
...MATA MERAH SILUMAN MENERKAM BUMI...
......BERMALAM DENGAN SANG PANGERAN......
“Yang sabar ya sayang, jangan sedih. Kamu masih punya sahabat yang baik-baik tuh lihat Grace dan Ajeng. Ajeng, Grace hiburlah sahabatmu ini, jangan sampai sedih lagi.”
“Iya mah.”
“Iya Tante.” Grace juga ikut nangis dan sedih jika Medina menangis lagi teringat Papanya.
“Kalian menginap disini aja ya sampai kalian pulang ke Jakarta. Nanti Tante beliin tiket pesawat, sekolah kalian masih liburkan?”
“Iya Tante. Tapi jangan tiket pesawat, lebih baik kereta api atau bus aja Tante. Medina masih trauma.” Ucap Medina.
“Iya itu gampang, yang penting kamu nggak sedih lagi.” Kata Mamanya Ajeng.
Sorenya Grace dan medina beserta Ajeng hari itu pergi ke Tantenya Medina yang berada di Sleman. Jam delapan malam mereka bertiga kembali lagi ke rumahnya Ajeng. Ketiga gadis cantik ini menaiki mobilnya Ajeng Honda Jazz berwarna putih. Ketika mereka melewati di depan rumahnya Putra nampak sepi sekali, seluruh lampu rumahnya mati. Sebenarnya Putra saat itu tidur di kamarnya dan susah untuk bangkit karena kepalanya masih pusing. Untuk meringankan beban hatinya, Putra mendengarkan Station Radio Geronimo FM Yogyakarta.
“Malam Mbak” kata Putra.
“Maaf Mas passwordnya salah. Coba deh di ulangi lagi agar kamu dapat request lagu.” Kata Penyiar Radio. Ketika Putra request lagu di Station Radio Geronimo FM Yogyakarta, Grace, Medina dan Ajeng mendengarkan Stasion Radio yang sama di dalam mobil ketika pulang ke rumahnya Ajeng.
“Geronimo hot request, pesan satu puasnya selangit.” Jawab Putra yang masih kesakitan di atas tidurnya sambil memegangi hapenya. Dia menelepon untuk meminta satu lagu.
__ADS_1
“Benar banget. Dengan siapa ini yah, tinggalnya dimana terus mau request lagu apa.” Kata Penyiar Radio Geronimo FM Yogyakarta.
“Dengan Putra, di jalan Kaliurang Km 24. Aku mau request itu mbak eeee....apa yah, oh ya dari Group Band J ROCK yang judulnya Berharap Kau Kembali.” Jawab Putra yang kepalanya masih nyeri.
“Entar ya, aku cari dulu deh di Folder ada apa enggak.”
“Aduh mbak lagu itukan masih baru, masak harus nyari segala sih.” Protes Putra yang tidak sabar. Dia ingin sekali mendengarkan lagu itu untuk menghiburnya.
“Kok buru-buru amat, emangnya mau kemana sih Put. Oh ya, lagu ini untuk siapa saja.” Tanya Penyiar Radio Geronimo FM Yogyakarta.
“Buat sahabatku Grace, Medina dan yang paling spesial Ayu’. Aku mo minta maaf sedalam-dalamnya. Apa yang kalian tuduhkan itu enggak benar, sungguh aku telah menyesal jika aku berdusta kepada kalian mengenai sumpah itu. Maafkan aku ya!!! Aku mohon, please.” Ucap Putra yang sedih, hampir saja menangis. Dia malu karena baru On Air.
“Aduh dalam banget Put. Emangnya kalian sedang bertengkar ya.”
“Punya sih, tapi konsultasi itu enggak gratis. Jika kamu mau konsultasi gratis buruan aja main ke sini, ke Geronimo FM Yogyakarta. Pastinya kamu akan di bantu oleh ahlinya. Banyak loh Penyiar Radio di Geronimo FM yang cowok menjadi Pangeran Cinta, sedangkan yang cewek menjadi Putri Cinta.”
“Ah mbak, kamu ada-ada aja deh. Puterin ya mbak setelah ini, please, jika ketiga gadis cantik sahabatku Grace, Medina dan Ajeng yang mendengarkan suaraku di manapun mereka berada, aku harap mereka mau memaafkan kesalahanku.”
“Iya deh aku doain kamu baikan lagi Put. Langsung saja kita kembali ke lagu permintaan dari Putra, J ROCK yang berjudul BERHARAP KAU KEMBALI.” Telepon Putra terputus, lagu itu mulai di putar. Dia mendengarkan suara musik sambil menangis mengenang persahabatan dengan ketiga gadis cantik sahabatnya. Grace, Medina dan Ajeng mendengarkan lagu di dalam mobil yang di request oleh Putra. (STOP. Dengerin Musiknya. PLAYLIST. NO. 35).
“Yu’. Tadi yang request Putra loh, mau minta maaf sama kita.” Ucap Medina yang duduk di depan di sebelahnya Ajeng yang sedang nyetir.
“Iya. Kita merasa berat untuk memaafkannya, kesalahan dia sangat fatal.” Jawab Ajeng yang sedang menyetir. Mobil yang di tumpangi sudah sampai juga di depan rumahnya. Pintu gerbang rumahnya di buka kan sama Pembantunya. Mobilnya di masukin ke garasi, ketiganya masih di dalam mobil mendengarkan radio.
__ADS_1
“Bagaimana jika kita request balik untuk menampar Putra sebuah lagu yang cocok banget untuknya.” Usul Grace yang duduk di belakang.
“Boleh juga tuh. Nih Grace hapeku, kamu request aja ke Geronimo Fm yah.” Kata Ajeng. Dia memberikan hapenya kepada Grace, hapenya Grace dan Medina ketinggalan di Jakarta. Baju saja keduanya tidak membawa, karena ketika mereka hilang dan pindah ke Yogyakarta hanya memakai baju tidur. Grace dan Medina beli banyak baju di mall kemarin ketika mereka bertiga jalan-jalan dan cuci mata. Lagu dari J ROCK sudah selesai di putar, Radio Geronimo Fm Yogyakarta jeda dengan iklan.
“Kembali lagi dengan Hot Request, pesan satu puasnya selangit. Ayo siapa lagi yang mau request, siapa cepat dia dapat lagu.” Grace menelpon, hapenya berbunyi menandakan sedang proses. Akhirnya telponnya diangkat juga.
“Hot request, pesan satu puasnya selangit.” Ucap Grace yang di goda dengan keduanya di dalam mobil. Medina dan Ajeng mulai berisik, mereka berdua tertawa cekikikan.
“Benar banget, wah lagi pada ngumpul ya. Dari siapa, dimana dan mau request lagu apa. Siapa saja disana kok ramai banget sih” Tanya Penyiar Radio Geronimo Fm Yogyakarta.
“Dari Grace, disini juga ada Medina dan Ajeng. Kita bertiga di Kaliurang saja. Mau request satu lagu dong mbak yang cocok banget dengan laki-laki tadi yang request duluan.”
“Wah, kalian yah yang di maksud dengan Putra. Memangnya ada apa sih, kok ribut bertengkar.”
“Kalau mbak pingin tahu permasalahannya, dengerin aja lagu yang aku pesan.”
“Lagu apaan sih, lagu ini untuk Putra ya.”
“Benar banget mbak. Lagunya dari Prisa yang berjudul Muka Dua. Lagu ini khusus untuk Putra yang mata keranjang. Dia udah nyakitin kita bertiga, dia juga penghianat yang selama ini menikam dari belakang. Sungguh kamu enggak termaafkan Put, kita bertiga enggak rela kalau kamu sakitin kita seperti ini.”
“Udah gitu aja. Emangnya kenapa sih, kalian kok sampai dendam membara. Seolah-olah Putra itu playboy dan sejenisnya.”
“Dia lebih dari itu mbak, dia itu bahaya. Jika ada wanita yang mengenalnya, mendingan jauhin dia deh.” Grace merasa menyesal memberikan penilaian buruk kepada Putra yang sedang on air, tapi itu sudah terlanjur. Medina dan Ajeng bahagia dengan apa yang di ucapkan Grace. Akhirnya lagu itu di putar juga, mereka bertiga cekikikan dan tertawa mendengarkan lagu dari PRISA yang berjudul MUKA DUA. Hati kecilnya Grace merasa bersalah, dia diam membisu memikirkan perkataannya di radio. Putra yang mendengarnya radio pada awalnya berharap-harap cemas jika mereka mau memaafkan. Namun, Putra kecewa dan sakit hati dengan perkataan mereka. Putra hanya bisa diam dan shock di kamarnya, ternyata tidak ada harapan untuk kembali bersahabatan lagi. (STOP. Dengerin Musiknya. PLAYLIST. NO.36).
__ADS_1