di bank untuk di pindah tangankan. Sekarang aku mempunyai uang lebih dari cukup untuk membuat toko komputer. Uangku telah terkumpul totalnya mencapai delapan puluh tujuh juta rupiah. Ditambah lagi menjual motor yang telah laku sepuluh juta rupiah.
Akhirnya aku menyewa kios murah seharga lima juta rupiah untuk tiga tahun masa peminjaman. Sebenarnya kios yang aku sewa harganya sangat mahal, namun karena tahun lalu kios ini memakan korban yaitu terjadi pembunuhan dan pemerkosaan terhadap karyawan kios ini yang dulunya menjual perlengkapan handphone. Maka kios ini menjadi menyeramkan dan katanya lagi sih berhantu. Kios ini dekat dengan rumahku yang berada di pinggir jalan kaliurang dan termasuk kawasan strategis untuk berdagang. Awalnya tokoku sangat singup dan jarang pembeli mampir ke tokoku, maka aku pun mengadakan ritual pembersihan terhadap toko baruku agar menjadi laku dan laris.
Keuntungan besar sedang menyertaiku, Karena aku tahu di sekolahku akan membeli komputer sebanyak lima puluh unit. Maka aku pun membuat proposal dan mengajukannya untuk aku sampaikan kepada pihak sekolahku yang berkompeten. Syukurlah, kepala sekolahku setuju untuk membeli tiga puluh unit tahap pertama dan dua puluh unit tahap kedua dalam tiga hari barang harus ada. Bagiku itu mudah karena aku menjadi anggota baru pedagang komputer termuda di Yogyakarta, maka chanelku sangat banyak sekali. Akhirnya duka yang aku alami sedikit terhapus ketika aku kehilangan ayah dan bundaku yang tercinta dengan melampiaskan kegiatan perdagangan dan kegiatan sekolah yang baru aku tempuh. Dan yang pasti saat ini aku menjadi manajer bagi usahaku sendiri. Bravo....
##T##
__ADS_1
...PRESIDEN BERKABUNG...
Saat ini kehidupan sang Presiden sangat berat. Rakyatnya banyak yang menjadi korban bencana alam. Mulai dari ledakan pesawat, tenggelamnya kapal, hujan es batu sebesar bola tenis, angin topan yang memporak-porandakan rumah penduduk. Banjir yang menggenangi sebagian rumah penduduk dan logistik bantuan yang sulit karena medan terkena bencana alam susah untuk dijangkau. Beliau merasa terpukul sekali jika ibundanya yang tercinta meninggal dunia menjadi korban ganasnya bencana alam ini. Saat kejadian itu, ibundanya beserta ajudan presiden yang mendampinginya menaiki pesawat yang ditumpangi oleh mereka telah meledak dan terjatuh dari angkasa.
Sungguh berat sekali di tinggal seorang ibunda, apalagi Presiden saat ini butuh ketenangan jiwanya. Presiden menyiapkan staf khususnya untuk mencari dan mengatasi secepatnya korban pesawat yang telah terjadi kecelakaan. Presiden membentuk tim khusus dan menyiapkan armada rescue mulai dari pesawat terbang penjelajah sampai kapal-kapal canggih yang dimiliki indonesia untuk mencari korban yang berjatuhan. Beliau juga menitahkan untuk mencari bangkai pesawat terbang beserta kapal laut yang telah tenggelam.
Ternyata gelas air minum yang pecah itu adalah firasat jika ibundanya akan meninggal dunia. Akan tetapi sebagai Pemimpin Negara, beliau tidak berlarut-larut dalam kesedihan, karena beliau adalah contoh masyarakat. Jika beliau sedih, masyarakat pasti hidupnya akan putus asa selamanya. Untuk itulah presiden menyiapkan pidatonya di depan mimbar untuk turut bela sungkawa yang sedalam dalamnya atas banyaknya korban. Presiden juga mengungkapkan di depan mimbar ikut simpati dan empati terhadap keluarga korban agar diberi kesabaran. Pidato Presiden ini disiarkan langsung oleh seluruh televisi di negeri ini, juga seluruh radio di pelosok kota dan desa bahkan sampai di pedalaman.
##T##
__ADS_1